kpkgg
religi

Amalan dan Sikap dalam Islam untuk Mencegah Pikun di Usia Tua menurut Buya Yahya

Memasuki masa lansia, banyak individu mulai merasakan kekhawatiran terkait kemungkinan mengalami pikun atau penurunan daya ingat. Kondisi ini tidak hanya mengganggu aktivitas sehari-hari, tetapi juga bisa memengaruhi interaksi dengan orang-orang terkasih. Lantas, bagaimana seharusnya kita menghadapi kecemasan ini menurut ajaran Islam?

Buya Yahya membagikan beberapa ikhtiar yang dapat dilakukan untuk menjaga kesehatan mental dan kognisi, seperti membaca doa yang diajarkan oleh Nabi Muhammad SAW, rutin membaca Al-Qur’an, serta terus melatih akal dengan belajar dan berpikir.

Dalam ceramahnya, Buya Yahya menekankan bahwa pikun bukanlah sebuah aib. Mereka yang mengalami penurunan daya ingat tidak sepatutnya diperlakukan secara kasar, terutama jika mereka sering kali mengulang pertanyaan yang sama.

Salah satu upaya yang disampaikan Buya Yahya adalah dengan membaca doa yang memohon perlindungan kepada Allah SWT dari berbagai penyakit, termasuk gangguan yang berhubungan dengan hilangnya kemampuan berpikir. Ia menyampaikan doa yang diajarkan oleh Nabi Muhammad SAW, sebagai berikut:

“Allahumma inni audubika minal warosi wal jununi wal judami wasayiil asqami.”

Doa ini memuat permohonan perlindungan kepada Allah dari penyakit tertentu, hilangnya akal, serta berbagai masalah kesehatan lainnya.

Berdoa merupakan salah satu cara yang dapat dilakukan oleh seorang Muslim untuk memohon kesehatan dan perlindungan dari Allah. Namun, penting untuk diingat bahwa doa sebaiknya diiringi dengan usaha menjaga kesehatan fisik dan kemampuan kognitif.

Buya Yahya juga menekankan pentingnya memanfaatkan akal untuk kegiatan yang produktif. Menurutnya, seseorang sebaiknya tidak membiarkan pikirannya kosong atau terlalu banyak berkhayal tanpa arah yang jelas.

Ia mendorong umat Islam untuk membaca Al-Qur’an sambil merenungkan maknanya. Selain sebagai bentuk ibadah, kegiatan ini juga bermanfaat untuk menjaga pikiran tetap aktif.

“Semakin sering Anda membaca Al-Qur’an, terutama jika Anda mencatat dan mengajarkan kepada orang lain, insya Allah ini juga menjadi salah satu cara untuk mencegah pikun,” ungkap Buya Yahya dalam sebuah ceramah yang ditayangkan di YouTube Al Bahjah TV pada Rabu (14/10/26).

Namun demikian, kebiasaan ini tidak menjamin seseorang sepenuhnya terhindar dari pikun. Penurunan daya ingat dapat dipengaruhi oleh berbagai faktor kesehatan, sehingga pemeriksaan medis tetap diperlukan jika ada gejala yang mencurigakan.

➡️ Baca Juga: Dapatkan Penghasilan Online dengan Menyediakan Layanan QA Manual untuk Aplikasi Mobile

➡️ Baca Juga: 3 Pemain Timnas Indonesia, Termasuk Yakob Sayuri, Belum Bergabung di Jakarta

Related Articles

Back to top button