Kamar Dagang dan Industri (Kadin) Indonesia mengungkapkan berbagai potensi ekonomi yang dimiliki Papua, yang dapat terus dikembangkan di masa mendatang. Potensi ini tidak hanya terbatas pada komoditas emas dan tembaga, tetapi juga mencakup sektor kelautan dan perikanan, mengingat posisi strategis Papua di kawasan timur Indonesia.
Ketua Umum Kadin Indonesia, Anindya Novyan Bakrie, menegaskan bahwa Papua memiliki keunggulan dalam sumber daya alam yang melimpah. Sektor pertambangan, hasil hutan, dan kelautan merupakan beberapa contoh yang menunjukkan bahwa potensi ini belum dimanfaatkan secara optimal.
“Potensi yang ada tidak hanya berfokus pada komoditas seperti emas dan tembaga, tetapi juga meliputi sektor kelautan dan perikanan yang dapat menjadi pendorong pertumbuhan ekonomi yang berkelanjutan,” ungkapnya di Jayapura, Papua, pada Minggu, 21 April 2026.
Anindya juga menjelaskan bahwa Papua memiliki peluang besar dalam pengembangan energi baru terbarukan, terutama dalam pemanfaatan tenaga surya dan energi air. Kondisi geografis Papua yang mendukung menjadikannya ideal untuk penerapan energi bersih. Selain itu, provinsi ini memiliki potensi untuk memperkuat ketahanan pangan nasional melalui pengolahan lahan pertanian yang luas serta pengembangan komoditas lokal.
Letak geografis Papua yang strategis di kawasan timur Indonesia memberikan peluang sebagai pintu gerbang perdagangan menuju kawasan Pasifik. “Oleh karena itu, penguatan infrastruktur dan efisiensi logistik sangat penting untuk mengoptimalkan semua potensi yang ada agar dapat terintegrasi dengan baik,” jelasnya.
Anindya meyakini bahwa Papua dapat memberikan kontribusi yang signifikan terhadap pertumbuhan ekonomi nasional yang lebih inklusif dan merata, dengan dukungan dari pengembangan infrastruktur dan sistem logistik yang baik.
Sebelumnya, Anindya Novyan Bakrie juga menghadiri Musyawarah Provinsi (Musprov) VIII Kadin Papua dan melantik Ketua Kadin Papua, Jecleana Joku, yang akan menjabat untuk periode 2021-2026. Acara tersebut diselenggarakan di Aula Kantor Gubernur Papua, Kota Jayapura, pada Sabtu, 11 April.
➡️ Baca Juga: Huawei Watch GT Runner 2: Desain dan Fitur Terbaru Menjelang Rilis Perdana
➡️ Baca Juga: Vivo Y37+ Resmi Diluncurkan: Baterai 6000mAh dan Dimensity 6300 Harga Rp3 Jutaan

