Site icon BTP

Perbandingan Xiaomi HyperOS 3.1 vs 3.0: Temukan Perubahan Utama yang Dibawa

Perbandingan Xiaomi HyperOS 3.1 vs 3.0: Temukan Perubahan Utama yang Dibawa

Xiaomi telah mulai menggulirkan pembaruan untuk sistem operasi HyperOS 3.1 secara terbatas di China. Versi terbaru ini pertama kali dirilis untuk penguji Mi Pilot pada tanggal 22 Januari 2026, sebagai langkah pengembangan lebih lanjut dari HyperOS 3.0 yang sebelumnya diluncurkan secara global.

Meskipun tidak menghadirkan banyak fitur baru yang mencolok, HyperOS 3.1 tetap menghadirkan beberapa perubahan penting di belakang layar.

Berbeda dengan pembaruan utama yang biasanya diluncurkan setiap tahun, HyperOS 3.1 lebih bersifat iteratif, dengan fokus pada stabilitas sistem, kepatuhan terhadap API Android terbaru, dan perbaikan dalam struktur kode internal.

Baca Juga: Apa yang Baru di Xiaomi HyperOS 3.1? Rangkuman Fitur dan Perubahan

Integrasi Hyper Island dengan Android 16

Salah satu perubahan signifikan dalam HyperOS 3.1 adalah pengelolaan fitur Hyper Island. Sebelumnya, pada HyperOS 3.0, fitur ini hanya dapat diakses melalui protokol internal Xiaomi dan terbatas pada aplikasi sistem, kini HyperOS 3.1 telah beralih menggunakan Android 16 Live Updates API.

Perubahan ini memungkinkan Hyper Island untuk tidak lagi bersifat eksklusif. Pengembang pihak ketiga sekarang dapat menampilkan informasi real-time, seperti pelacakan layanan atau status aktivitas, langsung di wilayah Hyper Island tanpa perlu penyesuaian khusus untuk ekosistem Xiaomi. Langkah ini menunjukkan upaya Xiaomi untuk lebih menyelaraskan HyperOS dengan standar Android murni.

Pembersihan Basis Kode MIUI dan Fokus Pada Stabilitas Sistem

Tim Pengembangan Xiaomi Membersihkan Basis Kode Miui Di Hyperos 3 1

HyperOS 3.0 masih menyisakan sejumlah kode lama MIUI dalam sistemnya. Meskipun tidak berpengaruh langsung terhadap pengalaman pengguna sehari-hari, keberadaan kode warisan ini dapat menambah beban sistem dan berpotensi menyebabkan inkonsistensi performa.

Dengan HyperOS 3.1, Xiaomi melakukan pembersihan mendalam terhadap kode-kode tersebut. Regenerasi codebase ini membuat HyperOS semakin mendekati Android murni, dengan fokus pada stabilitas, efisiensi penggunaan sumber daya, dan pengurangan proses latar belakang yang tidak diperlukan.

Dengan struktur yang lebih bersih dan mendekati Android murni, HyperOS 3.1 diharapkan mampu meningkatkan stabilitas, mengurangi konsumsi sumber daya, serta meminimalkan potensi bug. Alih-alih menambahkan fitur baru, Xiaomi memilih untuk menahan ekspansi fungsi sehingga performa sistem tetap konsisten di berbagai perangkat.

Baca Juga: 25 HP Xiaomi, Redmi, dan POCO Ini Dipastikan Tak Dapat HyperOS 3.1 Berbasis Android 16

Tampilan Recent Apps Mirip iOS

Dari segi tampilan, HyperOS 3.0 masih menggunakan desain menu recent apps yang lama dan khas Xiaomi. Transisi antar aplikasi berfungsi dengan baik, tetapi tidak ada pembaruan desain yang signifikan.

Dengan HyperOS 3.1, menu recent apps kini memiliki gaya yang lebih mirip dengan iOS dengan kartu aplikasi vertikal yang lebih besar dan animasi yang lebih halus. Pembaruan ini bersifat modular karena tergantung pada System Launcher, sehingga pengguna HyperOS 3.0 juga dapat menikmati tampilan baru ini tanpa harus memperbarui sistem operasi secara keseluruhan.

Baca Juga: Xiaomi HyperOS Terbaru Makin Mirip iOS 26? Ini Deretan Fitur dan Desain yang Menarik.

HyperOS 3.0 merupakan pembaruan besar yang memperkenalkan identitas baru sebagai pengganti MIUI, lengkap dengan fitur visual dan sistem terintegrasi lintas perangkat.

Di sisi lain, HyperOS 3.1 mengambil pendekatan yang lebih konservatif. Xiaomi memilih untuk menahan penambahan fitur baru dan lebih fokus pada kepatuhan terhadap API Android, kebersihan kode, serta optimalisasi performa.

Dengan begitu, HyperOS 3.1 menunjukkan bahwa Xiaomi sedang mempersiapkan sistem operasinya agar lebih stabil, terbuka, dan selaras dengan arah pengembangan Android sebelum menghadirkan lompatan fitur yang lebih besar di generasi selanjutnya.

Ketersediaan Global Masih Ditunggu

Saat ini, HyperOS 3.1 hanya tersedia untuk pasar China melalui program pengujian Mi Pilot. Xiaomi belum mengumumkan jadwal resmi untuk perilisan global, termasuk daftar perangkat yang akan menerima pembaruan ini di luar China.

Meskipun begitu, dengan sifat pembaruan yang lebih menitikberatkan pada stabilitas dan penyesuaian teknis, pengguna HyperOS 3.0 secara global tidak akan kehilangan banyak fitur utama. Beberapa perubahan, seperti tampilan recent apps, bahkan dapat diakses tanpa harus menunggu pembaruan firmware lengkap.

➡️ Baca Juga: <p>Tim Cook Menyerukan Deeskalasi Setelah Penembakan di Minneapolis dalam Memo Internal</p>

➡️ Baca Juga: <p>“Cara Mengatur Fitur AirTag Baru Apple Watch untuk Pelacakan yang Ditingkatkan”</p>

Exit mobile version