Mantan pelatih Heerenveen menunjukkan ketidakpuasan terhadap keputusan klub untuk merekrut Mees Hilgers. Dalam kritiknya, ia secara terbuka menyatakan kebingungan dan kekecewaannya mengenai langkah tersebut.
Ia menilai bahwa Hilgers memiliki masalah terkait sikap dan profesionalisme, mengacu pada konflik yang terjadi ketika ia masih bersama FC Twente.
Hilgers resmi meninggalkan Twente dan bergabung dengan Heerenveen pada 31 Agustus 2026. Transfer ini menandai akhir dari drama panjang yang melibatkan pemain berusia 25 tahun tersebut dengan klub yang telah membesarkannya sejak usia muda.
Namun, hanya tiga hari setelah pengumuman transfer, kritik pedas dari Verbeek, mantan pemain dan pelatih Heerenveen, muncul. Dia mengungkapkan ketidakpahamannya mengapa klub yang dikenal sebagai De Superfriezen memilih untuk mendatangkan Hilgers.
Verbeek menilai bahwa sikap Hilgers ketika menghadapi masalah kontrak di Twente membuatnya sulit untuk dipercaya. “Hilgers tidak bisa diandalkan. Dengan agennya dan cara komunikasinya dengan FC Twente musim lalu,” ungkap Verbeek, sebagaimana dilaporkan oleh Voetbal Primeur.
Verbeek juga menyoroti keputusan Hilgers yang tidak hadir dalam berbagai aktivitas tim Twente. “Jika Anda tidak hadir selama berhari-hari sebagai anggota tim, tentu Anda tidak bisa diandalkan, bukan?” ujarnya.
Dia bahkan membandingkan Hilgers dengan Afonso Alves, mantan pemain Heerenveen yang pernah dilatihnya antara tahun 2006 hingga 2008.
Hilgers memang mengalami situasi yang rumit di FC Twente. Klub tersebut membekukan pemain yang memiliki darah Indonesia ini setelah Hilgers menolak untuk memperpanjang kontraknya.
Perselisihan yang terjadi bahkan menarik perhatian asosiasi pemain sepak bola Belanda. Akibatnya, Hilgers dan Twente akhirnya sepakat untuk berpisah, dan ia mendapatkan kesempatan baru bersama Heerenveen untuk musim 2026/27.
Namun, Verbeek menegaskan bahwa jika ia masih menjadi pelatih Heerenveen, ia tidak akan mengambil keputusan yang sama.
“Tidak, bahkan di bawah kepemimpinan Riemen van der Velde (mantan presiden Heerenveen) pun, saya tidak akan melakukannya. Itu bertentangan dengan nilai-nilai inti Heerenveen,” tegasnya.
“Seorang pemain yang tidak dapat diandalkan,” tambah Verbeek.
Meskipun memberikan kritik yang tajam, Verbeek juga mengakui bahwa ia tidak mengetahui sepenuhnya apa yang terjadi antara Hilgers dan Twente.
“Saya juga tidak sepenuhnya memahami alasan di balik situasi ini. Kita perlu berhati-hati dalam menarik kesimpulan,” jelasnya.
➡️ Baca Juga: Fakta Durasi dan Kualitas Game yang Perlu Anda Ketahui untuk Pengalaman Optimal
➡️ Baca Juga: Panduan Memilih Kemasan Makanan yang Aman dan Ramah Lingkungan untuk Bisnis Anda

