Jakarta – Mantan Menteri dan pengusaha, Hatta Rajasa, baru saja resmi dilantik oleh Presiden Prabowo Subianto sebagai Wakil Ketua Dewan Pertimbangan Presiden (Wantimpres) di Istana Kepresidenan, Jakarta, pada hari Jumat, 2 Oktober 2026.
Setelah pelantikan tersebut, Hatta mengungkapkan bahwa bersama dengan anggota Wantimpres lainnya, mereka akan berkomitmen untuk melaksanakan tugas mereka dengan memberikan masukan, saran, serta nasihat yang konstruktif kepada Presiden Prabowo Subianto.
“Kami bersyukur atas kepercayaan ini, dan bertekad untuk mengabdikan diri demi bangsa dan negara. Kami akan berupaya memberikan masukan berkualitas, saran yang bermanfaat, dan sesuai dengan ketentuan undang-undang, (memberikan) nasihat yang terbaik kepada Presiden,” ungkap Hatta Rajasa dalam konferensi pers setelah pelantikan.
Hatta menjelaskan bahwa Wantimpres memiliki tanggung jawab untuk mendukung Presiden melalui berbagai masukan yang dihasilkan berdasarkan pengetahuan dan sudut pandang dari para anggotanya.
“Tugas kami adalah membantu Presiden agar sukses dengan menyediakan masukan yang berkualitas dari beragam aspek yang kami akumulasi, serta dari berbagai pengetahuan yang kami miliki,” tambahnya.
Namun, Hatta menekankan bahwa informasi mengenai nasihat dan masukan yang diberikan kepada Presiden tidak akan dipublikasikan kepada publik.
Menurutnya, hal ini sesuai dengan ketentuan dalam undang-undang yang mengatur tugas dan kewenangan Wantimpres.
“Namun, teman-teman, jangan pernah bertanya tentang nasihat apa yang kami berikan kepada Bapak Presiden, karena berdasarkan undang-undang, kami dilarang untuk mengungkapkannya. Jadi, kami akan tetap diam mengenai segala hal yang kami sampaikan kepada Bapak Presiden,” jelas Hatta dengan tegas.
Sejumlah nama yang turut dilantik menjadi anggota Wantimpres adalah sebagai berikut:
1. Prof. Pratikno (Ketua)
2. Hatta Rajasa (Wakil Ketua)
3. Muhammad Qodari (Sekretaris)
4. Shinta Nuriyah Wahid
5. Prof. Dr. Muhammad Quraish Shihab
6. Jenderal TNI Purn Agum Gumelar
7. Chairul Tanjung
8. K.H. Said Aqil Siradj
9. K.H. Anwar Iskandar
10. K.H. Yahya Cholil Staquf
11. Yusuf Wanandi
12. Budi Gunawan
13. Bambang Soesatyo
14. Salim Segaf Aljufri
15. Soekarwo
16. Dato Sri Tahir
17. Rocky Gerung
18. Letjen TNI Purn Ida Bagus Purwalaksana
19. Philip Kuncoro Wijaya
20. Budi Tanuwibowo
21. Anwar Usman
22. Muhammad Hatta
23. Jusuf Hamka
24. Margarito Kamis
25. Zaki Manuputty
26. Ignasius Jona
➡️ Baca Juga: Solusi Efektif Memperbaiki HP Lemot Tanpa Reset Factory yang Mudah Diterapkan
➡️ Baca Juga: 11.014 Penerima Bansos Dihentikan, Temukan Penyebabnya Secara Detail

