Persaingan Mobil China Semakin Ketat: Model Laris dan yang Mengalami Kesulitan

Persaingan merek mobil China di Indonesia kini memasuki fase yang semakin intens. Dengan banyaknya produsen yang meramaikan pasar dan menawarkan berbagai pilihan model, performa penjualan setiap merek menunjukkan variasi yang signifikan. Beberapa merek berhasil menjual ribuan unit setiap bulan, sementara lainnya hanya mampu mencatatkan penjualan di angka ratusan.
Data penjualan retail yang dirilis oleh Gabungan Industri Kendaraan Bermotor Indonesia (Gaikindo) menunjukkan bahwa Jaecoo dan BYD menjadi dua merek mobil China terlaris di Indonesia pada bulan September 2026. Di sisi lain, sejumlah merek lainnya masih mengalami penjualan yang terbilang rendah.
Jaecoo berhasil mencatatkan penjualan sebanyak 3.400 unit selama bulan September 2026. Angka ini menempatkan Jaecoo di posisi kedua dalam daftar merek mobil China paling laris di Indonesia, setelah BYD yang mendominasi dengan penjualan mencapai 7.421 unit.
Di bawah dua merek teratas ini, persaingan semakin ketat. Wuling mencatatkan penjualan sebanyak 2.074 unit, hanya unggul 51 unit dari Geely yang berhasil menjual 2.023 unit.
Perbedaan dalam angka penjualan ini menunjukkan bahwa kompetisi di pasar mobil China tidak semata-mata ditentukan oleh berapa banyak merek yang ada. Setiap produsen mesti berusaha keras untuk menarik perhatian konsumen di tengah beragamnya pilihan model yang tersedia.
Di kelompok selanjutnya, jarak penjualan mulai terlihat cukup mencolok. VinFast membukukan 679 unit, sementara Xpeng hanya berhasil menjual 535 unit, dan MG mencatatkan angka penjualan 511 unit.
Chery juga tidak luput dari perhatian, dengan penjualan di bawah 500 unit. Merek ini, yang memiliki beberapa model SUV, mencatatkan penjualan retail sebanyak 466 unit pada bulan September 2026. Di bawahnya, Aion mencatatkan 404 unit, dan GWM berada di posisi paling bawah dengan penjualan hanya 145 unit.
Performa penjualan Chery cukup menarik untuk dicermati jika dibandingkan dengan bulan sebelumnya. Pada bulan Agustus 2026, merek ini masih mampu menjual 768 unit. Dengan demikian, penjualan mereka pada bulan September mengalami penurunan sebesar 302 unit, atau sekitar 39,3 persen secara bulanan.
Di sisi lain, beberapa merek justru mengalami peningkatan penjualan. BYD menunjukkan pertumbuhan dari 6.861 unit di bulan Agustus menjadi 7.421 unit di bulan September. Jaecoo juga mengalami peningkatan, dari 3.300 unit menjadi 3.400 unit.
Wuling turut mencatatkan kenaikan, dari 1.850 unit menjadi 2.074 unit. Namun, tidak semua merek mengalami tren positif serupa. Penjualan Geely justru mengalami penurunan dari 2.158 unit pada bulan Agustus menjadi 2.023 unit pada bulan September.
➡️ Baca Juga: Diet Rendah Karbohidrat Efektif Turunkan Lemak Perut dan Tingkatkan Energi Tubuh
➡️ Baca Juga: <p>“Bagaimana Peringatan Detak Jantung Tinggi pada Apple Watch Menyelamatkan Nyawa Jurnalis”</p>




