SSD NVMe 4.0 vs 5.0 Bedanya Cuma 2 Detik, Kok Masih Banyak yang Kepo? Ini Penjelasan Lengkapnya

Pernah bertanya-tanya apakah upgrade ke generasi terbaru benar-benar worth it jika perbedaan nyata hanya beberapa detik?
Di atas kertas, PCIe Gen5 menawarkan lompatan besar dalam spesifikasi dibanding Gen4. Namun pada pemakaian sehari-hari, peningkatan performa bisa terasa kecil tergantung tugas, ukuran file, dan konfigurasi perangkat.
Kami akan jelaskan kapan kecepatan ekstra berarti nyata dan kapan Gen4 masih jadi pilihan matang. Tujuan artikel ini adalah membantu pembaca di Indonesia memilih upgrade yang tepat sesuai kebutuhan dan budget.
Panduan singkat ini juga mengenalkan istilah penting seperti generasi PCIe, faktor yang memengaruhi performa, dan konteks pengujian yang sering memunculkan klaim “beda cuma 2 detik”. Baca sampai akhir untuk memahami value nyata di pasar today.
Poin Kunci
- Performa di spesifikasi Gen5 lebih tinggi, tapi manfaat nyata tergantung tugas dan file.
- Banyak klaim perbedaan waktu berasal dari skenario uji khusus, bukan penggunaan umum.
- Untuk kebanyakan pengguna di Indonesia, Gen4 sering jadi titik manis antara harga dan performa.
- Pertimbangkan tipe tugas, kapasitas penyimpanan, dan konfigurasi sebelum upgrade.
- Artikel ini membantu membuat keputusan upgrade yang praktis dan hemat anggaran.
Kenapa perdebatan Gen4 vs Gen5 ramai di 2025: “cuma 2 detik” itu konteksnya apa?
Perdebatan soal generasi PCIe kembali panas karena klaim “hanya 2 detik” yang beredar di forum dan review. Angka kecil itu sering muncul tanpa konteks, sehingga pembaca mudah salah paham.
Pada banyak pengujian, perbedaan besar terlihat pada tes sequential yang mengukur read write untuk file besar. Namun pengunaan sehari-hari sering didominasi operasi acak kecil yang menunjukkan peningkatan kurang dramatis.
Sequential vs random: kenapa benchmark bisa heboh tapi terasa mirip
Sequential mengukur kecepatan saat memindahkan file besar. Hasilnya bisa menampilkan angka speeds tinggi untuk pcie 5.0 dibanding pcie 4.0.
Random mengukur banyak file kecil acak. Di sini perbedaan performance sering lebih kecil, sehingga pengalaman membuka aplikasi atau booting terasa mirip.
Aktivitas yang paling sering tunjukkan selisih detik
- Memindahkan data video besar atau arsip besar — transfer terasa lebih cepat.
- Instalasi game atau ekstrak paket besar — beberapa second bisa terpangkas.
- Proyek kreatif dengan file mentah berukuran besar — read write speeds berpengaruh nyata.
Untuk siapa perbedaan ini penting?
Di Indonesia, gamers dan kreator yang mengerjakan file berat akan merasakan manfaat paling jelas. Banyak peng-upgrade memilih value, bukan sekadar membeli pcie 5.0 untuk gengsi.
Selanjutnya kita masuk ke penjelasan teknis tentang jalur PCIe, lanes, dan kapan bottleneck muncul.
Dasar teknologi: PCIe 4.0, PCIe 5.0, NVMe, dan cara kerja “lanes” di motherboard
Pahami dulu cara kerja jalur PCIe di komputer sebelum memutuskan upgrade drive penyimpanan.
PCIe adalah sebuah standard berkecepatan tinggi yang menghubungkan CPU dengan peripheral component seperti storage dan graphics cards. Standard ini bekerja layaknya jalan tol data: semakin lebar jalur, semakin banyak data yang lewat.
Bagaimana lanes memengaruhi bandwidth
Lanes tersedia dalam konfigurasi x1, x4, x8, x16. Perangkat M.2 biasanya memakai x4 karena memberikan bandwidth lebih besar untuk transfer cepat.
CPU lanes vs chipset lanes
Beberapa lanes langsung ke CPU; ini ideal untuk performa maksimal. Lanes yang lewat chipset berbagi jalur ke CPU, jadi saat banyak perangkat aktif, throughput bisa terbagi dan menimbulkan bottleneck.
Kompatibilitas mundur dan panduan membaca slots
Slot yang mendukung pcie 5.0 tetap kompatibel dengan perangkat pcie 4.0; perangkat akan berjalan sesuai generasi terendah di antara keduanya. Begitu pula sebaliknya: drive terbaru bisa berfungsi di board lama, tapi kecepatannya mengikuti board.
| Aspek | Penjelasan singkat | Dampak praktis |
|---|---|---|
| Jenis lanes | x1/x4/x8/x16 menentukan lebar jalur | Pilih slot x4+ untuk performa storage tinggi |
| CPU vs chipset | CPU lanes langsung, chipset melewati hub | Performa bisa turun jika banyak perangkat melalui chipset |
| Kompatibilitas | Backward compatible antar generasi | Pastikan motherboard dan slots mendukung generasi yang diinginkan |
Singkatnya, sebelum mengejar pcie 5.0 demi angka, cek dulu kemampuan motherboard, jumlah lanes, dan pembagian slots. Dengan begitu upgrade benar-benar memberi manfaat nyata.
SSD NVMe 4.0 vs 5.0: angka kecepatan, bandwidth, dan latensi yang benar-benar berubah
Untuk memahami perubahan nyata, mari bandingkan rate per lane dan konsekuensinya pada bandwidth x4 serta metrik nyata di pasar.
Kecepatan per lane dan bandwidth teoritis
Setiap lane berjalan dua kali lebih cepat dari generasi sebelumnya: pcie 4.0 pada 16 GT/s dan pcie 5.0 pada 32 GT/s. Untuk konfigurasi x4, itu berarti lonjakan teoritis dari ~8 GB/s ke ~16 GB/s.
| Aspek | Gen saat ini | Praktis |
|---|---|---|
| Bandwidth x4 | ~8 GB/s | Teoritis naik ke ~16 GB/s |
| Sequential read/write | ~7.000 MB/s | Gen5 dapat >14.000 MB/s |
| Faktor penurunan | Controller, NAND, firmware | Thermal throttling, motherboard, optimasi |
Kenapa angka brosur tidak selalu sama dengan real-world? Karena controller, jenis NAND, dan efisiensi sistem membatasi puncak. Temperatur juga bisa memicu throttling sehingga angka turun.
Selain MB/s, perhatikan latency dan IOPS untuk tugas berat. Kenaikan throughput berguna untuk file besar, sedangkan latency berpengaruh pada respons aplikasi sehari-hari.
Jika ingin melihat klaim boot cepat pada beberapa drive generasi baru, cek uji boot cepat untuk contoh konkret.
Dampak di dunia nyata: gaming, loading, dan fitur seperti DirectStorage
Saat bermain, batasan utama sering datang dari CPU dan GPU, bukan jalur penyimpanan. Untuk mayoritas gamer, pcie 4.0 sudah memberi bandwith yang cukup untuk loading cepat dan streaming aset dalam game.
Gaming hari ini: kenapa banyak gamer tidak butuh upgrade ekstrem
Banyak judul masih dibatasi engine, shader compile, dan rendering. Jadi meningkatkan bus controller tidak otomatis menaikkan frame rate.
DirectStorage: jalur lebih efisien ke VRAM
DirectStorage memungkinkan data masuk lebih langsung ke graphics pipeline. CPU jadi lebih lega karena sebagian decompress dipindah ke GPU.
Apakah pengaruh pada FPS?
Peningkatan bandwidth membantu loading dan mengurangi stutter saat streaming area. Namun FPS tetap ditentukan oleh GPU/CPU dan pengaturan grafik.
| Aspek | Dampak pada gaming | Catatan praktis |
|---|---|---|
| Loading | Lebih cepat dengan jalur efisien | Perbedaan sering hanya beberapa second tergantung game |
| Stutter saat streaming | Berkurang jika game mendukung DirectStorage | Butuh dukungan system dan driver |
| Frame rate | Jarang naik langsung | Upgrade GPU/CPU lebih efektif untuk FPS |
- Jika Anda sering pindah map besar atau memindahkan file game, pcie 5.0 bisa terasa.
- Untuk kompetitif gaming, prioritaskan GPU dan CPU.
- Periksa kompatibilitas OS, game, dan driver agar fitur modern benar-benar dipakai.
Siapa yang paling diuntungkan dari PCIe 5.0: kreator, workstation, sampai enterprise
Bagi pengguna profesional, peningkatan bandwidth dan latency rendah bukan sekadar angka marketing. Area seperti training AI/ML, query database skala besar, analitik real-time, dan virtualisasi banyak VM butuh throughput storage tinggi agar pipeline computing berjalan konsisten.
Use case berat yang benar-benar terasa
Workstation dan server enterprise melihat keuntungan terbesar pada beban sustained write dan large-scale data transfer. Contoh nyata: model training yang membaca dataset terus-menerus atau database yang melayani ratusan query paralel.
Editing video dan kreator konten
Untuk editing video 4K/8K, cache dan scratch disk cepat mempercepat render dan scrubbing. Di skenario transfer panjang, transfer speeds lebih tinggi memang terasa jelas.
Peran pcie 4.0 dan posisi pcie 5.0
Untuk konsumen dan industri ringan, pcie 4.0 tetap cost-effective dan stabil untuk gaming serta tugas harian. Sebaliknya, pcie 5.0 masuk akal sebagai investasi future-proof saat membangun sistem high-end baru.
| Pengguna | Benefit utama | Catatan praktis |
|---|---|---|
| Enterprise/workstation | Throughput & latency | Ideal untuk AI dan DB besar |
| Kreator video | Sustained transfer | Terasa saat render/transfer besar |
| Consumer | Biaya per GB | pcie 4.0 sering cukup |
Hal yang sering dilupakan sebelum upgrade: panas, throttling, slot M.2, dan konfigurasi platform
Sebelum membeli drive berkecepatan tinggi, periksa kondisi thermal dan tata letak di dalam casing. Performa puncak mudah turun ketika controller bekerja panas, sehingga throttling menjadi nyata saat transfer panjang.
Thermal dan stabilitas
Pada perangkat berkecepatan tinggi, panas adalah musuh utama. Gunakan heatsink bawaan motherboard atau heatsink tersendiri untuk mencegah penurunan performa.
Pastikan juga airflow casing baik. Hindari menempatkan slot M.2 dekat graphics card yang menghasilkan panas berlebih.
Cek dukungan motherboard
Periksa slot M.2 mana yang benar-benar mendukung pcie 5.0 atau pcie 4.0 dan apakah slot tersebut memakai CPU lanes atau chipset lanes.
Perhatian: pembagian lanes dengan GPU atau expansion cards bisa memengaruhi bandwidth nyata. Tambahan capture cards atau network cards dapat membagi jalur dan menurunkan transfer konsisten.
Strategi memilih: kapasitas vs kecepatan
Untuk library game, footage video, atau storage kerja, membeli drive generasi sebelumnya dengan kapasitas lebih besar sering memberi nilai lebih tinggi. Drive yang sangat cepat tapi kecil bisa cepat penuh dan membuat manajemen data merepotkan.
- Checklist pendinginan: heatsink, airflow, posisi slot M.2.
- Periksa motherboard: dokumentasi slot dan pembagian lanes.
- Pertimbangkan kebutuhan nyata: transfer besar atau akses acak kecil?
| Aspek | Rekomendasi praktis | Kenapa penting |
|---|---|---|
| Thermal | Heatsink + airflow | Mencegah throttling saat write speeds tinggi |
| Slots & lanes | Cek manual motherboard | Menghindari bottleneck saat pakai banyak cards |
| Kapastias vs speed | Pilih kapasitas lebih besar jika butuh storage | Nilai per GB sering lebih penting di penggunaan harian |
Singkatnya, sesuaikan pilihan dengan workload, kondisi suhu, dan kemampuan platform. Jangan hanya mengejar standar terbaru; pastikan sistem Anda bisa memanfaatkan bandwidth dan performance yang dijanjikan.
Untuk panduan tambahan soal streaming dan setup gaming, lihat panduan streaming game sebagai referensi konfigurasi praktis.
Kesimpulan
Saat menimbang upgrade, nilai nyata sering bergantung pada jenis tugas yang Anda jalankan sehari-hari.
Secara teknis generasi terbaru menggandakan bandwidth teoretis dari generasi sebelumnya, namun manfaat praktis muncul pada workload berat. Untuk mayoritas konsumen dan gamer, generasi sebelumnya masih cukup andal dan memberi nilai per GB lebih baik.
Power user, kreator besar, dan lingkungan enterprise lebih diuntungkan dengan bandwidth ekstra—asal platform punya lanes, pendinginan, dan slot yang mendukung. Sebagai rule of thumb, jika tujuan Anda hanya memangkas beberapa second pada loading, kapasitas besar sering lebih berguna daripada top speed.
Contoh praktis: pilihan 2TB generasi sebelumnya lebih bijak untuk library game atau footage dibandingkan 1TB generasi terbaru, kecuali Anda rutin memindahkan file raksasa atau butuh scratch disk super cepat.
Periksa spesifikasi motherboard, form factor M.2, dan kompatibilitas sebelum beli. Untuk referensi teknis lebih lengkap, lihat penjelasan PCIe Gen5.
➡️ Baca Juga: <p>Pembaruan iOS 26: Yang Baru di Pages, Keynote, dan Numbers</p>
➡️ Baca Juga: Jadwal Final Thailand Masters 2026: Peluang Indonesia Raih 4 Gelar Juara




