Site icon BTP

Suyudi Ario Seto, Kapolri Baru yang Dulu Pernah Jadi Cover Boy di Era 80-an

Suyudi Ario Seto, Kapolri Baru yang Dulu Pernah Jadi Cover Boy di Era 80-an

Jakarta – Nama Suyudi Ario Seto kini menjadi sorotan setelah resmi dilantik oleh Presiden Prabowo Subianto sebagai Kapolri pada Kamis, 1 Oktober 2026. Ia menggantikan Jenderal Polisi Listyo Sigit Prabowo yang sebelumnya memimpin Korps Bhayangkara.

Di tengah berita mengenai pergantian posisi puncak di Polri, foto-foto masa muda Suyudi Ario Seto kembali viral di media sosial. Gambar-gambar tersebut menunjukkan Suyudi saat masih remaja, yang ternyata berkaitan dengan kompetisi Cover Boy Majalah Mode di era 1980-an.

Suyudi Ario Seto Jadi Semifinalis Cover Boy 1988

Dalam edisi Nomor 11 Majalah Mode yang diterbitkan pada 30 Mei 1988, Suyudi Ario Seto tercatat sebagai salah satu semifinalis dalam ajang Cover Boy Mode 1988. Ia dikenal sebagai peserta nomor 22 dalam kompetisi tersebut.

Saat itu, Suyudi masih berstatus pelajar di SMP Negeri 70 Jakarta. Menurut data yang ada dalam arsip majalah, usianya saat itu baru 16 tahun, dengan tinggi badannya mencapai 171 sentimeter dan berat 52 kilogram.

Foto Suyudi yang dimuat dalam majalah tersebut menggambarkan penampilannya sebagai remaja pada akhir tahun 1980-an. Gambar tersebut kembali menarik perhatian publik setelah beredar bersamaan dengan berita pelantikannya sebagai Kapolri.

Di halaman yang sama, terdapat beberapa peserta lain yang juga dikenal di kalangan masyarakat. Salah satu di antaranya adalah Candy Satrio, sedangkan nama Mohammad Gunawan Hendromartono, yang lebih dikenal sebagai Gugun Gondrong, juga tercatat dalam daftar semifinalis tersebut.

Dari Cover Boy, Suyudi Masuk Akpol

Setelah melewati masa remajanya, langkah Suyudi berlanjut ke dunia kepolisian. Ia memutuskan untuk melanjutkan pendidikan di Akademi Kepolisian dan berhasil lulus pada tahun 1994.

Kariernya banyak berfokus pada bidang reserse dan kewilayahan. Sejumlah posisi strategis pun diberikan kepadanya, termasuk jabatan sebagai Kapolres Metro Jakarta Pusat dan Wakapolda Metro Jaya.

Pada 26 Juni 2024, Suyudi diangkat sebagai Kapolda Banten. Ia menjabat dalam posisi tersebut hingga Agustus 2025 sebelum kemudian ditunjuk untuk memimpin Badan Narkotika Nasional (BNN).

Sempat Pimpin BNN dan Tangani Jaringan Narkoba

Suyudi menjabat sebagai Kepala BNN mulai 25 Agustus 2025. Dalam kapasitas ini, ia terlibat dalam berbagai inisiatif untuk memberantas peredaran narkotika, termasuk penanganan jaringan narkoba internasional.

Salah satu kasus yang menarik perhatian publik adalah penangkapan Dewi Astutik alias Mami, yang dianggap sebagai pengendali jaringan penyelundupan narkotika internasional. Penangkapan ini dilakukan di Sihanoukville, Kamboja, melalui kolaborasi antara BNN dan sejumlah pihak terkait di Indonesia dan Kamboja.

➡️ Baca Juga: Jeremy Jacquet Resmi Bergabung dengan Liverpool: The Reds Akuisisi Bek Rennes Seharga £60 Juta

➡️ Baca Juga: Atta Halilintar Mewakili Indonesia di Laga Amal Match For Hope 2026 di Qatar

Exit mobile version