Skip to content

Profile

Visi

Become an excellent science and technology park in Indonesia in 2023 in order to develop innovation and entrepreneurship using technology, science, and information technology-based art to improve the economy growth

Misi

  1. Create synergy between Academic – Business – Government – Community in the development of innovation, entrepreneurship, and technology-based enterprises;
  2. Develop new technology-based entrepreneurs from among students, alumni, and the community;
  3. Providing tenant facilities and services, education and technology solutions for the community;
  4. Facilitating the development of innovation and commercialization of research results;
  5. Providing industrial license services, patents, and technology transfers to enhance innovation-based industries competitiveness.

Tujuan

PRODUK INOVASI

Menghasilkan produk inovasi berkelanjutan yang berbasis teknologi

MELAHIRKAN STARTUP

Melahirkan perusahaan-perusahaan startup di bidang teknologi

KOMERSIALISASI HASIL RISET

Mengkomersialisasikan produk-produk hasil riset sehingga berdampak ekonomi

Peran

R&BD BERKELANJUTAN

Melaksanakan Research & Business Development secara berkelanjutan
 

PENGEMBANGAN STARTUP

Mengembangkan startup-startup di bidang teknologi

MENARIK INDUSTRI KE KAWASAN

Menarik industri/bisnis ke dalam kawasan Techno Park

Sejak dideklarasikan awal 2010, beberapa produk inovasi telah komersial, beberapa start up telah tumbuh, link kerjasama dengan industri telah terbentuk, dan sinergi Quadruple Helix telah berjalan. Seiring dengan Program Pemerintah tentang pembangunan 100 Science Technlogy Park di Indonesia yang tertuang dalam Nawa Cita Presiden Jokowi dan di dalam RPJMN 2014-2019, Presiden Jokowi mengunjungi BTP pada tanggal 12 Januari 2015 yang dilanjutkan dengan kunjungan Mentri Ristekdikti pada tanggal 20 Januari 2015 dan Bandung Techno Park dijadikan Role Model STP di Indonesia oleh Menristekdikti pada tanggal 23 Januari 2015.

Struktur

Sejarah

Berangkat dari mimpi ingin berkontribusi dalam pengembangan ekonomi Indonesia melalui pertumbuhan ekonomi di Kawasan Bandung Selatan, diperlukan lembaga yang mensinergikan peran Quadruple Helix (4 aktor utama inovasi). Bandung Techno Park yang didirikan atas kerjasama antara Institut Teknologi Telkom dan Kementerian Perindustrian Republik Indonesia untuk menjawab itu semua. Pendirian Bandung Techno Park diawali dengan pendirian lembaga UPT Telematika dan Pusat Disain Telekomunikasi sebagai wadah inovasi bagi dosen, mahasiswa dan masyarakat umum serta Inkubator Bisnis sebagai ajang masyarakat untuk belajar berbisnis.

Pendirian Bandung Techno Park ini merupakan wujud mimpi dari civitas akademika IT Telkom yang ingin mengembangkan Teknopark sebagai jembatan antara Institusi pendidikan bidang ICT dan energi dengan dunia Industri. IT Telkom sebagai salah satu lembaga pendidikan tinggi dalam bidang Teknologi Informasi dan Telekomunikasi nasional memiliki kemampuan dan jumlah Sumber Daya Manusia yang cukup untuk mengembangkan Riset terapan yang dapat dimanfaatkan oleh masyarakat luas.

Sejak awal 2007, Institut Teknologi Telkom dipercaya Kementerian Perindustrian RI untuk mengembangkan UPT Telematika dalam rangka menumbuhkan dan membina Industri Kecil dan Menengah (IKM) di bidang ICT (Informasi dan Telekomunikasi). Sejak tahun 2007 sampai sekarang, Departemen Perindustrian memberikan sejumlah perangkat modern, sedangkan kegiatan UPT Telematika didukung oleh Disperindag Jabar. Kegiatan yang telah dilakukan antara lain adalah pelatihan bidang ICT dalam rangka membina IKM, dengan maksud untuk mengangkat Industri Nasional. Sejak tahun 2009, Institut Teknologi Telkom dipercaya Kementerian Perindustrian RI untuk mengembangkan Pusat Disain Telekomunikasi (PDT). PDT diresmikan oleh Menteri Perindustrian RI pada tanggal 12 Januari 2010. Pada tanggal 12 Januari 2010 tersebut juga akan dilakukan peletakan batu pertama kawasan Bandung Techno Park di lingkungan Kampus Institut Teknologi Telkom.

Kedua lembaga tersebut sebagai cikal bakal dari Teknopark dengan nama Bandung Techno Park yang diresmikan oleh Mentri Perindustrian pada tanggal 19 Januari 2010. Dan pada tahun 2009 Kementerian Diknas mempercayakan pengembangan Inkubator Bisnis di bawah Bandung Techno Park.

Seiring dengan perkembangan waktu dan kebutuhan akan peran yang lebih besar lagi dari Bandung Techno Park serta berbagai pertimbangan, maka mulai bulan November 2011 Bandung Techno Park terpisah secara manajemen dari ITTelkom. Dengan demikian diharapkan Bandung Techno Park lebih memberikan peran nyata dan lebih luas kepada masyarakat baik Jawa Barat maupun Nasional.

Berdirinya Bandung Techno Park Tahun 2010

Menteri Perindustrian MS Hidayat secara resmi menandatangani sertifikat pendirian Bandung Techno Park pada 19 Januari 2010

Siap mendapatkan yang terbaik untuk bisnis Anda?