depo qris depo 10k
berita

Arrmanatha Nasir Resmi Menjadi Menlu, Simak Profil dan Rekam Jejaknya Sebagai Diplomat di PBB

Jakarta – Arrmanatha Christiawan Nasir resmi dilantik sebagai Menteri Luar Negeri Republik Indonesia oleh Presiden Prabowo Subianto di Istana Negara pada Kamis, 1 Oktober 2026. Ia menggantikan Sugiono dalam penggantian anggota kabinet yang dikenal sebagai Kabinet Merah Putih.

Penunjukan Arrmanatha membawa kariernya ke puncak jabatan di Kementerian Luar Negeri, setelah sebelumnya memegang posisi sebagai Wakil Menteri Luar Negeri sejak Oktober 2024.

Sebagai seorang diplomat karier, Arrmanatha memiliki pengalaman yang kaya dalam diplomasi, baik dalam konteks bilateral maupun multilateral.

Lahir pada 30 Desember 1971, Arrmanatha menyelesaikan pendidikan sarjananya di bidang ekonomi di University of Buckingham, Inggris. Ia kemudian melanjutkan studi magisternya di University of Leicester dan Universitas Indonesia.

Latar belakangnya dalam bidang ekonomi memberikan landasan yang kuat untuk kariernya di Kementerian Luar Negeri, terutama dalam menangani isu perdagangan dan hubungan ekonomi internasional.

Arrmanatha memulai perjalanan diplomatiknya dengan penugasan di berbagai bidang terkait perdagangan internasional. Salah satu posisi awalnya adalah sebagai sekretaris kedua dan negosiator di Organisasi Perdagangan Dunia (WTO).

Setelah itu, ia diangkat sebagai Kepala Subdirektorat Pertanian di Direktorat Perdagangan, Industri, dan Hak Kekayaan Intelektual Kementerian Luar Negeri.

Kariernya kemudian meluas ke arena diplomasi multilateral. Pada periode 2010–2011, ia ditunjuk sebagai penasihat ekonomi untuk Presiden Majelis Umum PBB yang ke-65.

Ia melanjutkan kariernya sebagai Sekretaris Pertama di Perutusan Tetap Republik Indonesia untuk PBB di New York, di mana ia memperdalam pengalamannya dalam berbagai isu yang dihadapi oleh organisasi internasional.

Di antara pencapaian kariernya, Arrmanatha juga pernah menjabat sebagai juru bicara Kementerian Luar Negeri dari 2014 hingga 2019. Dalam perannya ini, ia menjadi salah satu wajah publik Kemlu yang menyampaikan informasi terbaru mengenai kebijakan luar negeri Indonesia.

Setelah masa tugasnya sebagai juru bicara berakhir, Presiden Joko Widodo memberikan kepercayaan kepada Arrmanatha untuk menjabat sebagai Duta Besar RI untuk Prancis. Ia juga menjabat sebagai Duta Besar untuk Kepangeranan Andorra, Kepangeranan Monako, dan UNESCO selama periode 2019–2021.

Selama perjalanan kariernya, Arrmanatha pernah diangkat sebagai Duta Besar RI untuk PBB, menambah prestasi dan pengalaman berharga dalam diplomasi internasional yang akan bermanfaat dalam posisinya yang baru.

➡️ Baca Juga: Kapal Virgo Transport 8 Hilang Kontak di Laut Jawa dengan 243 Penumpang di Dalamnya

➡️ Baca Juga: PTK Sulap 57 Perpustakaan di Wilayah Operasional untuk Tingkatkan Literasi Maritim

Related Articles

Back to top button