Medali Indonesia di Asian Games 2026: Angkat Besi Tambah Emas, Merah Putih Peringkat 14

Kontingen Indonesia saat ini telah berhasil mengumpulkan total 23 medali dari 12 cabang olahraga (cabor) dalam Asian Games Aichi-Nagoya 2026. Penambahan medali emas terbaru datang dari Rahmat Erwin Abdullah yang berprestasi di cabang angkat besi. Hingga Minggu, 27 September 2026, Merah Putih mengoleksi dua medali emas, empat perak, dan 17 perunggu, yang mengangkat posisi Indonesia ke peringkat ke-14 dalam klasemen sementara.
Medali emas yang diperoleh Indonesia kali ini disumbangkan oleh Rahmat Erwin dalam kategori angkat besi 75 kilogram putra. Dalam pertandingannya yang berlangsung di Nagoya City Trade and Industry Center, Jepang, pada hari Sabtu, 26 September 2026, Rahmat berhasil mencatat total angkatan 366 kilogram, dengan rincian snatch 160 kilogram dan clean and jerk 206 kilogram.
Dengan tambahan medali ini, Indonesia kini memiliki dua medali emas, yang sebelumnya diraih oleh tim bulu tangkis beregu putra. Berikut adalah rincian lengkap cabang olahraga yang telah memberikan kontribusi medali bagi kontingen Indonesia:
– Angkat besi: 1 emas, 1 perunggu
– Bulu tangkis: 1 emas, 1 perunggu
– Wushu: 5 perunggu
Cabang bulu tangkis memberikan kontribusi signifikan dengan satu medali emas dan satu medali perunggu untuk Indonesia.
Emas pertama diraih oleh tim bulu tangkis beregu putra saat mereka mengalahkan China dengan skor 3-2 di final yang berlangsung di Ichinomiya City Municipal Gymnasium pada Kamis, 24 September 2026.
Meskipun sempat tertinggal 0-2, perjuangan tim Indonesia tidak sia-sia. Alwi Farhan berhasil memperkecil ketertinggalan, diikuti oleh Leo Rolly Carnando dan Daniel Marthin yang menyamakan kedudukan. Moh Zaki Ubaidillah kemudian menjadi penentu kemenangan dengan performa yang mengesankan.
Di sisi lain, medali perunggu diperoleh oleh tim beregu putri setelah mereka kalah 0-3 dari China pada babak semifinal. Menariknya, cabang bulu tangkis tidak menggelar pertandingan perebutan tempat ketiga, sehingga Indonesia tetap mendapatkan medali perunggu.
Angkat besi merupakan salah satu cabang olahraga yang memiliki peranan penting bagi Indonesia, dengan total kontribusi satu medali emas dan satu perunggu.
Luluk Diana Tri Wijayana membuka jalan dengan meraih medali perunggu di kelas 49 kilogram putri. Lifter berbakat ini mencatat total angkatan 191 kilogram, terbagi menjadi snatch 88 kilogram dan clean and jerk 103 kilogram.
Kemudian, Rahmat Erwin Abdullah menambah koleksi medali dengan meraih emas di kategori 75 kilogram putra. Prestasinya ditandai dengan total angkatan 366 kilogram, yang terdiri dari 160 kilogram pada snatch dan 206 kilogram pada clean and jerk. Emas ini membawa Indonesia meraih 23 medali dan meningkatkan posisinya ke peringkat ke-14 dalam klasemen sementara.
Wushu menjadi salah satu cabang olahraga yang juga menyumbangkan banyak medali untuk Indonesia, dengan total lima medali perunggu.
Di antara para atlet wushu, Seraf Naro Siregar dan Eugenia Diva Widodo masing-masing berhasil meraih perunggu dalam nomor changquan putra dan putri.
Tiga medali perunggu lainnya diperoleh dari nomor sanda, yang dipersembahkan oleh Bintang Reindra Nada di kelas 60 kilogram putra, Fereddy Sinaga di kelas 56 kilogram putra, dan Thania Kusumaningtyas di kelas 60 kilogram putri. Sayangnya, ketiga atlet ini harus terhenti di semifinal. Bintang mengalami kekalahan dengan skor 1-2 dari wakil Hong Kong.
➡️ Baca Juga: Kita Test Snapdragon 8 Elite Gen 6 VS Dimensity 10500 Main 8 Game Berat Selama 4 Jam, Hasilnya?
➡️ Baca Juga: Timnas Indonesia U-20 Dominasi Pertandingan Melawan Malaysia Meski Berakhir Imbang 0-0



