depo qris depo 10k
berita

Jurnalis AS Diculik di Baghdad, Terkait Dugaan Keterlibatan Milisi Iran

Seorang jurnalis freelance asal Amerika, Shelly Kittleson, dilaporkan telah diculik di Baghdad. Menurut informasi dari Departemen Luar Negeri AS, pihak berwenang Irak, dan situs berita Al-Monitor, penculikan ini diduga terkait dengan milisi yang memiliki dukungan dari Iran.

Laporan dari Al-Monitor mengaitkan informasi yang disampaikan oleh Departemen Luar Negeri dan otoritas Irak dengan kasus Kittleson, seorang jurnalis yang memiliki pengalaman bekerja di Afghanistan dan kawasan Timur Tengah. Situs tersebut juga mengeluarkan pernyataan mendesak agar Kittleson segera dibebaskan dengan aman.

International Women’s Media Foundation juga mengonfirmasi identitas jurnalis tersebut sebagai Kittleson.

Sementara itu, Kementerian Dalam Negeri Irak mengungkapkan bahwa pada Selasa, 31 Maret, pasukan keamanan sempat mengejar mobil yang digunakan dalam penculikan jurnalis tersebut, yang hanya disebut sebagai seorang wanita asing. Meskipun mobil tersebut terbalik saat pengejaran, Kittleson tidak berada di dalamnya. Kementerian juga menyatakan bahwa mereka telah menangkap salah satu pelaku penculikan.

“Upaya untuk melacak individu lainnya yang terlibat dan membebaskan korban penculikan masih berlangsung,” kata kementerian tersebut, seperti yang dilaporkan oleh Bloomberg Internasional pada Rabu, 1 April 2026.

Pada malam Selasa, Departemen Luar Negeri AS mengonfirmasi bahwa mereka aware mengenai laporan penculikan seorang jurnalis Amerika di Baghdad, namun tidak menyebutkan nama Kittleson secara spesifik.

“Seorang individu yang memiliki hubungan dengan kelompok milisi sejalan dengan Iran, yaitu Kataib Hezbollah, diduga terlibat dalam penculikan ini, dan telah ditangkap oleh pihak berwenang Irak,” ujar Dylan Johnson, Asisten Sekretaris Negara untuk Urusan Publik Global, dalam sebuah postingan di platform media sosial X.

Kelompok ini berafiliasi dengan Pasukan Quds dari Korps Pengawal Revolusi Islam Iran dan saat ini sedang aktif menyerang kepentingan Amerika di Irak serta negara-negara Teluk di sekitarnya, menurut pejabat AS dan otoritas lokal. Sebelumnya, kelompok ini juga bertanggung jawab atas penculikan peneliti Rusia-Israel, Elizabeth Tsurkov, di Baghdad pada tahun 2023. Tsurkov akhirnya dibebaskan pada bulan September melalui mediasi yang dilakukan oleh pihak AS.

➡️ Baca Juga: El Capitan Bisa Hitung 1.8 Quintilian Per Detik Ini 7 Fakta Lain Yang Bakal Bikin Lo Terbelalak

➡️ Baca Juga: Guide Lengkap: Kombinasi Tim Terbaik di MARVEL Cosmic Invasion

Related Articles

Back to top button