7 Fans Indonesia Siap Terbang ke Puskas Arena untuk Saksikan Final Liga Champions 2026

Kesempatan langka kini hadir bagi para penggemar sepak bola di Indonesia. Sebanyak tujuh suporter Tanah Air akan berkesempatan untuk menyaksikan secara langsung pertandingan final Liga Champions UEFA musim 2025/2026, yang dijadwalkan berlangsung di Puskás Arena pada tanggal 30 Mei mendatang.
Momen istimewa ini dihadirkan melalui sebuah inisiatif yang digagas oleh Heineken. Kampanye ini akan berlangsung mulai 8 April selama dua minggu, dengan sistem partisipasi yang dapat diakses melalui akun media sosial resmi mereka.
Salah satu hal menarik dalam program ini adalah bahwa para pemenang nantinya akan terbang ke Budapest bersama aktor dan influencer Ganindra Bimo. “Detail lebih lanjut dapat dilihat di media sosial Heineken,” ungkap Ganindra Bimo dalam konferensi pers di Jakarta pada Rabu, 8 April 2026.
Selain itu, Heineken juga meluncurkan kampanye bertajuk “Fans Have More Friends.” Inisiatif ini bertujuan untuk mengubah cara penggemar menikmati sepak bola—dari yang biasanya sendiri-sendiri menjadi lebih komunal dan penuh kebersamaan.
“Sepak bola memiliki kekuatan luar biasa untuk menyatukan orang. Namun, di Indonesia, masih banyak penggemar yang menikmati pertandingan dalam lingkaran kecil, apalagi dengan jam tayang yang seringkali dini hari dan terbatasnya tempat berkumpul,” kata Kahfi Arif, Marketing Manager Heineken Indonesia.
“Dengan Fans Have More Friends, kami ingin memudahkan para penggemar untuk berkumpul dan merayakan momen sepak bola bersama-sama.”
Sebagai bagian dari kampanye ini, berbagai aktivitas menarik juga telah direncanakan. Heineken akan mengadakan roadshow di beberapa kota besar, termasuk Jakarta, Medan, dan Surabaya. Berbagai venue akan disulap menjadi tempat berkumpul bagi para penggemar untuk berbagi pengalaman, memperluas jaringan, dan merasakan atmosfer sepak bola secara bersama-sama.
Program ini bahkan akan menjangkau lebih dari 117 outlet di seluruh Indonesia, menawarkan ruang bagi para suporter untuk keluar dari lingkaran kecil mereka dan menjadi bagian dari komunitas yang lebih besar.
Puncak dari semua kegiatan ini adalah acara nonton bareng final Liga Champions. Bagi banyak penggemar, ini akan menjadi pengalaman yang berbeda—dari yang biasanya menonton sendirian di tengah malam menjadi sebuah euforia kolektif yang penuh semangat.
“Kampanye ini lahir dari kenyataan ‘no bar’ menjadi momen ‘nobar’. Banyak penggemar di Indonesia yang akhirnya menonton pertandingan UEFA Champions League sendirian di dini hari karena terbatasnya akses untuk berkumpul dan merayakan,” jelas Kahfi.
➡️ Baca Juga: Persib Siap Bangkit Hadapi Misi Sulit Tertinggal 3 Gol di GBLA!
➡️ Baca Juga: Kebiasaan Mindfulness Efektif untuk Menjaga Kesehatan Mental Sehari-hari




