Redmi Note 14 Pro Plus 5G: Review Smartphone Mid-Range dengan Charging Super Cepat

Pernah bertanya-tanya mengapa satu ponsel mid-range tiba-tiba terasa seperti flagship? Di awal 2025, model ini menarik perhatian karena kombinasi layar, kamera, dan pengisian daya yang cepat.
Varian global yang kita uji memiliki konfigurasi berbeda dari versi lain, jadi ekspektasi perlu disesuaikan. Dalam pengujian ini, fokus pada penggunaan harian, multimedia, gaming kasual, kamera, dan pengalaman software di Indonesia.
Yang paling menonjol: desain premium dan tahan air, display AMOLED 1.5K, kamera utama 200MP dengan OIS, serta charging 120W yang sangat cepat. Semua fitur itu membuat perangkat ini terasa “naik kelas”, meski ada konsekuensi seperti adaptasi pada HyperOS yang mungkin mengganggu sebagian pengguna.
Panduan ini akan mengupas nilai, unboxing, desain, layar, performa, software, kamera, baterai, dan akhirnya rekomendasi beli untuk pembaca di Indonesia.
Poin Kunci
- Varian global menawarkan konfigurasi berbeda yang memengaruhi performa dan fitur.
- Fokus uji: pemakaian harian, multimedia, gaming kasual, dan kamera.
- Keunggulan utama: layar AMOLED 1.5K, kamera 200MP OIS, dan charging 120W.
- Posisi produk: mid-range yang terasa mendekati kelas atas.
- Perhatian pada software HyperOS yang mungkin memengaruhi pengalaman pengguna.
Posisi Redmi Note 14 Pro+ di Redmi Note Series 2025 dan untuk siapa smartphone ini
Di pasar Indonesia tahun 2025, seri ini hadir dalam empat model dan Pro+ menempati posisi paling lengkap dalam lineup. Varian yang kami bahas adalah varian global, jadi spesifikasi bisa berbeda dari versi India.
Varian yang dibahas
Unit global membawa kombinasi: Snapdragon 7s Gen 3 untuk performance mid-range yang terasa responsif, layar AMOLED 1.5K 120Hz untuk pengalaman streaming dan scrolling, kamera 200MP OIS untuk foto utama, serta charging 120W untuk isi ulang cepat.
Untuk siapa ponsel ini
Ini masuk akal bagi pengguna yang mengutamakan display tajam, charging super cepat, dan desain premium. Jika Anda lebih mencari software paling bersih, perangkat ini mungkin bukan pilihan utama.
- Jangan samakan semua fitur dengan varian India — ada perbedaan kamera, charging, dan kapasitas baterai.
- Dalam pasar mid-range yang padat, posisi redmi note pro+ diuji lewat value, camera, dan software.
Sekadar ekspektasi realistis: ponsel ini bisa terasa mendekati flagship di beberapa aspek, namun tidak merata pada semua fitur seperti software dan lensa tambahan.
Harga, ketersediaan, dan value di kelas mid-range saat ini
Banderol awal menunjukkan kenaikan harga; ini mendorong pembeli untuk menunggu promo besar. Di pasar global, varian 8/256 dibanderol sekitar $399/£399, sementara varian 12/512 ada di sekitar $449/£449.
Opsi memori dan storage
Konfigurasi yang tersedia: 256GB/8GB, 256GB/12GB, dan 512GB/12GB. Semua varian memakai UFS 2.2, yang fungsional tapi bukan yang tercepat di segmen ini.
Kapan jadi worth it
Perangkat ini paling layak dibeli saat ada diskon besar, cashback, atau bundling. Diskon £100+ dapat mengubah posisi value karena layar dan charging jadi nilai utama.
Alternatif yang layak dipertimbangkan
Jika Anda butuh performa gaming atau software lebih bersih, pertimbangkan Poco X7 Pro, Nothing Phone 3a Pro, atau seri Pixel A / Galaxy A. Periksa juga garansi resmi, band 5G, dan varian global vs India sebelum membeli.
| Konfigurasi | Harga Global | Storage | Nilai Utama |
|---|---|---|---|
| 256GB / 8GB | $399 / £399 | UFS 2.2 | Layar & charging |
| 256GB / 12GB | — | UFS 2.2 | Multitasking |
| 512GB / 12GB | $449 / £449 | UFS 2.2 | Storage besar |
Unboxing dan isi paket penjualan: charger 120W sampai casing
Kesan awal dari paket penjualan: lengkap, praktis, dan ramah pengguna. Saat kotak dibuka, semua aksesori penting sudah tersedia sehingga pemakaian langsung terasa mudah.
Isi kotak yang kami terima meliputi unit, adaptor 120W, kabel USB (USB-A ke USB-C), casing silikon transparan, SIM ejector, dan dokumen garansi. Screen protector pabrik sudah terpasang, jadi layar aman dipakai sejak pertama kali.
Pengalaman awal dan kualitas aksesoris
Menyertakan kepala charger 120W di dalam box masih jarang di segmen harga ini. Artinya, Anda bisa langsung menikmati fast charging tanpa beli adaptor tambahan.
Casing silikon bawaan cukup melindungi dari goresan ringan di bagian back dan sisi. Namun jika sering beraktivitas outdoor, pilih casing yang lebih tebal untuk proteksi benturan.
| Aksesori | Fungsi | Catatan |
|---|---|---|
| Adaptor 120W | Pengisian cepat | Mendukung kecepatan penuh dengan kabel bawaan |
| Kabel USB-A ke USB-C | Transfer & charging | Pakai kabel ini untuk hasil optimal |
| Casing silikon | Proteksi ringan | Transparan; mudah kotor, ganti bila perlu |
| Screen protector | Perlindungan layar awal | Terpasang dari pabrik, bisa diganti tempered glass |
Tips singkat: selalu gunakan adaptor dan kabel bawaan agar charging speed stabil dan suhu terjaga. Dengan paket lengkap ini, pemilik redmi note pro+ tidak perlu membeli charger terpisah untuk mulai memakai perangkat dengan cepat.
Desain, build quality, dan durabilitas: premium, curved, serta IP68
Desain ponsel ini tampak premium sejak pertama kali digenggam. Perpaduan layar curved dan frame aluminium memberi kesan solid tanpa terasa berat berlebihan.
Material dan pilihan back cover
Frame aluminium menguatkan struktur bodi. Untuk bagian belakang, ada dua opsi: varian dengan back glass yang mengkilap dan varian vegan leather yang lebih grippy.
Warna Lavender Purple hadir pada varian vegan leather, terasa lebih tidak licin dan menghadirkan aksen elegan. Sementara Frost Blue dan Midnight Black memakai kaca yang cerah namun lebih mudah meninggalkan sidik jari.
Proteksi kaca dan klaim durabilitas
Layar depan dilindungi oleh Gorilla Glass Victus 2 untuk tahan gores dan benturan ringan. Versi kaca belakang memakai Gorilla Glass 7i, jadi kalau memilih varian kaca, perlindungan belakang lebih baik.
Perangkat juga mendapat sertifikasi IP68 (uji hingga 1.5m selama 30 menit) dan klaim “All Star Durability” untuk struktur yang lebih kuat dari generasi sebelumnya. Meski begitu, penggunaan case atau tempered glass tetap disarankan saat sering beraktivitas outdoor.
Dimensi dan bobot
Dimensi sekitar 162.5×74.7×8.8mm dan bobot berkisar 205–210g, tergantung material belakang. Berat ini wajar untuk ponsel dengan baterai besar dan build kokoh.
- Frame: aluminium untuk feel premium dan ketahanan.
- Back: vegan leather (Lavender Purple) atau kaca (Frost Blue, Midnight Black).
- Proteksi: Gorilla Glass Victus 2 di depan; Gorilla Glass 7i di belakang untuk varian kaca.
- Ketahanan: IP68 dan klaim All Star Durability.
Layar AMOLED 6,67 inci 1.5K yang jadi andalan untuk multimedia
Layar menjadi alasan utama mengapa perangkat ini terasa lebih premium saat menonton dan bermain.
Panel 6,67″ memakai curved AMOLED dengan dukungan 68B colors dan resolusi 2712 × 1220. Hasilnya gambar tampak tajam dan warna lebih hidup, cocok untuk foto dan video pendek.
Refresh rate 120Hz adaptive membuat scrolling terasa sangat mulus. Sistem menurunkan kecepatan otomatis saat konten statis, sehingga membantu menghemat baterai.
Untuk streaming, ada dukungan HDR10+ dan Dolby Vision. Layanan seperti Netflix atau Prime Video yang mendukung dua format ini akan menunjukkan kontras lebih baik dan detail di adegan gelap.
Klaim peak brightness hingga 3000 nits memastikan layar tetap terbaca di luar ruangan. Pengujian lapangan menunjukkan sekitar 1155 nits pada simulasi outdoor, yang sudah sangat memadai untuk penggunaan di siang hari.
- Resolusi 2712 1220: detail tajam untuk teks dan gambar.
- Refresh rate 120Hz: responsif saat scrolling dan gaming kasual.
- Fitur: Always-on display dan wet touch berguna saat kondisi lembap.
| Spesifikasi | Nilai | Manfaat |
|---|---|---|
| Ukuran | 6.67″ | Nyaman untuk nonton dan multitasking |
| Resolusi | 2712 × 1220 | Teks & detail foto lebih tajam |
| Panel | Curved AMOLED, 68B colors | Warna hidup dan sudut pandang luas |
| Brightness | Peak 3000 nits (simulasi ~1155 nits) | Visibilitas luar ruangan sangat baik |
| Refresh | 120Hz adaptive | Halus + efisien daya |
Performa Snapdragon 7s Gen 3: cukup kencang untuk harian dan gaming

Performa chipsetnya terasa responsif pada tugas harian, walau bukan yang tercepat di kelasnya. SoC Snapdragon 7s Gen 3 (4nm) dipadukan dengan GPU Adreno 710 memberi keseimbangan antara efisiensi dan tenaga.
SoC 4nm + GPU Adreno 710: karakter performa kelas mid-range
Arsitektur 4nm membantu mengurangi panas saat pemakaian panjang. Hasilnya, browsing, streaming, dan edit foto ringan berjalan mulus.
Gaming: target setelan low-medium agar fps stabil
Untuk game berat, setelan low sampai medium menjaga fps konsisten. Judul yang menuntut grafis terasa lancar pada pengaturan tersebut, sementara pengaturan tinggi dapat memicu penurunan frame dan thermal throttling.
Multitasking: opsi RAM 12GB dan dampaknya saat pindah aplikasi
Varian 12GB membantu menjaga aplikasi tetap di background tanpa reload. Ini berguna untuk berganti antara chat, kamera, dan peta dengan lebih sedikit jeda.
Hasil pemakaian nyata: respons cepat, tapi bisa ada stutter ringan di UI
Pemakaian sehari-hari umumnya cepat dan responsif. Namun kami mencatat stutter ringan pada beberapa transisi UI, kemungkinan karena optimasi software.
- Tip: gunakan mode performa hanya saat butuh, untuk kestabilan suhu dan performance.
- Tip: hapus aplikasi bloat dan batasi background agar fps tetap stabil.
| Skenario | Pengaturan Disarankan | Hasil |
|---|---|---|
| Browsing & Streaming | Standar | Mulus, hemat baterai |
| Gaming Berat | Low-Medium | fps stabil, suhu terkontrol |
| Multitasking | 12GB RAM | Sedikit reload, pindah aplikasi cepat |
Software: Android 14 + HyperOS, update, dan sisi minus bloatware
Perangkat menjalankan Android 14 yang dibalut HyperOS. Di satu sisi, kombinasi ini menghadirkan fitur modern dan optimasi daya yang jelas terasa saat penggunaan sehari-hari. Di sisi lain, pengalaman pengguna bisa terganggu oleh aplikasi pra-instal dan rekomendasi yang agresif.
Vendor menjanjikan sampai 3 upgrade Android dan 4 tahun pembaruan keamanan. Untuk ponsel kelas menengah di 2025, ini termasuk standar yang layak dan memberi ketenangan bagi pengguna yang ingin perangkat tahan lama dari sisi software.
Masalah yang sering muncul
Banyak pengguna mengeluh soal bloatware, iklan di bagian sistem, dan notifikasi promosi yang kerap muncul dari aplikasi bawaan. UI kadang mengalami stutter pada transisi, yang menurunkan kesan mulus meski hardware cukup bertenaga.
Tips cepat mengurangi gangguan
- Uninstall atau nonaktifkan aplikasi yang tidak dipakai.
- Matikan “recommendations” dan personalized ads di pengaturan privasi.
- Rapikan izin notifikasi per aplikasi (Themes, store, komunitas, dll.) agar notifikasi tidak membanjiri.
Jika tidak dirapikan, efek praktisnya meliputi memori cepat penuh, notifikasi numpuk, dan pengalaman harian terasa lebih berisik dibandingkan ponsel dengan software yang lebih bersih. Jadi, bagi pengguna yang sensitif pada iklan dan bloat, pertimbangkan alternatif; namun jika Anda nyaman melakukan sedikit “oprek” di pengaturan, kombinasi hardware dan janji update membuat perangkat ini punya value menarik — terutama saat ada diskon.
Kamera belakang 200MP OIS dan kemampuan video: bagus di main cam, biasa di lensa lain
Sistem kamera belakang menawarkan angka impresif di spesifikasi, tetapi hasilnya campuran saat digunakan sehari-hari.
Sensor utama 200MP f/1.7 (1/1.4″) dengan OIS dan PDAF bekerja paling baik di kondisi cahaya cukup. Di siang hari camera ini menangkap banyak detail, namun pemrosesan sering menambah saturasi dan sharpening.
Ultra-wide 8MP f/2.2 fungsional untuk frame lebar, tapi detail dan keseimbangan warna tidak selalu cocok dengan main cam. Macro 2MP f/2.4 lebih terasa sebagai bonus; hasilnya jarang memuaskan.
Mode dan pengaturan
Mode tersedia lengkap: Portrait, Night, Pro, 200MP, Long Exposure, Documents, dan Dual Video. Gunakan mode 200MP untuk kondisi terang dan Pro saat butuh kontrol exposure atau white balance.
Video dan fps
Perekaman mendukung 4K 24/30fps serta 1080p sampai 120fps dengan EIS + OIS. Ketiadaan 4K60 membatasi beberapa content creator yang butuh rekaman berkualitas tinggi pada 60 fps.
- Rekomendasi: prioritaskan main cam untuk hasil terbaik.
- Gunakan ultra-wide hanya saat perlu frame lebar.
- Abaikan macro kecuali terpaksa.
| Komponen | Spesifikasi | Catatan |
|---|---|---|
| Main camera | 200MP f/1.7, OIS | Detail tinggi di siang hari, oversharpen |
| Ultra-wide | 8MP f/2.2 | Fungsional, detail turun |
| Macro | 2MP f/2.4 | Hanya sekadar bonus |
| Video | 4K 24/30fps, 1080p up to 120fps | EIS + OIS, tanpa 4K60 |
Untuk spesifikasi dan ketersediaan resmi, lihat halaman produk resmi. Jika ingin memahami perbandingan sensor 200MP dengan solusi lain, baca juga analisis sensor 200MP vs rival.
Kamera depan 20MP untuk selfie dan video call
Kamera depan 20MP f/2.2 berfungsi sebagai kamera “aman” untuk kebutuhan sehari-hari. Sensor ini cocok untuk selfie, video call, dan konten singkat di media sosial.
Hasil foto umumnya memberi detail yang cukup untuk unggahan. Namun pemrosesan sering melunakkan tone kulit dan menambah efek beautify secara default. Untuk tampilan lebih natural, matikan pengaturan beautify sebelum memotret.
Perekaman mendukung 1080p pada 30fps dan 60fps. Mode 60fps berguna saat membuat vlog singkat atau story yang butuh gerakan lebih halus. Ingat bahwa fps tinggi lebih menuntut cahaya.
Pencahayaan memengaruhi hasil secara signifikan. Di kondisi terang atau indoor dengan lampu cukup, foto dan video tampak tajam. Saat low-light, detail turun dan noise lebih terlihat.
Tips singkat penggunaan
- Matikan beautify berlebihan untuk hasil lebih natural.
- Gunakan 60fps untuk klip bergerak agar lebih smooth.
- Periksa framing karena fokus depan biasanya fixed focus.
| Aspek | Spesifikasi | Rekomendasi |
|---|---|---|
| Sensor | 20MP f/2.2 | Selfie & video call harian |
| Video | 1080p @30/60fps | 60fps untuk gerakan halus, 30fps untuk hemat ruang |
| Kualitas | Detail cukup, pemrosesan halus | Matikan beautify untuk natural |
Untuk pembahasan lengkap dan perbandingan fitur kamera pada lini produk, lihat juga ulasan mendalam yang membahas performa kamera depan dan belakang dalam konteks penggunaan nyata.
Baterai 5110 mAh dan charging speed 120W: salah satu yang tercepat di kelasnya
Daya tahan baterai pada unit ini terasa aman untuk pemakaian campuran sehari-hari. Dengan kapasitas 5110 mAh, rata‑rata pengguna bisa melewati hari dengan kombinasi chat, sosial media, peta, kamera sesekali, dan streaming ringan.
Battery life tentu bervariasi. Pengaturan layar 120Hz, sinyal 5G, dan aplikasi yang berjalan di latar belakang bisa memangkas durasi penggunaan. Jika ingin hemat, turunkan refresh rate dan atur brightness otomatis.
Kecepatan charging yang nyata
Keunggulan utama adalah 120W fast charging wired. Dalam kondisi uji, charging speed realistis mengisi dari kosong ke penuh dalam waktu just under 25 minutes. Artinya, top up singkat bisa mengembalikan banyak daya.
Skenario berat dan keterbatasan
Untuk gaming berat, konsumsi daya melonjak dan baterai turun cepat. Untungnya, kemampuan charging cepat membuat sesi bermain bisa dilanjutkan setelah top up singkat.
Catatan penting: tidak tersedia wireless charging. Pengguna yang mengandalkan charger nirkabel harus mempertimbangkan alternatif.
- Gunakan charger bawaan untuk stabilitas charging speed.
- Hindari mengisi daya di tempat panas untuk kesehatan battery.
- Aktifkan mode proteksi baterai jika tersedia untuk memperpanjang umur cell.
| Aspek | Spesifikasi | Dampak pada pengguna |
|---|---|---|
| Kapasitas | 5110 mAh | Aman untuk pemakaian campuran seharian |
| Charging | 120W wired (≈ <25 menit 0–100%) | Top up cepat, minim downtime |
| Skenario berat | Gaming intens | Battery life turun cepat, tapi cepat dicas |
| Tambahan | Tanpa wireless charging | Perlu charger kabel; cek aksesori jika butuh nirkabel |
Jika ingin perbandingan kecepatan isi ulang atau opsi lain dalam segmen, baca juga perbandingan charging speed.
Audio, konektivitas, dan fitur harian yang relevan di Indonesia
Perangkat ini menawarkan paket konektivitas lengkap yang relevan untuk pengguna di Indonesia. Audio dan sensor yang dipasang dirancang untuk kebutuhan streaming, transaksi, dan kontrol rumah sehari-hari.
Stereo dan karakter suara
Speaker stereo dengan dukungan Dolby Atmos terdengar lantang untuk YouTube, Netflix, dan podcast. Karakternya jernih pada mid dan treble, tetapi bass terasa kurang dalam pada volume tinggi.
Untuk gaming, stereo memberi ruang suara yang baik. Gunakan earphone Bluetooth untuk bass lebih kaya.
Konektivitas yang relevan di Indonesia
Unit ini mendukung 5G dan eSIM untuk fleksibilitas nomor. NFC berguna untuk transaksi digital dan top up di beberapa layanan lokal.
Bluetooth 5.4 menghadirkan pairing yang stabil dengan aksesori terbaru. IR blaster masih hadir, sehingga Anda bisa mengontrol TV atau AC tanpa remote tambahan.
Sensor dan keamanan sehari‑hari
Fingerprint under display (optical) umumnya responsif saat membuka layar. Virtual proximity sensor bekerja, namun sensasinya bisa berbeda dibanding sensor fisik pada beberapa kasus.
Berbagai sensor lain mendukung fitur otomatisasi dan hemat daya di sistem.
Fitur pintar dan ekosistem
Fitur Circle to Search serta integrasi AI dari xiaomi redmi dan Google mempercepat pencarian dan tugas ringan. Ekosistem ini membantu produktivitas kecil sehari‑hari.
| Fitur | Ketersediaan | Manfaat |
|---|---|---|
| Stereo + Dolby Atmos | Ada | Suara luas untuk multimedia |
| 5G / eSIM | Ada | Fleksibel untuk operator dan area 5G |
| NFC / Bluetooth 5.4 | Ada | Transaksi & pairing stabil |
| Fingerprint under display | Ada | Unlock cepat dan aman |
Mini kesimpulan: kombinasi audio, konektivitas, dan sensor membuat xiaomi redmi note terasa lengkap sebagai daily driver. Fitur‑fitur ini menambah nilai praktis selain spesifikasi inti.
Rating akhir dan rekomendasi: siapa yang cocok membeli Redmi Note Pro+

Setelah penggunaan panjang, nilai perangkat ini terlihat pada beberapa aspek inti yang sering dipakai. Ringkasan singkat ini membantu pembaca memutuskan berdasarkan prioritas harian.
Kelebihan utama
- Layar AMOLED 1.5K dengan HDR10+ dan Dolby Vision memberi pengalaman nonton yang menonjol.
- Charging 120W nyata mengisi cepat (~25 menit), pas untuk pengguna sibuk.
- Desain premium, frame aluminium, dan sertifikasi IP68 membuat perangkat terasa tangguh.
- Performa cukup nendang untuk tugas harian dan gaming kasual.
Kekurangan yang perlu dipertimbangkan
- HyperOS masih penuh bloat dan notifikasi promosi yang mengganggu.
- Camera: ultrawide hanya fungsional; macro lebih sebagai pelengkap.
- Tidak ada wireless charging; ini mengurangi fleksibilitas aksesori.
Rekomendasi & rating akhir
| Kategori | Rating (1–5) | Catatan |
|---|---|---|
| Layar | 5 | Bagus untuk streaming dan sosial media |
| Performa | 4 | Cukup untuk multitasking dan gaming kasual |
| Kamera | 3 | Main cam kuat, lensa lain biasa |
| Baterai & Charging | 5 | Isi cepat, praktis untuk pengguna mobile |
| Software | 2 | Perlu optimasi untuk iklan dan bloat |
Kesimpulannya, dalam review akhir ini ponsel sangat cocok untuk content consumption dan mereka yang butuh top up daya cepat. Jika kamu ingin pengalaman software paling bersih sejak awal, pertimbangkan rival; jika rela sedikit konfigurasi untuk meredam notifikasi, note pro+ menawarkan nilai yang kuat—apalagi saat ada diskon besar.
Kesimpulan
Untuk menutup, pengalaman sehari-hari menunjukkan perangkat ini unggul di aspek yang paling sering dipakai: layar AMOLED berkualitas dan pengisian super cepat.
Layar 1.5K 120Hz membuat streaming dan scrolling terasa nyaman. SoC Snapdragon 7s Gen 3 memberikan performa yang cukup untuk tugas harian dan gaming kasual.
Keunggulan utama adalah 120W charging yang benar-benar menghemat waktu. Di sisi lain, HyperOS masih membawa bloat dan notifikasi promosi yang bisa mengganggu kenyamanan.
Kamera utama 200MP OIS mampu menghasilkan foto layak untuk sosial media, namun ultrawide dan macro bukan fokus kualitas. Tidak adanya wireless charging juga perlu dipertimbangkan.
Rekomendasi singkat: kalau dapat diskon besar, perangkat ini terasa naik kelas. Sebelum beli, pilih varian memori sesuai kebutuhan, cek promo resmi, dan beli lewat saluran resmi agar garansi dan kompatibilitas jaringan di Indonesia aman.
➡️ Baca Juga: Qualcomm Snapdragon 8 Elite Gen 6 Resmi Hp Android Paling Gahar Saat Ini Tapi Baterai Boros
➡️ Baca Juga: Bekerja Sama dengan Blizzard, NVIDIA Optimalkan Driver Game untuk “Diablo IV” di PC.



