kpkgg
berita

Pemain Timnas Thailand Dikecam karena Diduga Tidak Bersalaman dengan Prabowo Saat Pengalungan Medali

Jakarta – Tindakan yang dilakukan oleh pemain Timnas Thailand setelah pertandingan final FIFA ASEAN Cup 2026 di Stadion Utama Gelora Bung Karno pada malam hari, 5 Oktober 2026, mendapatkan sorotan tajam dari warganet di media sosial.

Dalam sejumlah rekaman video yang beredar, terlihat beberapa pemain Timnas Thailand menunjukkan perilaku yang dinilai kurang pantas ketika bertemu dengan Presiden Prabowo Subianto. Momen tersebut terjadi saat prosesi pengalungan medali bagi tim runner-up FIFA ASEAN Cup 2026, di mana Thailand harus mengakui keunggulan Indonesia setelah kalah 4-2 dalam adu penalti.

Salah satu momen yang menjadi perhatian adalah ketika pemain bernomor punggung 21, Suphanan Bureerat, tampak enggan untuk bersalaman dengan Presiden Prabowo setelah menerima medali runner-up dari Presiden FIFA, Gianni Infantino. Dalam video yang diunggah di TikTok oleh akun @RICLIP, Suphanan terlihat tidak menatap wajah Prabowo dan langsung meninggalkan podium. Sementara itu, Prabowo tampak tersenyum dan melanjutkan proses pengalungan medali kepada pemain lainnya dari Timnas Thailand.

Tak hanya Suphanan, pemain bernomor punggung 14, Teerasak Poeiphimai, juga mendapat perhatian serupa. Saat menerima medali runner-up dari Infantino, Teerasak terlihat dengan cepat melepas medali tersebut. Perilakunya ini menarik perhatian Menteri Pemuda dan Olahraga sekaligus Ketua PSSI, Erick Thohir, yang terlihat mengawasi dengan seksama saat pemain tersebut melepas medalinya.

Rekaman yang beredar tersebut langsung dibanjiri oleh berbagai komentar dari pengguna media sosial. Banyak dari mereka yang menyampaikan kritik terhadap tindakan yang ditunjukkan para pemain Timnas Thailand itu.

Salah satu netizen mengekspresikan ketidakpuasannya, “Tapi ga terima woyy pemimpin kita digituin parah, maksudnya apa,” menyoroti sikap yang dianggap kurang menghormati.

Sementara itu, netizen lainnya menambahkan, “Alhamdulillah walaupun sering kalah tapi atitude kita selalu menang,” mengungkapkan kebanggaan atas sikap baik yang ditunjukkan oleh tim Indonesia.

Tak kalah menarik, seorang pengguna media sosial lain menyoroti, “Mereka berani ya bersikap kayak gitu, padahal di negara orang lain deh,” menegaskan betapa tindakan tersebut dianggap tidak pantas di tanah orang.

Sebagai catatan, laga final melawan Thailand berlangsung dalam suasana yang penuh ketegangan di Stadion Utama Gelora Bung Karno pada malam itu. Pertandingan puncak turnamen FIFA ASEAN Cup perdana ini berlangsung dengan sengit, di mana Indonesia dan Thailand saling berusaha mencetak gol hingga menit-menit akhir waktu normal.

➡️ Baca Juga: Timnas Futsal Indonesia Kalahkan Vietnam 3-2 dan Siap Tantang Jepang di Semifinal Piala Asia Futsal 2026

➡️ Baca Juga: Ater Majok Kuasai Blok IBL 2026, Ring Rajawali Medan Sulit Ditembus Tim Lawan

Related Articles

Back to top button