depo qris depo 10k
lifestyle

Lucinta Luna Ungkap Alasan Ingin Taubat Setelah 10 Tahun Menyimpang dari Kodrat

Jakarta – Dunia hiburan Indonesia kembali diwarnai dengan pengakuan mengejutkan dari Lucinta Luna yang membagikan sisi kehidupan pribadinya yang jarang terungkap. Dalam sebuah sesi bincang-bincang bersama Ivan Gunawan di kanal YouTube, ia dengan berani mengakui bahwa ia telah meninggalkan salah satu kewajiban ibadah selama hampir sepuluh tahun.

Pengakuan tersebut langsung menarik perhatian publik, terutama karena Lucinta Luna dikenal dengan berbagai kontroversi, terutama yang berkaitan dengan identitas dan penampilannya yang kerap berubah. Mari kita simak lebih lanjut!

Dalam diskusi tersebut, Lucinta mengungkapkan bahwa selama sepuluh tahun terakhir, ia tidak pernah menjalankan salat pada hari-hari raya.

“Aku sudah tidak pernah salat saat hari raya, seperti Idul Adha atau Idul Fitri. Selama ini, saat ziarah pun aku selalu mengenakan pakaian yang tidak sesuai dengan kodratku. Aku berpikir bagaimana caranya agar hidupku tenang, damai, dan tidak dihujat oleh orang lain, makanya aku memberanikan diri untuk mengungkapkan ini, meskipun lebih merasa aman melakukannya di luar negeri,” ungkapnya dalam wawancara di YouTube C8 Podcast pada Rabu, 8 April 2026.

Pernyataan tersebut tampaknya menjadi titik awal bagi Lucinta untuk merenungkan kembali kehidupannya. Publik mulai mencermati adanya perubahan signifikan dalam penampilannya, terutama saat momen Lebaran 2026.

Dalam momen tersebut, ia terlihat mengenakan busana muslim pria yang dilengkapi dengan peci dan sarung—penampilan yang sangat berbeda dari citra feminin yang selama ini melekat padanya.

Tidak hanya dari segi pilihan busana, perubahan juga tampak pada gaya rambutnya yang kini lebih maskulin. Ia memilih potongan rambut pendek ala pria Korea sebagai bagian dari proses adaptasi terhadap identitas baru yang ingin ia bangun. Ia menekankan bahwa perubahan ini bukanlah sesuatu yang instan, melainkan sebuah perjalanan panjang yang memerlukan keberanian.

Namun, transformasi ini tidak serta-merta mendapat sambutan positif. Gelombang komentar negatif dari netizen pun tak terhindarkan. Sebagian orang meragukan niatnya dan menganggap perubahan tersebut hanya sebagai sensasi belaka. Menanggapi hal tersebut, Lucinta menegaskan bahwa setiap proses membutuhkan waktu untuk berkembang.

“Kalau ingin sesuatu yang instan, ya silakan naik gojek dalam satu jam. Tapi, aku perlahan-lahan berani mengubah penampilan menjadi lebih maskulin, meskipun dengan wig rambut manusia. Pada awalnya, aku baru mencukur rambut dengan model ala pria Korea, dan tentu saja, aku menerima banyak hujatan,” ujarnya.

Lucinta Luna kini berusaha untuk menjalani hidup yang lebih sesuai dengan kodratnya, dan perjalanan ini tampaknya menjadi sangat penting baginya. Sebagai seorang publik figur, ia menyadari bahwa langkah yang diambilnya akan menuai beragam reaksi dari masyarakat.

Dia berkomitmen untuk terus berusaha mengubah diri, tidak hanya dari segi fisik tetapi juga dari segi spiritual. Dalam proses ini, ia berharap dapat menemukan kedamaian dan ketenangan yang selama ini dicari.

Momen Lebaran yang baru-baru ini ia rayakan menunjukkan niatnya untuk kembali ke jalur yang benar. Dengan penampilan yang lebih sesuai dengan nilai-nilai keislaman, ia berharap dapat menerima dukungan dari publik, meskipun adanya tantangan dan skeptisisme di sekitarnya.

Lucinta Luna menyadari bahwa tidak semua orang akan mengerti atau menerima perubahan yang dilakukannya. Namun, ia tetap berpegang pada keyakinannya bahwa setiap orang berhak untuk memperbaiki diri dan mendapatkan kesempatan kedua.

Dalam langkah ini, ia juga mengajak penggemar dan masyarakat untuk bersikap lebih terbuka dan memahami bahwa setiap individu memiliki perjalanan yang berbeda dalam menemukan jati diri mereka.

Perubahan dalam hidup Lucinta Luna adalah cerminan dari perjalanan panjang yang dialaminya. Ia berharap dengan berbagi kisahnya, dapat menginspirasi orang lain untuk berani menghadapi tantangan dan berusaha menjadi versi terbaik dari diri mereka sendiri.

Lucinta Luna percaya bahwa taubat adalah proses yang tidak mudah, namun sangat diperlukan dalam menjalani kehidupan yang lebih bermakna. Dengan keberanian yang dimilikinya, ia ingin menunjukkan bahwa setiap orang bisa memulai perubahan, tak peduli seberapa panjang perjalanan yang harus dilalui.

Dengan harapan untuk mendapatkan kehidupan yang lebih tenang dan damai, Lucinta Luna melangkah maju dalam proses taubatnya. Ia berkomitmen untuk terus berusaha dan tidak menyerah, meskipun jalan yang harus ditempuh masih panjang dan penuh rintangan.

Baginya, perjalanan ini adalah tentang menemukan kembali jati diri, menata ulang hidup, dan menjalani setiap hari dengan penuh kesadaran. Melalui pengalamannya, ia berharap dapat memberikan pesan positif kepada orang lain bahwa perubahan itu mungkin, dan setiap orang berhak untuk mendapatkan kesempatan kedua dalam hidup mereka.

➡️ Baca Juga: Pengalaman Pribadi Pakai AIO 360mm Ternyata Umur Cooling System Cuma Sekitar 5 Tahun

➡️ Baca Juga: Linux Buat Gaming 2025? Udah Gak Kayak Dulu Lagi, Coba Liat Ini!

Related Articles

Back to top button