Site icon BTP

Kemenhub Menginformasikan 5 Bandara Terpengaruh Gempa Bumi di NTT, Berikut Daftarnya

Kemenhub Menginformasikan 5 Bandara Terpengaruh Gempa Bumi di NTT, Berikut Daftarnya

Jakarta – Direktorat Jenderal Perhubungan Udara Kementerian Perhubungan menyampaikan rasa simpatinya yang mendalam atas kejadian gempa bumi yang telah mengguncang beberapa wilayah di Kepulauan Flores, Provinsi Nusa Tenggara Timur (NTT). Kejadian ini menjadi perhatian serius bagi pihak berwenang, terutama terkait dampaknya terhadap keselamatan penerbangan.

Sebagai upaya mitigasi risiko dan untuk menjamin keselamatan operasional penerbangan, Direktur Jenderal Perhubungan Udara, Lukman F. Laisa, tengah melakukan koordinasi yang intens dengan pengelola bandar udara serta penyedia layanan navigasi penerbangan di daerah yang terdampak. Ini merupakan langkah penting untuk mendeteksi dan menangani potensi masalah yang dapat timbul akibat gempa.

“Kerja sama ini bertujuan untuk melakukan pemeriksaan menyeluruh serta pemantauan kondisi fasilitas, sumber daya manusia, dan operasional penerbangan di wilayah yang terkena dampak,” terang Lukman dalam pernyataannya pada hari Sabtu, 15 Agustus 2026.

Berdasarkan informasi dari Indonesia Tsunami Early Warning System (InaTEWS) yang dikelola oleh BMKG, gempa utama tercatat memiliki kekuatan 7,0 pada skala Richter, terjadi pada pukul 05.58 WITA, berlokasi sekitar 38 km di timur laut Mbay, Nagekeo, dengan kedalaman 10 km. Kejadian ini menjadi salah satu yang paling signifikan dalam waktu dekat.

Tidak hanya itu, pada pukul 06.13 WITA juga terdeteksi gempa susulan dengan magnitudo 6,2 yang berpusat di laut, sekitar 46 km di timur laut Labuan Bajo dengan kedalaman yang sama yakni 10 km. Kedua kejadian ini memunculkan kekhawatiran akan dampak yang lebih luas, terutama bagi infrastruktur publik.

Lukman juga melaporkan bahwa terdapat lima bandar udara yang terkena dampak dari gempa tersebut, sebagai berikut:

1. Bandar Udara Komodo – Labuan Bajo

2. Bandar Udara H. Hasan Aroeboesman – Ende

3. Bandar Udara Umbu Mehang Kunda – Waingapu

4. Bandar Udara Frans Sales Lega – Ruteng

5. Bandar Udara Soa – Bajawa

Kerusakan yang dilaporkan di kelima bandar udara ini meliputi keretakan pada bangunan terminal, gedung administrasi, gedung pelayanan, serta berbagai fasilitas pendukung lainnya yang diperlukan untuk operasional penerbangan.

Di Bandar Udara Soa – Bajawa, laporan awal menunjukkan adanya kerusakan sedang pada landasan pacu dan sejumlah bangunan serta fasilitas pendukung, termasuk munculnya retakan baru di beberapa lokasi. Hal ini menjadi perhatian khusus mengingat pentingnya infrastruktur ini untuk mendukung perjalanan udara.

Dalam hal navigasi penerbangan, terdapat beberapa unit pelayanan yang terpengaruh, seperti Cabang Pembantu Labuan Bajo, Cabang Pembantu Ende, Unit Maumere, Unit Bajawa, dan Unit Ruteng. Meskipun demikian, semua personel yang bertanggung jawab di lokasi-lokasi tersebut dilaporkan dalam keadaan selamat.

Lukman menekankan bahwa di lokasi-lokasi yang mengalami kerusakan pada gedung tower, pelayanan navigasi sementara ini akan dilaksanakan dari tempat yang dianggap aman. Hal ini merupakan langkah penting untuk memastikan bahwa keselamatan penerbangan tetap menjadi prioritas utama.

Sebagai langkah antisipatif, contingency plan telah disiapkan untuk memastikan keberlangsungan dan keselamatan layanan navigasi penerbangan. Lukman menegaskan bahwa Ditjen Perhubungan Udara akan selalu mengutamakan aspek keselamatan dalam setiap kebijakan dan tindakan yang diambil, terutama dalam situasi darurat seperti ini.

Dengan adanya langkah-langkah yang telah diambil, diharapkan semua pihak dapat beradaptasi dan menjamin keamanan serta kenyamanan penerbangan di NTT. Semua ini dilakukan demi memastikan bahwa meskipun dalam situasi yang sulit, pelayanan kepada masyarakat tetap dapat berjalan dengan baik dan efektif.

➡️ Baca Juga: Pekerjaan Ayah Syifa Hadju, Kehadiran Rizky Nazar dan Marsha Aruan saat Mantan Menikah

➡️ Baca Juga: Melatih Otot Dada Tengah Secara Efektif dengan Teknik Chest Fly yang Tepat

Exit mobile version