Jakarta – Menteri Koordinator Bidang Perekonomian, Airlangga Hartarto, mengungkapkan bahwa pemerintah tengah melakukan langkah-langkah optimalisasi terhadap program Makan Bergizi Gratis (MBG).
Ia menjelaskan bahwa program MBG akan tetap dilaksanakan, namun penyalurannya akan dilakukan selama lima hari dalam seminggu.
“Pemerintah berupaya untuk mengoptimalkan program MBG, yang kini akan fokus pada penyediaan makanan segar selama lima hari dalam seminggu,” tuturnya dalam konferensi pers pada Selasa, 31 Maret 2026.
Airlangga menambahkan bahwa terdapat pengecualian untuk beberapa kelompok tertentu, seperti asrama, wilayah tertinggal, dan daerah dengan tingkat stunting yang tinggi.
Lebih lanjut, Airlangga mengungkapkan bahwa kebijakan baru ini memiliki potensi untuk menghemat anggaran negara secara signifikan, yang diperkirakan mencapai Rp20 triliun.
“Potensi penghematan yang dapat diperoleh dari perubahan ini diperkirakan mencapai Rp20 triliun,” jelasnya.
Airlangga juga menegaskan bahwa kebijakan ini merupakan bagian dari upaya transformasi struktural untuk menciptakan ekonomi yang lebih efisien, produktif, dan berdaya tahan.
“Pemerintah mengajak seluruh masyarakat serta sektor usaha untuk tetap aktif dan produktif, serta mendukung efisiensi dalam transformasi budaya kerja ini,” tutup Airlangga.
➡️ Baca Juga: Gaji Pemain Tier 1 E-Sports Indonesia Ternyata Bisa Beli Rumah Sebelum Umur 25, Gede Banget Ya
➡️ Baca Juga: <p>“Haruskah Anda Meningkatkan ke Halaman, Angka, Keynote, dan Bentuk Bebas Terbaru di Mac?”</p>

