depo qris depo 10k
Finance

Ketua OJK Mahendra Siregar dan Inarno Djajadi Mengundurkan Diri: Apa Sebabnya?

Kepala Dewan Komisioner Otoritas Jasa Keuangan (OJK), Mahendra Siregar, bersama Anggota Dewan Komisioner (ADK) untuk Pengawas Pasar Modal, Keuangan Derivatif, dan Bursa Karbon, Inarno Djajadi, telah mengumumkan pengunduran diri mereka pada hari Jumat (30/1/2026).

OJK mengeluarkan pengumuman resmi melalui pernyataan tertulis, di mana Mahendra menjelaskan bahwa keputusan mundur yang diambil olehnya dan Inarno merupakan bentuk tanggung jawab moral untuk mendukung langkah-langkah pemulihan yang dianggap perlu untuk masa depan.

Mahendra menekankan bahwa keputusan tersebut diambil dengan mempertimbangkan kepentingan yang lebih luas, terutama untuk menjaga kepercayaan publik terhadap sektor jasa keuangan di Indonesia. Ia juga memastikan akan mengikuti semua mekanisme dan peraturan yang berlaku terkait pemberhentian anggota Dewan Komisioner OJK.

Tidak Mengganggu Fungsi dan Kewenangan OJK

OJK menjamin bahwa pengunduran diri kedua pimpinan tersebut tidak akan mempengaruhi pelaksanaan tugas, fungsi, serta kewenangan lembaga dalam mengatur dan mengawasi sektor jasa keuangan. OJK akan terus menjalankan perannya untuk menjaga stabilitas sistem keuangan nasional, termasuk pengawasan terhadap perbankan, pasar modal, dan industri keuangan nonbank.

Sesuai dengan Undang-Undang Nomor 21 Tahun 2011 tentang Otoritas Jasa Keuangan, pengisian posisi Dewan Komisioner yang kosong akan dilakukan melalui prosedur yang telah ditetapkan, termasuk penunjukan pelaksana tugas, jika diperlukan, hingga pejabat definitif ditetapkan.

Hingga berita ini disusun, belum ada informasi lebih lanjut mengenai siapa yang akan ditunjuk untuk mengisi posisi yang ditinggalkan oleh Mahendra Siregar dan Inarno Djajadi, serta jadwal resmi untuk proses pengisian jabatan tersebut.

Ikuti Saluran WhatsApp Kami

Dapatkan berita terkini dari Ihram.co.id langsung di WhatsApp Anda.

Ikuti Sekarang

➡️ Baca Juga: Harga Expansion Card Xbox 1TB Rp 1,8 Juta, Kok Bisa Lebih Mahal dari SSD 2TB? Ini Alasannya

➡️ Baca Juga: Kenapa Google Pixel 8 Meski Pake Tensor G3 Tetap Jadi Pilihan Fotografi? Ini Alasan Sebenarnya

Related Articles

Back to top button