Chip M4 iPad Pro 2024 Performanya Kalahkan 80 Persen Laptop Gaming Intel di Benchmark Sama

Apakah klaim bahwa sebuah tablet bisa mengalahkan sebagian besar laptop gaming terdengar masuk akal untuk Anda?
iPad Pro resmi hadir di Indonesia dengan chip M4 yang disebut membawa lompatan kinerja signifikan. Apple menyebut peningkatan vs generasi sebelumnya mencapai +46% untuk single-core dan +55% untuk multi-core menurut rangkuman Tom’s Guide.
Dalam ulasan ini, kita mulai dari data spesifikasi dan benchmark. Lalu, kita uji pengalaman nyata: apakah terasa responsif untuk kerja kreatif, game, dan multitasking harian?
Poin paling menonjol: prosesor baru, layar Tandem OLED Ultra Retina XDR yang mampu 1.000 nits biasa dan puncak 1.600 nits HDR, serta ekosistem aksesori seperti Apple Pencil yang relevan untuk pengguna pro.
Kami juga memberi peta artikel: membaca klaim 80%, pembahasan CPU/GPU/AI, layar, desain dan konektivitas di Indonesia, kamera, baterai, hingga Apple Pencil Pro dan Magic Keyboard.
Meski ini tablet, posisi produk ini jelas mengejar pengalaman komputasi pro. Kami akan ungkap batasannya agar ekspektasi Anda tetap realistis.
Ringkasan Penting
- Ulasan berbasis spesifikasi dan data benchmark, plus pengujian praktis.
- Performa klaim tinggi didukung angka peningkatan CPU multi/single-core.
- Layar Ultra Retina XDR Tandem OLED jadi pembeda visual signifikan.
- Aksesori seperti Apple Pencil menambah nilai bagi pengguna kreatif.
- Kami bahas batasan agar Anda bisa pilih apakah ini alat kerja utama atau pendamping.
Kenapa klaim “mengalahkan 80% laptop gaming Intel” jadi sorotan di iPad Pro 2024
Berita soal tablet yang dikatakan melampaui banyak laptop gaming cepat menyebar dan mengundang pertanyaan. Klaim itu terdengar mengejutkan karena laptop gaming biasanya memiliki CPU kuat dan pendinginan besar.
Benchmark yang sering dipakai dan cara membacanya
Perbandingan lintas perangkat biasanya memakai tes single-core, multi-core, dan compute GPU. Hasil tes sintetis menggambarkan potensi mentah, tapi bukan gambaran lengkap pengalaman nyata.
Suhu, batas daya, dan optimasi sistem operasi atau aplikasi menentukan apakah skor puncak bisa bertahan. Jadi skor tinggi belum tentu berarti performa sustained sama di semua tugas.
Konteks penggunaan: tablet pro vs laptop gaming
Tablet seperti seri terbaru dengan apple chip dirancang untuk tugas kreatif dan produktivitas di iPadOS. Sementara laptop gaming Intel sering dioptimalkan untuk game PC dan workflow yang berbeda.
- Jangan anggap satu angka membuat tablet otomatis menggantikan semua laptop gaming.
- Jika kebutuhan Anda adalah pekerjaan kreatif yang didukung oleh fitur aplikasi di tablet, angka benchmark bisa relevan.
- Untuk game PC kompetitif atau aplikasi Windows khusus, konteks berubah dan perangkat lain mungkin lebih cocok.
Setelah memahami cara membaca benchmark, kita lanjut ke analisis teknis CPU, GPU, dan Neural Engine untuk melihat dampak pada penggunaan sehari-hari.
Chip M4 iPad Pro 2024 performa di dunia nyata: CPU, GPU, Neural Engine
Saat diuji di skenario nyata, peningkatan raw speed terlihat pada tugas berat seperti render dan export video. Klaim resmi menyebutkan lonjakan single-core +46% dan multi-core +55% dibanding generasi sebelumnya, yang terasa saat membuka file besar atau melakukan batch export.
Peningkatan vs M2 dan posisi terhadap M3
Perbandingan ringkas: hasil benchmark umum menunjukkan ~20% lebih cepat dari model M3. Artinya respons aplikasi sehari-hari lebih cepat dan proses multi-thread seperti kompresi file jadi lebih singkat.
GPU: Dynamic Caching dan ray tracing
GPU 10-core mendukung Dynamic Caching, yang membuat penggunaan memori grafis lebih efisien. Ini membantu stabilitas frame saat merender adegan kompleks.
Hardware-accelerated ray tracing bukan cuma jargon gaming; ini berguna untuk preview 3D dan pencahayaan realistis pada workflow desain.
Neural Engine 38 TOPS untuk AI kreatif
Neural Engine 38 triliun operations per second mempercepat fitur on-device seperti seleksi objek dan noise reduction. Proses AI berjalan cepat tanpa perlu upload ke cloud.
| Komponen | Spesifikasi utama | Dampak pada pekerjaan | Contoh nyata |
|---|---|---|---|
| CPU | 10-core; +46% single, +55% multi vs M2 | Respons aplikasi, export lebih cepat | Export 4K lebih singkat, buka file besar lancar |
| GPU | 10-core; Dynamic Caching, ray tracing hw | Rendering stabil, preview 3D realistis | Game/visualisasi 3D lebih halus |
| Neural Engine | 38 TOPS | AI on-device cepat | Seleksi otomatis, noise removal real-time |
Catatan praktis: perangkat ini sangat kencang untuk editing video, desain grafis, dan multitasking iPadOS. Namun, kecepatan tidak otomatis menggantikan aplikasi desktop tertentu; ekosistem aplikasi tetap penentu utama.
Layar Tandem OLED Ultra Retina XDR: cerah, tajam, dan mulus untuk gaming & video
Jika Anda sering bekerja dengan gambar atau menonton video HDR, kualitas layar menjadi faktor penentu. Panel tandem OLED memberi kontras yang jauh lebih baik. Hitam tampak pekat, dan highlight lebih hidup saat memutar konten HDR.
Kecerahan dan HDR
Layar mencapai 1.000 nits untuk penggunaan sehari-hari dan puncak 1.600 nits untuk konten HDR. Angka ini membantu saat menonton di ruangan terang dan menampilkan detail sorotan dengan jelas.
Ukuran dan resolusi
Varian 11 inci memakai resolusi 2420 x 1668, sedangkan 13 inci 2752 x 2064. Layar lebih besar memberi kanvas kerja lebih luas dan timeline editing yang lebih nyaman.
ProMotion dan kenyamanan visual
Refresh rate adaptif hingga 120Hz membuat scrolling dan animasi terasa mulus. Sistem dapat turun sampai 10Hz untuk menghemat daya tanpa mengorbankan respons saat bermain atau menggambar.
Warna, True Tone, dan lapisan sentuh
True Tone dan akurasi warna penting untuk grading dan desain. Lapisan oleophobic mengurangi sidik jari sehingga layar tetap nyaman disentuh saat penggunaan intens.
| Fitur | Nilai | Manfaat |
|---|---|---|
| Panel | Tandem OLED Ultra Retina XDR | Kontras tinggi, warna kaya |
| Kecerahan | 1.000 nits (biasa), 1.600 nits (puncak) | HDR nyata, nyaman di luar ruangan |
| Resolusi | 11″: 2420×1668; 13″: 2752×2064 | Lebih ruang kerja pada 13″ |
| Refresh | Adaptif hingga 120Hz (turun ke 10Hz) | Animasi mulus, efisiensi baterai |
| Sentuhan | True Tone + oleophobic | Akurasi warna, mudah dibersihkan |
Kesimpulan mini: Untuk banyak pengguna, upgrade layar saja sudah jadi alasan kuat memilih model ini. Apple Pencil Pro atau Apple Pencil terasa lebih presisi pada panel yang responsif, sehingga pengalaman kreatif lebih nyaman bahkan sebelum mempertimbangkan spesifikasi inti.
Desain, spesifikasi utama, dan konektivitas iPad Pro 2024 di Indonesia
Desain terbaru seri ini menonjol lewat ketipisan yang terasa saat dimasukkan ke tas kerja. Dimensi ringkas membantu mobilitas: varian 11″ berukuran 249,7 x 177,5 x 5,3 mm, sedangkan 13″ 281,6 x 215,5 x 5,1 mm.
Warna dan kepraktisan
Produk tersedia dalam Silver dan Space Black. Pilihan warna ini memberi tampilan profesional dan mudah dipadankan dengan aksesori.
Space Black cenderung menyamarkan kotoran, sementara Silver terasa lebih netral di lingkungan kantor atau studio.
Pilihan kapasitas penyimpanan
Konfigurasi storage mulai dari 256GB, 512GB, 1TB, hingga 2TB. Untuk pekerjaan desain atau editing video, kapasitas besar membantu menyimpan proyek dan cache lokal.
Jika Anda sering bekerja dengan file berat atau ingin mengurangi ketergantungan cloud, pilih kapasitas lebih tinggi.
Konektivitas: Wi‑Fi 6E dan opsi 5G
Perangkat mendukung Wi‑Fi 6E dan ada opsi 5G. Untuk transfer file besar dan upload proyek ke cloud, Wi‑Fi 6E memberi kecepatan lebih stabil di jaringan rumah atau kantor.
Opsi 5G berguna untuk kerja remote saat hotspot tidak tersedia, tapi pengalaman nyata tergantung jaringan operator lokal.
| Aspek | Detail | Manfaat | |
|---|---|---|---|
| Dimensi | 11″: 249,7×177,5×5,3 mm | 13″: 281,6×215,5×5,1 mm | Portabilitas tinggi, mudah masuk tas kerja |
| Warna | Silver, Space Black | Tampilan profesional, padanan aksesori | |
| Storage | 256GB / 512GB / 1TB / 2TB | Ruang untuk proyek besar dan cache editing | |
| Konektivitas | Wi‑Fi 6E, pilihan 5G | Transfer cepat, opsi kerja saat mobile |
Harga acuan AS mulai dari US$999 (11″) dan US$1.299 (13″), namun harga di Indonesia biasanya berbeda karena pajak dan konfigurasi. Sebelum membeli, cek kanal resmi atau retailer tepercaya dan bandingkan paket yang menyertakan aksesori seperti Magic Keyboard.
- Pilih ukuran sesuai kebutuhan portabilitas.
- Tentukan kapasitas berdasarkan jenis file kerja.
- Pilih konektivitas (Wi‑Fi saja atau 5G) sesuai pola kerja mobile dan anggaran harga.
Untuk rincian harga dan spesifikasi resmi, lihat harga dan spesifikasi resmi.
Kamera, baterai, dan fitur pendukung yang memengaruhi pengalaman pemakaian
Kualitas kamera tidak lagi soal estetika; kini ia bagian dari alur kerja produktif seperti scan dan dokumentasi. Di sinilah fitur foto dan daya menjadi penentu pengalaman sehari-hari.
Kamera belakang dan fungsi scan
Kamera wide 12MP dengan Smart HDR 4 membantu menangani kondisi kontras tinggi saat memotret dokumen atau gambar. True Tone adaptive flash mengurangi bayangan dan membuat hasil scan lebih rapi.
Mode panorama mendukung resolusi hingga 63MP, sedangkan perekaman belakang mencapai 4K@60fps untuk video berkualitas tinggi.
Kamera depan untuk meeting dan presentasi
Kamera depan ultra-wide 12MP dengan Center Stage menjaga subjek tetap di frame saat bergerak. Perekaman 1080p@60fps membuat video call dan kelas online terasa natural, terutama saat menggunakan orientasi lanskap.
Baterai, kapasitas, dan skenario realistis
Produsen menyebut daya tahan sekitar 10 jam untuk browsing atau menonton via Wi‑Fi. Kapasitas baterai 11″ 31,29 Wh dan 13″ 38,99 Wh memengaruhi konsumsi saat brightness tinggi, refresh 120Hz, atau koneksi 5G aktif.
Pada skenario editing berat dan layar maksimal, waktu nyata bisa lebih singkat. Sesuaikan pengaturan untuk keseimbangan antara kecepatan kerja dan tahan lama baterai.
Keamanan dan sensor pendukung
Face ID memberi akses cepat dan aman. Sensor seperti accelerometer, gyro, compass, dan barometer mendukung orientasi, AR, dan stabilitas saat penggunaan sehari-hari.
| Aspek | Detail | Manfaat |
|---|---|---|
| Kamera belakang | 12MP, Smart HDR 4, True Tone | Scan dokumen rapi, video 4K |
| Kamera depan | 12MP ultra-wide, Center Stage | Meeting lanskap, framing otomatis |
| Baterai | 31,29 Wh (11″) / 38,99 Wh (13″) | ~10 jam web/video (Wi‑Fi), variatif tergantung beban |
Ringkasan: kombinasi kamera yang fungsional, kapasitas baterai yang cukup, dan fitur keamanan membuat perangkat ini layak untuk kerja mobile. Namun, harap sesuaikan ekspektasi performance untuk tugas berat yang berjalan lama.
Apple Pencil Pro dan Magic Keyboard: iPad Pro jadi “laptop replacement”?
Perpaduan aksesori resmi mengubah tablet ini jadi alat kerja yang terasa mirip laptop dalam banyak skenario.
Namun, penggantian laptop bersifat realistis tergantung pada aplikasi dan kebiasaan kerja. Perangkat ini sangat kuat berkat chip dan layar responsif, tapi dukungan software tetap penentu utama.
Apple Pencil Pro: gesture dan haptic untuk ilustrasi
Apple Pencil Pro menawarkan squeeze gesture untuk memanggil palet alat secara cepat. Haptic feedback memberi sensasi kontrol saat menggambar.
Manfaatnya nyata untuk ilustrator: pergantian tool lebih cepat dan detail garis terasa lebih presisi. Untuk catatan cepat, Apple Pencil biasa sering sudah cukup.
Magic Keyboard: mengetik lebih nyaman dan mobilitas
Magic Keyboard baru lebih tipis dengan trackpad lebih besar. Rasa mengetik makin mendekati laptop, sehingga mengetik panjang jadi nyaman.
Tetapi bobot total dan biaya aksesori perlu diperhitungkan saat menilai mobilitas.
- Siapa diuntungkan: kreator, pelajar, pekerja kantor, dan gamer kasual.
- Rekomendasi: jika pekerjaan utama adalah menggambar, pilih Apple Pencil Pro; untuk kerja dokumen, prioritaskan Magic Keyboard.
| Aspek | Manfaat | Cocok untuk |
|---|---|---|
| Apple Pencil Pro | Gesture + haptic, kontrol presisi | Kreator ilustrasi |
| Magic Keyboard | Trackpad besar, feel mengetik nyaman | Pengetikan panjang & multitasking |
| Kombinasi | Mobilitas tapi biaya aksesori | Pekerja mobile |
Kesimpulan
Ringkasan praktis: produk ini memang membawa lompatan kecepatan dibanding generasi sebelumnya, dengan klaim peningkatan sekitar 50% pada CPU dan Neural Engine 38 TOPS yang mempercepat tugas AI di perangkat.
Layar Tandem OLED yang sangat cerah, baterai ~10 jam, dan konektivitas Wi‑Fi 6E/5G membuat pengalaman mobile solid. Varian 11″ dan 13″ serta pilihan storage 256GB–2TB memberi fleksibilitas sesuai kebutuhan kerja.
Soal klaim mengalahkan 80% laptop gaming, itu masuk akal sebagai gambaran skor benchmark mentah. Namun, keputusan akhir bergantung pada aplikasi yang Anda gunakan, harga total termasuk aksesori, dan apakah workflow butuh aplikasi desktop.
Rekomendasi singkat: pilih 256–512GB untuk pemakaian umum, 1–2TB untuk proyek besar, dan pertimbangkan opsi 5G jika sering bekerja di luar kantor. Jika Anda butuh perangkat portabel dengan keunggulan layar dan dukungan apple pencil, seri ini layak dipertimbangkan.
➡️ Baca Juga: <p>“Produsen Mobil Memperluas Dukungan CarPlay, Meningkatkan Konektivitas Dalam Mobil”</p>
➡️ Baca Juga: 3 Fakta Controller Joystick Hall Effect yang Gak Drift, Tapi Kenapa Sony & Microsoft Gak Pake?




