kpkgg
bola

Ernando Ari Sampaikan Belasungkawa atas Kepergian 4 Suporter PSS Sleman

Penjaga gawang Persebaya Surabaya, Ernando Ari Sutaryadi, mengungkapkan rasa duka yang mendalam setelah kepergian empat suporter PSS Sleman dalam sebuah kecelakaan lalu lintas yang terjadi di Tol Madiun-Surabaya, Jawa Timur, pada Minggu, 18 Oktober 2026. Ia juga menyampaikan pesan penting kepada seluruh suporter sepak bola di Indonesia untuk selalu mengutamakan keselamatan saat dalam perjalanan mendukung tim kesayangan mereka.

Pernyataan tersebut disampaikan oleh Ernando seusai pertandingan yang berakhir imbang 2-2 antara Persebaya dan PSS Sleman pada pekan kelima BRI Super League 2026/2027 yang berlangsung di Stadion Gelora Bung Tomo (GBT) di Surabaya.

Di tengah rasa kecewa karena tidak dapat memberikan kemenangan untuk pendukung setia Bonek dan Bonita, Ernando menunjukkan kepedulian terhadap kejadian tragis yang menimpa supporter tim tamu. Ia berharap peristiwa ini menjadi pengingat bagi semua suporter untuk lebih berhati-hati saat melakukan perjalanan.

“Kami menyampaikan belasungkawa yang mendalam. Saya ingin mengingatkan seluruh suporter di Indonesia, baik pendukung PSS maupun Bonek dan Bonita, untuk lebih berhati-hati dalam perjalanan mereka, karena tidak ada yang lebih berharga daripada nyawa,” ungkap Ernando setelah pertandingan.

Kecelakaan yang merenggut nyawa empat suporter PSS Sleman terjadi di ruas Tol Madiun-Surabaya Km 616, tepatnya di Desa Bajulan, Kecamatan Saradan, Kabupaten Madiun, Jawa Timur, pada Minggu, 18 Oktober 2026.

Kepala Satuan Lalu Lintas Polres Madiun, AKP Dristica Brian Arya Leviantona, menjelaskan bahwa kecelakaan tersebut melibatkan sebuah minibus Toyota HiAce yang membawa suporter PSS Sleman dan sebuah truk tronton yang mengangkut bibit kelapa.

Minibus tersebut bergerak dari arah Solo menuju Surabaya. Setibanya di lokasi, kendaraan ini menabrak bagian belakang truk tronton yang melaju dengan kecepatan rendah di jalur yang sama.

“Dari empat orang yang meninggal, satu di antaranya meninggal di lokasi kejadian, sementara tiga lainnya meninggal dalam perjalanan menuju rumah sakit. Selain itu, terdapat enam orang lainnya yang mengalami luka-luka,” jelas Arya.

Menurut informasi dari pihak kepolisian, minibus tersebut mengangkut sepuluh penumpang. Semua korban, baik yang meninggal maupun yang terluka, kemudian dilarikan ke RSUD Caruban.

Polisi masih melakukan identifikasi terhadap para korban dan mengumpulkan informasi untuk membongkar kronologi lengkap dari kejadian tersebut. Hingga saat ini, penyebab pasti kecelakaan masih belum dapat dipastikan.

Arya juga menambahkan bahwa para penumpang menggunakan jasa travel dengan rute Yogyakarta-Surabaya. Mereka tidak saling mengenal satu sama lain, termasuk informasi mengenai identitas pengemudi yang membawa rombongan tersebut.

➡️ Baca Juga: Motor Trail Terbaik untuk Mendukung Petugas dalam Penanganan Karhutla

➡️ Baca Juga: Kemenhaj Selesaikan Pembuatan Kartu Nusuk 100 Persen, Siap Dibagikan di Embarkasi

Related Articles

Back to top button