depo qris slot qris
berita

BGN Memecat Kepala SPPG Lampung Terkait Kasus Pencabulan Siswa SD

Badan Gizi Nasional (BGN) telah mengambil langkah tegas dengan memecat kepala Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) Tanjung Kesuma di Kabupaten Lampung Timur, yang terlibat dalam dugaan kasus pencabulan seorang anak di bawah umur.

Wakil Kepala BGN, Nanik Sudaryati Deyang, menjelaskan bahwa tindakan ini diambil sebagai respons cepat setelah menerima laporan resmi mengenai insiden yang menyedihkan tersebut. Ia memastikan bahwa pelaku telah diamankan oleh pihak kepolisian untuk proses hukum yang lebih lanjut.

“Setelah menerima laporan dan mengonfirmasi bahwa pelaku sudah dalam penanganan kepolisian, kami tidak ragu untuk memberhentikan yang bersangkutan dari posisinya sebagai kepala SPPG. Kami sama sekali tidak memberikan toleransi terhadap tindakan melanggar hukum yang mencederai nilai-nilai kemanusiaan,” ungkap Nanik di Jakarta pada Jumat.

BGN menegaskan komitmennya untuk tidak mentolerir segala bentuk kekerasan atau kejahatan terhadap anak, terutama jika dilakukan oleh individu yang terlibat dalam pelayanan publik. Hal ini mencerminkan betapa seriusnya lembaga ini dalam menjaga integritas dan kepercayaan masyarakat.

Kasus ini menjadi sorotan utama karena bertentangan dengan prinsip integritas dan tanggung jawab moral yang seharusnya dipegang oleh setiap pelaksana program pemerintah. Tindakan yang dilakukan oleh oknum tersebut jelas mencoreng nama baik institusi dan merugikan upaya pemerintah dalam memberikan pelayanan yang aman dan berkualitas kepada masyarakat.

BGN juga menyatakan dukungannya terhadap proses hukum yang sedang berlangsung, dengan menyerahkan sepenuhnya penanganan kasus ini kepada aparat penegak hukum. Hal ini dilakukan agar seluruh proses dapat berjalan secara transparan dan sesuai dengan peraturan yang berlaku.

“BGN menghormati proses hukum yang sedang dilakukan oleh kepolisian. Kami berharap penanganan kasus ini dapat dilakukan secara menyeluruh, memberikan keadilan bagi korban, dan menjadi pelajaran berharga bagi semua pihak yang terlibat,” tambahnya.

Nanik juga menyampaikan bahwa BGN akan terus melakukan evaluasi terhadap mekanisme seleksi dan pengawasan sumber daya manusia yang terlibat dalam operasional SPPG di berbagai wilayah. Ini adalah langkah proaktif untuk mencegah terulangnya kejadian serupa di masa mendatang.

“Kejadian ini menjadi momentum bagi kami untuk memperkuat proses seleksi, pelatihan, dan pengawasan terhadap seluruh pelaksana program di lapangan, agar standar integritas, moralitas, dan profesionalisme tetap terjaga,” jelasnya.

BGN memastikan bahwa pelayanan Program MBG di wilayah Lampung Timur akan tetap berjalan dengan normal meski telah terjadi perubahan pada posisi kepala SPPG. Penunjukan pengganti telah dilakukan untuk memastikan kelancaran operasional di lapangan.

Sebelumnya, terungkap bahwa kepala SPPG Tanjung Kesuma yang berinisial DD, telah ditangkap oleh pihak kepolisian karena terlibat dalam pencabulan terhadap seorang siswa SD berusia sembilan tahun. Insiden tragis ini terjadi pada tanggal 30 Januari 2026, dan menjadi perhatian serius di masyarakat.

Dengan langkah tegas ini, BGN menunjukkan komitmennya untuk melindungi anak-anak dan memastikan bahwa setiap pelaksana program pemerintah dapat dipercaya dalam menjalankan tugasnya. Kejadian ini harus menjadi pengingat bagi semua pihak untuk meningkatkan kewaspadaan dan integritas dalam menjalankan tanggung jawabnya.

➡️ Baca Juga: HP Baru Januari 2026 Ramaikan Pasar: Baterai Jumbo 10.001 mAh hingga Teknologi Telepon Tanpa Sinyal

➡️ Baca Juga: Kejutan Esports World Cup 2024: Analisis Kemenangan The MongolZ atas Raksasa Eropa di CS2

Related Articles

Back to top button