Site icon BTP

Malaysia Kalah Meski Menang 6-0, Indonesia Melaju ke Final FIFA ASEAN Cup 2026

Malaysia Kalah Meski Menang 6-0, Indonesia Melaju ke Final FIFA ASEAN Cup 2026

Malaysia sukses meraih kemenangan besar dengan skor 6-0 atas Singapura dalam pertandingan terakhir Grup A FIFA ASEAN Cup 2026 yang berlangsung di Stadion Si Jalak Harupat, Soreang, Bandung, pada Kamis malam, 1 Oktober 2026.

Bergson tampil sebagai bintang lapangan dengan mencetak hat-trick, termasuk gol ketiganya yang juga menjadi gol keenam Malaysia pada menit 90+3. Penampilan gemilangnya menjadi sorotan utama dalam laga tersebut.

Sebelumnya, Malaysia berhasil menambah dua gol melalui kontribusi pemain pengganti Paulo Josue dan Syahir Bashah, yang membuat mereka sementara menduduki posisi teratas klasemen Grup A.

Di pertandingan lainnya, Timnas Indonesia juga menunjukkan performa mengesankan dengan mencetak banyak gol saat berhadapan dengan Bangladesh di Stadion Utama Gelora Bung Karno (SUGBK).

Di bawah arahan pelatih John Herdman, Indonesia memimpin 6-1 pada akhir babak pertama. Mitchell Baker menjadi pahlawan tim dengan mencetak empat gol, sementara dua gol lainnya disumbangkan oleh Rizky Ridho dan Justin Hubner.

Memasuki babak kedua, Indonesia mengalami kesulitan dalam menambah angka. Dalam sepuluh menit pertama, beberapa peluang belum berhasil dikonversi menjadi gol, menambah ketegangan di lapangan.

Herdman melakukan pergantian pemain di menit ke-60, menarik keluar Rizky Ridho dan memasukkan Luke Vickery untuk memberikan suntikan baru kepada tim.

Namun, hingga menit ke-70, perubahan tersebut belum memberikan dampak yang signifikan. Pertahanan Bangladesh menjadi lebih kokoh, menyulitkan lini depan Indonesia untuk menciptakan peluang.

Indonesia terlihat terburu-buru saat berada di depan gawang lawan. Untuk mengatasi situasi ini, Herdman kembali melakukan pergantian dengan memasukkan Egy Maulana Vikri dan Dean James ke dalam permainan.

Serangan demi serangan terus dilancarkan, namun pemain seperti Romeny, Dean James, dan Elkan Baggott tidak mampu mengubah peluang menjadi gol. Kiper Bangladesh pun tampil lebih baik dibandingkan dengan babak pertama.

Pada menit ke-84, Romeny berhasil mencetak gol, namun sayangnya gol tersebut dianulir oleh hakim garis yang mengindikasikan offside.

Bangladesh semakin percaya diri menjelang akhir pertandingan. Sementara itu, pemain Indonesia tampak frustrasi karena banyaknya peluang yang terbuang sia-sia.

Indonesia akhirnya mampu mencetak gol lagi pada menit ke-90, ketika Luke Vickery memanfaatkan umpan dari Romeny untuk merubah skor menjadi 7-1.

Namun, Bangladesh langsung merespons dengan cepat. Hanya satu menit kemudian, Farhaan Ali Wahid berhasil memanfaatkan serangan balik untuk memperkecil ketertinggalan menjadi 2-7.

Drama terus berlanjut di masa injury time, ketika beberapa pemain cadangan diturunkan setelah terjadi insiden antara Romeny dan bek Bangladesh, menambah ketegangan di akhir laga.

➡️ Baca Juga: Capcom Luncurkan Proyek Game Baru, Temukan Informasi Lengkapnya di Sini!

➡️ Baca Juga: Ruben Onsu Sampaikan Kerinduan kepada Anak di Tengah Masalah Hak Asuh dan Penghasut

Exit mobile version