Prize Pool The International 2021 Capai 40 Juta USD, Cara Valve Kumpulin Duitnya Kreatif Banget

Pernahkah kamu bertanya dari mana munculnya angka fantastis US$40,018,195 itu? Angka itu membuat perbincangan hangat di komunitas esports dan game global karena memecahkan rekor dana turnamen.
TI10 berlangsung di Bucharest, Romania, dan jadi sorotan karena skema pendanaan uniknya. Valve menggabungkan mekanik Battle Pass yang mendorong pemain untuk berkontribusi, sehingga dana terasa seperti proyek bersama komunitas.
Artikel ini akan mengupas sumber uang tersebut, peran Battle Pass, serta bagaimana pandemi memengaruhi event, format kompetisi, jalur kualifikasi Dota Pro Circuit, daftar tim, hingga grand finals.
Di balik angka besar itu ada kombinasi crowdfunding, item dalam game, dan dukungan penggemar worldwide. Kita akan menelusuri fakta — tanggal, venue, peserta, dan hasil — dengan gaya ringan namun informatif.
Poin Kunci
- TI10 menghasilkan dana total US$40,018,195 dan memecahkan rekor esports dunia.
- Skema Battle Pass menjadi sumber utama pendanaan melalui kontribusi komunitas.
- Turnamen digelar di Bucharest, Romania dengan format dan jalur kualifikasi DPC.
- Pandemi memengaruhi penyelenggaraan, namun turnamen tetap berjalan dengan sorotan global.
- Kontribusi pemain membuat dana terasa seperti proyek bareng komunitas gaming.
Gambaran cepat TI10: turnamen Dota 2 paling “berduit” di tahun itu
Akhir musim Dota Pro Circuit ditandai oleh sebuah event yang menyatukan hasil seluruh rangkaian tournaments sepanjang year. TI10 berfungsi sebagai penutup kalender pro circuit dan penentu nasib banyak tim setelah musim panjang.
Rangkaian regional leagues dan majors memberi poin yang menentukan undangan. Sistem ini membuat setiap event sepanjang year penting untuk perolehan tiket ke turnamen utama.
Kenaikan angka yang mencapai puluhan juta jadi headline karena bukan sekadar besar. Model million prize pool membuktikan bahwa komunitas game bisa mendorong skala finansial turnamen yang jarang ditandingi judul lain.
Skala event itu nyata: 18 teams, fase group lalu main event, dan sorotan media karena angka besar serta kembalinya turnamen setelah jeda. Faktor due covid-19 menambah cerita—jadwal mundur, lokasi berubah, dan penonton banyak yang dibatalkan.
| Aspek | Rincian | Catatan |
|---|---|---|
| Peran | Penutup musim Dota Pro Circuit | Menentukan juara tahunan |
| Skala | 18 tim, group stage → main event | Format double elimination di main event |
| Tanggal | 7–17 Oktober 2021 | Setelah penundaan akibat pandemi |
Setelah memahami konteks ini, pembaca akan lebih siap melihat rincian angka dan sumber dana di bagian selanjutnya.
Prize pool The International 2021 tembus US$40,018,195: angkanya dari mana?
Cara dana akhir itu terbagi jelas antara kontribusi Valve dan pembelian komunitas. Struktur ini membuat angka jadi mudah dipahami dan transparan.
Base contribution dari Valve
Valve memasang dasar sebesar US$1,600,000. Angka ini menjadi fondasi resmi sebelum kontribusi pemain ditambahkan.
Kontribusi komunitas lewat Battle Pass
Bagian terbesar, yaitu US$38,418,195, berasal dari 25% hasil penjualan battle pass. Itu menjadikan total akhir US$40,018,195.
- Pemisahan dua komponen: dasar Valve dan kontribusi komunitas membuat angka mudah dipahami.
- Skema 25% dari penjualan pass jelas ditunjukkan sebagai sumber tambahan utama.
- Mekanisme ini menjelaskan kenapa konsep million prize pool kerap pecahkan rekor: pembelian item mendorong angka besar.
- Sementara pemberitaan kadang menyebut sponsorships, porsi yang dipublikasikan tetap fokus pada 25% penjualan Pass.
Model ini juga memicu psikologi kompetitif: semakin tinggi hadiah, semakin kuat perhatian dan prestise bagi pemenang. Selanjutnya kita akan melihat bagaimana Valve merancang reward agar orang mau membeli sambil merasa berkontribusi.
Kreativitas Valve: Battle Pass sebagai mesin crowdfunding komunitas
Konsep sederhana—beli item dalam game untuk mendapat reward—berevolusi jadi sumber dana utama bagi turnamen Dota 2. Sejak 2013, model ini konsisten memadukan pengalaman bermain dengan kontribusi komunitas.
Battle Pass: beli item & dapat reward sambil dukung hadiah
Player membeli battle pass untuk membuka kosmetik, event, dan progression. Selain itu, sebagian dari tiap pembelian otomatis masuk ke prize pool turnamen.
Skema 25% revenue: sederhana, transparan, efektif
Valve mengalokasikan 25% dari penjualan pass ke kumpulan hadiah. Angka ini mudah dilihat lewat tracker publik, sehingga komunitas tahu kontribusi mereka nyata dan terukur.
Dampak ke ekosistem: player, teams, hingga hype tournament
- Player menikmati konten baru sekaligus merasa ikut membangun hadiah.
- Teams mendapat insentif finansial yang lebih besar, menaikkan level persaingan di scene esports.
- Angka yang terus naik menciptakan narasi dan hype tournament menjelang event.
Secara keseluruhan, kreativitas Valve ada pada desain ekonomi. Mereka mengubah pembelian dalam game jadi crowdfunding global yang mengangkat skala dota pro dan pro circuit.
Efek COVID-19 dan pandemi: jadwal mundur, venue pindah, penonton dibatalkan
Cerita TI berubah karena gangguan kesehatan global. Karena due covid-19, jadwal dan lokasi harus disesuaikan beberapa kali. Dampaknya terasa pada waktu pelaksanaan dan cara penonton mengikuti pertandingan.
Dari rencana Stockholm ke Bucharest, Romania
Awalnya acara direncanakan di Stockholm, Avicii Arena. Namun pembatasan perjalanan dan aturan lokal membuat penyelenggara memilih pindah ke Bucharest.
Perpindahan venue ini memengaruhi tiap hari dan time di kalender kompetitif. Tim, staf, dan penyiar harus merombak logistik agar series tetap berjalan lancar.
Main event di Arena Națională digelar behind closed doors
Main event berlangsung di Arena Națională tanpa penonton. Tiket sempat dijual lalu dibatalkan dan direfund, sehingga atmosfer di stadiona terasa lebih steril.
Dengan crowd yang hilang, fokus bergeser ke produksi siaran. Penonton dunia menonton lewat streaming, dan tekanan panggung di games berubah karena suasana yang lebih tenang.
| Aspek | Awal rencana | Realita |
|---|---|---|
| Venue | Stockholm (Avicii Arena) | Bucharest (Arena Națională) |
| Penonton | Tiket dijual | Behind closed doors, refund |
| Jadwal | Ditunda sejak 2020 | Digelar Oktober, waktu disesuaikan |
- Perubahan ini menunjukkan bagaimana pandemic merombak landscape gaming dan tournament.
- Walau berbeda suasana, struktur group stage dan bracket tetap dipertahankan.
Format kompetisi TI10: dari group stage sampai bracket double elimination
Rangka kompetisi TI10 menyeimbangkan fairness dan tontonan dengan sistem round robin lalu double elimination. Pada level awal, focus ada di stabilitas hasil sehingga tiap team punya kesempatan adil sebelum bracket utama.
Group stage dan aturan lolos
Group stage berlangsung 7–10 Okt: dua group round robin, setiap series berupa Bo2. Format ini mengurangi randomness dibanding Bo1 dan memberi gambaran kuat tentang kekuatan tiap team.
Setiap group berisi 9 team. Perolehan posisi menentukan nasib: top 4 masuk upper bracket, peringkat 5–8 ke lower bracket, dan posisi 9 langsung tersingkir dari event.
Bracket main event dan variasi series
Main event digelar 12–17 Okt dengan 16 team di format double elimination. Lower bracket memberi ‘nyawa kedua’ sehingga comeback jadi cerita menarik bagi penonton.
- Pada round 1 upper/lower, pemuncak grup dapat memilih lawan dari peringkat 3/4 grup seberang — pilihan ini menambah elemen strategi.
- LB R1 memakai match Bo1 yang sangat tegang; sisanya mostly Bo3; grand final Bo5 untuk puncak dramatis.
Timeline jelas: group stage (7–10 Okt) lalu main event (12–17 Okt). Setelah memahami format dan schedule, pembaca bisa lanjut ke bagian jalur kualifikasi untuk melihat bagaimana team sampai ke panggung ini.
Jalur kualifikasi: Dota Pro Circuit dan regional qualifiers
Jalur menuju panggung utama dibentuk dari hasil kompetisi panjang dan pertandingan regional yang intens.
12 tim undangan lewat poin DPC
Sistem dota pro circuit berfungsi sebagai liga panjang. Tim mengumpulkan poin dari regional leagues dan majors sepanjang musim.
Akumulasi poin itu menentukan 12 tim undangan langsung. Model ini memberi penghargaan pada konsistensi di berbagai tournaments.
6 tim dari regional qualifiers
Jalur kedua adalah qualifier regional. Enam slot diisi lewat satu wakil dari North America, South America, Western Europe, Eastern Europe, China, dan Southeast Asia.
Babak qualifier digelar pertengahan 2021 dan memberi kesempatan tim yang belum cukup poin DPC untuk lolos.
Kenapa persaingan antar region makin panas
Slot terbatas membuat tiap match di pro circuit terasa penting. Gaya main berbeda antar region, sehingga tiap pertemuan menimbulkan teka-teki strategi.
Sistem ini juga menjaga pemerataan: tim kuat yang gagal di poin masih punya pintu lewat qualifier.
- 12 undangan dari performa sepanjang musim.
- 6 qualifier regional memberi jalur terakhir bagi tim yang bangkit.
- Format ini memicu rivalitas antar region dan momen kejutan saat tournament.
| Jalur | Jumlah Slot | Keterangan |
|---|---|---|
| Poin Dota Pro Circuit | 12 | Undangan langsung berdasarkan akumulasi poin |
| Regional Qualifiers | 6 | North America, South America, Western Europe, Eastern Europe, China, Southeast Asia |
| Waktu | – | Qualifier digelar pertengahan 2021 |
Setelah memahami mekanisme ini, pembaca siap melihat daftar teams yang benar-benar tampil di Bucharest.
Daftar teams peserta dan sorotan region yang paling disorot
Lineup TI10 memperlihatkan campuran tim mapan dan pendatang yang bikin bracket jadi penuh drama.
Ada 18 tim total: 12 undangan langsung lewat DPC dan 6 yang lolos dari qualifier regional. Mengetahui asal slot membantu pembaca memahami konsistensi dan kejutan tiap team.
Tim undangan (DPC)
- PSG.LGD
- Evil Geniuses
- Invictus Gaming
- Team Secret
- Vici Gaming
- Quincy Crew
- Virtus.pro
- T1
- Team Aster
- Alliance
- beastcoast
- Thunder Predator
Tim kualifikasi regional
- OG
- Team Spirit
- Elephant
- Team Undying
- SG esports
- Fnatic
Ringkasan sorotan region:
| Region | Tim Utama | Catatan |
|---|---|---|
| China | PSG.LGD, Invictus Gaming, Vici Gaming, Elephant | Kuartet ini tunjukkan depth dan gaya agresif khas China. |
| Western & Eastern Europe | Team Secret, OG, Virtus.pro, Team Spirit | Region Eropa membawa pengalaman dan strategi mapan. |
| SEA & Americas | T1, Fnatic, beastcoast, Thunder Predator, SG esports | SEA dan SA merepresentasikan keberagaman taktik dan underdog potensial. |
Beberapa team memang sudah berstatus langganan TI, seperti OG, Evil Geniuses, dan Team Secret. Lainnya datang sebagai underdog yang siap membuat kejutan.
Jika ingin menyimpan referensi teknis atau vocab tim untuk analisis lebih lanjut, lihat daftar vocab.
Ringkasan hasil group stage: siapa unggul di Group A dan Group B
Hasil fase grup memberi gambaran awal siapa yang punya momentum sebelum bracket dimulai.
Group A: Invictus Gaming memimpin, persaingan ketat untuk upper bracket
Invictus Gaming tampil konsisten dan menutup group dengan rekor 14-2. Posisi pertama ini memberi mereka keuntungan seeding.
Di belakangnya, beberapa team bersaing ketat untuk spot upper bracket. Perebutan posisi membuat tiap match di hari grup terasa penting.
Group B: PSG.LGD dominan, Team Spirit mulai menemukan ritme
PSG.LGD hampir sempurna dengan 15-1, jadi pemuncak yang dominan. Sementara itu Team Spirit berkembang perlahan dan finis di posisi keempat dengan 10-6.
Performa itu memastikan Team Spirit aman ke upper bracket dan memberi mereka modal percaya diri memasuki main event.
Dampak seeding ke pilihan lawan di babak bracket
Format Bo2 membuat klasemen lebih adil, tetapi seri imbang tetap sering terjadi. Itu bikin papan peringkat rapat dan dramatis.
- Pemuncak grup mendapat hak memilih lawan di bracket — ini berdampak strategis.
- Posisi grup menentukan jalur: upper bracket lebih aman, lower memberi peluang ‘kebangkitan’.
- Setelah group, fokus beralih ke series panjang di main event yang benar-benar menentukan juara.
| Group | Pemimpin | Rekor |
|---|---|---|
| A | Invictus Gaming | 14-2 |
| B | PSG.LGD | 15-1 |
| B (notable) | Team Spirit | 10-6 |
Puncak turnamen: bracket main event dan grand finals yang dramatis
Babak akhir membawa semua drama ke panggung utama, di mana tiap seri menentukan nasib tim yang berjuang sejak awal musim.
Perjalanan Team Spirit dari lower bracket hingga jadi juara
Team Spirit memulai dari lower bracket dan melewati tekanan match demi match. Mereka menunjukkan konsistensi, adaptasi strategi, dan mental kuat saat menghadapi tim-tim besar.
Setiap series di lower bracket terasa seperti final kecil. Momentum itu membawa Team Spirit ke puncak dan membuka jalan menuju duel penentu.
Grand finals Bo5: drama 3-2 atas PSG.LGD
Grand finals berakhir tips dengan skor 3-2. Duel Bo5 itu menegaskan betapa tipisnya jarak kualitas antara kedua tim.
Sebagai first place, Team Spirit pulang dengan US$18,208,300. PSG.LGD finis di place kedua dan menerima US$5,202,400.
Tim lain yang mencuri perhatian
Team Secret stabil di upper bracket dan menutup turnamen di place ketiga dengan US$3,601,600.
Invictus Gaming berada di place keempat (US$2,401,100). Vici Gaming beberapa kali merepotkan lawan di lower bracket, sementara OG tetap jadi magnet penonton.
| Place | Team | Winnings (USD) |
|---|---|---|
| 1 | Team Spirit | 18,208,300 |
| 2 | PSG.LGD | 5,202,400 |
| 3 | Team Secret | 3,601,600 |
| 4 | Invictus Gaming | 2,401,100 |
- Final ini memperlihatkan pentingnya ketahanan mental dalam bracket panjang.
- Kemenangan Team Spirit menegaskan nilai kontribusi komunitas dalam skala hadiah.
- Beberapa tim lain tetap memberi momen tak terlupakan bagi penonton dan meta permainan.
Kesimpulan
Turnamen ini memperlihatkan bagaimana mekanik dalam game bisa mendanai acara besar lewat kontribusi komunitas. Valve menyediakan dasar, lalu 25% dari penjualan Battle Pass menambah total hingga US$40,018,195.
Meski harus pindah ke Bucharest dan digelar tanpa penonton karena pandemi, kompetisi tetap menarik perhatian global esports. Atmosfer berubah, tetapi kualitas pertandingan tidak berkurang.
Di sisi kompetitif, Team Spirit keluar sebagai juara usai final 3-2 melawan PSG.LGD. Kemenangan itu menegaskan pentingnya momentum dan mental di panggung besar.
Secara keseluruhan, TI10 jadi contoh kuat bagaimana komunitas, ekosistem, dan model bisnis saling menguatkan—bukan sekadar soal angka besar, tetapi tentang bagaimana game dan fanbase bisa bersama-sama mengangkat sebuah event.
➡️ Baca Juga: Optimalkan Xbox Controller 2024! 4 Fitur yang Baru Aktif Setelah Update Firmware
➡️ Baca Juga: IHSG Anjlok 4,88% di Awal Pekan: Semua Sektor Tertekan pada Perdagangan Senin




