Inara Rusli mengungkapkan bahwa ia tidak pernah meragukan kejujuran Agung, mantan sopir pribadinya, yang kini telah ditetapkan sebagai tersangka dalam kasus akses ilegal terhadap rekaman CCTV. Kepercayaan yang telah terjalin selama masa kerja Agung bersamanya membuat Inara merasa terkejut dengan perkembangan yang berujung pada penyelidikan hukum ini.
Meskipun merasa dikhianati, Inara memilih untuk tetap menghormati mantan pekerjanya tersebut. Ia bahkan masih menyebut Agung dengan sebutan “Bapak Agung,” meskipun hubungan kerja mereka telah berakhir.
Pernyataan ini menunjukkan dimensi lain dari permasalahan hukum yang sedang dihadapi Inara. Di tengah upayanya untuk mendapatkan klarifikasi terkait pelanggaran privasi yang dialaminya, ia tetap memikirkan keadaan Agung serta keluarganya.
“Sama sekali saya tidak merasa curiga karena saya tidak pernah merasakan adanya konflik dengan beliau, saudara Agung. Bahkan sampai saat ini, saya masih memanggil beliau dengan sebutan Bapak Agung, meskipun kami hanya terpaut satu atau dua tahun usia,” ungkap Inara dalam sebuah unggahan di media sosial pada Selasa (20/10/26).
Bagi Inara, situasi ini sangat berat karena melibatkan seseorang yang sebelumnya telah mendapatkan kepercayaannya. Ia menyatakan bahwa selama bekerja sama, tidak pernah ada masalah pribadi antara dirinya dan Agung.
Hal ini membuat Inara merasa terluka ketika mantan sopirnya terlibat dalam kasus yang berkaitan dengan rekaman CCTV di rumahnya. Namun demikian, ia menegaskan bahwa rasa kecewa yang dirasakannya tidak akan menghapus rasa hormatnya terhadap Agung.
“Karena saya menghormati beliau, terlepas dari profesinya, saya tetap menghargai keberadaan beliau. Jadi, apapun motif di balik tindakan beliau, meskipun saya juga merasa menjadi korban, saya ingin menyampaikan kepada keluarganya untuk mencari solusi secara bersama-sama,” lanjutnya.
Inara juga menekankan bahwa ia masih memiliki pertimbangan kemanusiaan saat menghadapi permasalahan ini. Ia berharap agar isu yang kini telah memasuki ranah hukum dapat diselesaikan tanpa mengabaikan proses yang sedang berlangsung.
“Bagaimanapun, beliau telah bekerja dengan saya cukup lama, dan meskipun saya merasa sakit hati karena telah memberikan kepercayaan, saya tetap memiliki rasa kemanusiaan. Saya memandang beliau serta keluarganya, termasuk anak-anaknya,” tuturnya.
➡️ Baca Juga: Liverpool Kalahkan Newcastle: Mohamed Salah Ciptakan Sejarah Baru di Premier League
➡️ Baca Juga: Tower Gaming Masa Depan: Build Super Ringan untuk 4K 240Hz Tanpa Putus

