BMKG Nusa Tenggara Timur (NTT) menegaskan bahwa informasi yang beredar mengenai prediksi terjadinya gempa besar pada 15 Agustus 2026 pukul 09.00 WITA adalah hoaks dan tidak memiliki dasar ilmiah yang valid.
Kepala Stasiun Geofisika Kupang, Arief Tyastama, menyatakan bahwa klaim tersebut tidak benar dan hanya merupakan rumor belaka dalam keterangan resminya pada Sabtu, 15 Agustus 2026.
Arief menjelaskan bahwa informasi yang beredar tersebut mencakup narasi yang mengklaim adanya peringatan mengenai gempa susulan besar yang akan terjadi pada tanggal dan waktu yang sama.
Secara ilmiah, Arief menekankan bahwa sampai saat ini, tidak ada metode yang dapat memprediksi dengan tepat waktu, lokasi, atau kekuatan terjadinya gempa bumi.
Dia menambahkan bahwa ilmu pengetahuan dan teknologi yang ada saat ini hanya mampu mendeteksi gempa setelah terjadinya, serta menentukan parameter seperti magnitudo, kedalaman, dan lokasi episenter, serta menganalisis potensi tsunami jika memenuhi kriteria tertentu.
Oleh karena itu, Arief menegaskan bahwa klaim mengenai prediksi gempa besar pada tanggal dan waktu tertentu tak memiliki dasar ilmiah dan bukan merupakan pernyataan resmi dari BMKG.
BMKG NTT mengimbau masyarakat untuk tetap tenang dan tidak terpengaruh oleh informasi yang tidak dapat dipertanggungjawabkan kebenarannya.
Masyarakat juga diminta agar tidak menyebarluaskan informasi yang belum terverifikasi dan meningkatkan literasi mereka mengenai isu kebencanaan.
Arief mengingatkan bahwa informasi resmi mengenai gempa bumi, tsunami, dan fenomena geofisika lainnya akan disampaikan melalui saluran resmi BMKG secara cepat, tepat, dan akurat.
Masyarakat dapat mengakses informasi resmi melalui situs web www.bmkg.go.id, akun media sosial terverifikasi @infoBMKG, serta aplikasi Info BMKG.
Sebelumnya, wilayah Pulau Flores, NTT, mengalami guncangan gempa bumi dengan magnitudo 7,7 pada Sabtu pukul 05.58 WITA.
Menurut informasi dari BMKG, episenter gempa tersebut terletak pada koordinat 8,35 Lintang Selatan dan 121,37 Bujur Timur, sekitar 36 kilometer ke timur laut Mbay, Kabupaten Nagekeo, dengan kedalaman 10 kilometer.
➡️ Baca Juga: Apple Tunda iPhone 18 ke 2027, Prioritaskan iPhone Pro dan Fold Lebih Awal
➡️ Baca Juga: <p>“Apple TV Meluncurkan Tampilan Pertama Ted Lasso Musim Keempat yang Tayang Perdana Musim Panas Ini”</p>

