Pelaku Penembakan di Gedung Putih Mengaku Targetkan Pejabat Pemerintahan AS

Pelaku penembakan yang terjadi pada acara jamuan makan malam White House Correspondent’s telah berhasil ditangkap oleh pihak berwenang. Dari laporan yang beredar, individu tersebut memiliki niat untuk menyerang pejabat pemerintahan di bawah kepemimpinan Presiden Amerika Serikat, Donald Trump.
Menurut informasi yang diperoleh dari sumber resmi, CBS News melaporkan bahwa penembak yang diidentifikasi sebagai Cole Allen mengungkapkan tujuannya setelah ditangkap oleh aparat keamanan.
Sumber menambahkan bahwa meskipun pelaku tidak secara eksplisit menyebut nama Presiden Trump sebagai sasaran, ia merujuk pada pejabat-pejabat pemerintah secara umum, seperti yang dilaporkan oleh Anadolu Agency pada Minggu, 26 April 2026.
Saat ini, pihak berwenang belum memberikan rincian resmi mengenai motif di balik tindakan pelaku, karena penyelidikan masih berlangsung dan berbagai fakta masih perlu digali lebih dalam.
Insiden penembakan ini terjadi di Hotel Washington Hilton, tempat berlangsungnya acara makan malam tahunan tersebut, yang mengakibatkan evakuasi terhadap Presiden Trump, Ibu Negara Melania Trump, Wakil Presiden JD Vance, serta sejumlah pejabat senior lainnya.
Di sisi lain, Jaksa Amerika Serikat untuk wilayah Washington, D.C., Jeanine Pirro, menginformasikan bahwa Allen akan dihadapkan pada dua tuntutan. Tuntutan pertama adalah terkait penggunaan senjata api dalam tindakan kekerasan, sedangkan yang kedua adalah penyerangan terhadap petugas federal menggunakan senjata berbahaya. Ia juga menambahkan bahwa kemungkinan akan ada tuntutan tambahan yang menyusul.
Mengenai identitas pelaku, Cole Allen diketahui memiliki latar belakang pendidikan yang mengesankan. Ia lulus dari California Institute of Technology (Caltech) di Pasadena pada tahun 2017 dengan gelar sarjana di bidang teknik mesin. Pihak universitas juga telah mengonfirmasi keberadaan mahasiswa bernama Cole Allen yang menempuh studi di sana pada tahun yang sama.
Selain itu, Allen juga berhasil meraih gelar magister dalam bidang ilmu komputer dari California State University, Dominguez Hills pada bulan Mei 2025.
Setelah menyelesaikan pendidikannya di Caltech, Allen sempat bekerja sebagai insinyur mekanik selama satu tahun sebelum beralih profesi menjadi pengembang video game independen. Ia juga pernah mengajar secara paruh waktu di sebuah lembaga yang membantu siswa SMA dalam proses pendaftaran ke perguruan tinggi.
Seorang mantan rekan satu tim voli di sekolah menengah menggambarkan Allen sebagai individu yang sangat cerdas dan stabil, hampir bisa dibilang jenius.
Allen menempuh pendidikan di Pacific Lutheran High School yang terletak di Gardena, California, dan dikenal sebagai seorang yang sangat ingin tahu serta memiliki kecerdasan yang tinggi.
➡️ Baca Juga: Kenaikan Harga BBM Global: Negara-Negara Paling Terpengaruh dan Dampaknya
➡️ Baca Juga: 3 Fakta Controller Joystick Hall Effect yang Gak Drift, Tapi Kenapa Sony & Microsoft Gak Pake?




