depo qris depo 10k
berita

Kemenhaj Selesaikan Pembuatan Kartu Nusuk 100 Persen, Siap Dibagikan di Embarkasi

Kementerian Haji dan Umrah (Kemenhaj) telah memastikan bahwa Kartu Nusuk, yang berfungsi sebagai “paspor perhajian” digital, telah selesai sepenuhnya dan siap untuk dibagikan kepada jemaah di embarkasi sebelum keberangkatan mereka ke tanah suci.

Wakil Menteri Haji dan Umrah, Dahnil Anzar Simanjuntak, menyatakan, “Kartu Nusuk akan dibagikan di sini. Kemarin, syarikah telah mengonfirmasi bahwa mereka sudah siap dan seluruh kartu telah tersedia 100 persen di lokasi ini.”

Kartu Nusuk adalah identitas digital yang wajib dimiliki oleh setiap jemaah saat berada di Arab Saudi. Kartu ini akan diberikan dan harus diaktivasi oleh syarikah penyedia layanan haji yang telah ditunjuk oleh pemerintah.

Fungsi utama dari kartu ini adalah untuk membedakan antara jemaah yang resmi dan yang tidak, serta memuat informasi penting seperti nama, foto, tempat dan tanggal lahir, lokasi penginapan, serta data penting lainnya milik jamaah.

Selain berfungsi sebagai identitas, Kartu Nusuk juga merupakan syarat utama bagi jemaah untuk mengakses berbagai layanan dan area penting, termasuk Kota Makkah dan Masjidil Haram. Kartu ini juga berfungsi sebagai pelengkap visa haji yang harus dibawa oleh setiap jemaah.

Pembagian Kartu Nusuk telah menjadi masalah dalam dua tahun pelaksanaan haji sebelumnya, di mana banyak peserta haji yang belum menerima kartu tersebut hingga menjelang puncak haji. Padahal, kartu ini merupakan “tiket masuk” ke lokasi-lokasi penting seperti Arafah, Mudzalifah, dan Mina.

Untuk mencegah terulangnya masalah tersebut, Kemenhaj telah menekankan pentingnya pembagian Kartu Nusuk sebelum jemaah berangkat ke tanah suci.

“Berbeda dengan tahun lalu ketika kartu dibagikan di Arab Saudi, kali ini Kartu Nusuk akan dibagikan di embarkasi secara langsung oleh syarikah,” lanjut Dahnil.

Tindakan cepat ini mendapatkan apresiasi dari Ketua Komisi VIII DPR RI, Marwan Dasopang. Ia menilai bahwa Kemenhaj telah berhasil menyelesaikan penerbitan visa jemaah serta distribusi Kartu Nusuk sebelum keberangkatan, yang selama ini menjadi masalah.

“Penerbitan visa yang telah selesai sepenuhnya merupakan pencapaian yang signifikan. Begitu juga dengan pembagian Kartu Nusuk sebelum keberangkatan, ini adalah bagian dari upaya untuk meningkatkan layanan kepada jemaah,” ungkap Marwan.

Ia juga menekankan bahwa setiap tahun penyelenggaraan haji selalu menghadapi tantangan yang berbeda, sehingga diperlukan kemampuan adaptasi yang kuat dari seluruh pihak yang terlibat dalam proses ini.

➡️ Baca Juga: Kesalahan Fatal Yang Harus Dihindari Pengemudi Mobil Saat Mudik Agar Aman dan Lancar

➡️ Baca Juga: Mengenal Desil: Pentingnya dalam Penyaluran Bantuan Sosial Pemerintah

Related Articles

Back to top button