5 Pelajar SMK Bekasi Terima Bantuan untuk Mendukung Kegiatan Belajar Mereka

Polres Metro Bekasi Kota telah menunjukkan komitmen mereka dalam mendukung pendidikan melalui program Forum Kemitraan Polri dan Masyarakat Sekolah (FKPMS) yang diinisiasi oleh Kapolda Metro Jaya. Dalam program bernama Jaga Pelajar ini, mereka bekerja sama dengan Bank Raya untuk memberikan bantuan berupa lima unit tablet Android kepada siswa-siswa SMK yang beruntung dalam undian “Pelajar Beken (Bekasi Keren)” yang berlangsung pada periode 1 hingga 30 September 2026.
Penyerahan tablet ini dilakukan oleh Wakapolres Metro Bekasi Kota, AKBP Davis Busin Siswara, di kantor Mapolres. Dalam kolaborasi ini, Bank Raya berperan dalam menyediakan hadiah untuk program yang mendorong siswa untuk mengisi formulir dan mengunggah foto kegiatan workshop dengan menyebut akun resmi Polres Metro Bekasi Kota di Instagram.
Kelima siswa yang menerima bantuan ini adalah Safira Nur Annisa dari SMKS Bhakti Bangsa, yang bersekolah di kelas X jurusan Tata Boga; Thomas Aquinas De Santos dari SMKN 6 Kota Bekasi, yang berada di kelas XI Rekayasa Perangkat Lunak; Felicia Prameswari dari SMKN 3 Kota Bekasi, yang merupakan siswa kelas XII Akuntansi; Erlangga Nuriski dari SMK Panah Jaya Teknologi di kelas XI Teknik Komputer dan Jaringan; serta Arjuna Juliansyah Putra dari SMK Vinama 2, yang mengambil jurusan Teknik Sepeda Motor di kelas X.
Davis berharap bahwa tablet yang diberikan ini dapat membantu memenuhi kebutuhan belajar para penerima. Ia menyatakan, “Semoga perangkat ini bermanfaat untuk mengakses materi pembelajaran, menyelesaikan tugas, dan mencoba keterampilan baru. Kami juga berharap manfaat dari tablet ini dapat dirasakan oleh teman-teman mereka melalui kegiatan belajar dan berkarya bersama.”
Kapolres Metro Bekasi Kota, Kombes Pol Putu Kholis Aryana, menegaskan bahwa Program Jaga Pelajar merupakan langkah untuk memperkuat hubungan antara kepolisian dan lingkungan pendidikan.
“Melalui FKPMS, kami berusaha untuk memahami keseharian para pelajar, termasuk tantangan yang mereka hadapi serta potensi yang dapat dikembangkan. Komunikasi yang terjalin dengan baik memungkinkan kami dan sekolah untuk memberikan pendampingan yang sesuai dengan kebutuhan mereka,” ungkap Putu Kholis.
Kegiatan “Pelajar Beken” direncanakan untuk berlanjut setiap bulan. Program ini bertujuan untuk mendorong siswa berbagi pengalaman positif dari proses pembelajaran sambil berpartisipasi dalam kegiatan pendampingan di sekolah mereka.
“Kami ingin memberikan ruang bagi pelajar untuk menunjukkan kemampuan mereka dan mendapatkan pengalaman yang dapat meningkatkan kepercayaan diri. Dengan perhatian terhadap potensi mereka, diharapkan mereka memiliki arah dan semangat yang lebih kuat dalam mempersiapkan masa depan,” tambah Putu Kholis.
➡️ Baca Juga: Suzuki Perbarui Burgman untuk Menjaga Daya Tarik dan Keterkinian Skuter Maxi
➡️ Baca Juga: Gempa Pacitan M6,4 Ternyata Megathrust, BMKG: Getaran Dirasakan hingga Bali




