Pertamina Patra Niaga Tampilkan Upaya Transparan dalam Pengurangan Emisi yang Efektif

PT Pertamina Patra Niaga menegaskan komitmennya terhadap transparansi dalam pengelolaan emisi dan penerapan berbagai program pengurangan emisi yang terukur serta berkelanjutan. Atas dedikasi ini, perusahaan berhasil meraih penghargaan dalam ajang The Best Corporate Emission Reduction Transparency Awards 2026.
Dalam perhelatan tersebut, Pertamina Patra Niaga sukses meraih dua penghargaan sekaligus, yakni kategori Best of The Best dan Trusted Green Achievement in Emission Reduction, serta Trusted Diamond Achievement in Emission Transparency.
Corporate Secretary Pertamina Patra Niaga, Roberth MV Dumatubun, mengungkapkan bahwa penghargaan ini bukan hanya menjadi kebanggaan, tetapi juga dorongan bagi perusahaan untuk terus memperkuat komitmen dalam pengurangan emisi serta transparansi pengelolaannya. Sebagai bagian dari Subholding Downstream, Pertamina Patra Niaga terus menghadirkan inisiatif guna menekan emisi melalui pengembangan produk dan operasional yang lebih berkelanjutan.
“Upaya pengurangan emisi yang kami lakukan terwujud dalam berbagai inisiatif, mulai dari pengembangan Pertamax Green 95, Sustainable Aviation Fuel (SAF), Hydrotreated Vegetable Oil (HVO), atau Pertamina Renewable Diesel melalui Green Refinery Cilacap, serta penggunaan Very Low Sulphur Fuel Oil (VLSFO). Ini merupakan bagian dari komitmen kami untuk menyediakan energi yang lebih bersih dan menjaga keberlanjutan lingkungan,” ujar Roberth dalam keterangannya, Sabtu, 2 Mei 2026.
Roberth menambahkan bahwa penghargaan ini mencerminkan bahwa langkah transformasi yang diambil oleh Pertamina Patra Niaga dalam menyediakan energi yang lebih bersih dan transparan sudah berada pada jalur yang benar, serta memberikan kontribusi nyata terhadap keberlanjutan lingkungan dan masa depan energi nasional.
“Penghargaan ini membuktikan bahwa Pertamina Patra Niaga memiliki peran signifikan dalam mendukung keberlanjutan dan pengurangan emisi. Upaya ini tidak hanya dilakukan melalui proses operasional, tetapi juga melalui produk-produk yang ramah lingkungan,” jelas Roberth.
CEO Investortrust.id, Primus Dorimulu, menyampaikan bahwa dalam menghadapi krisis iklim yang semakin mendesak, ukuran keberhasilan perusahaan tidak lagi hanya diukur dari pertumbuhan bisnis, melainkan dari integritas dan tanggung jawab terhadap jejak emisi yang dihasilkan. Primus menekankan bahwa transparansi dan kejujuran dalam pelaporan emisi menjadi fondasi utama untuk membangun kepercayaan publik dan mempercepat transisi menuju Net Zero Emission (NZE).
➡️ Baca Juga: HP Terbaru Dirancang Untuk Pengalaman Digital Nyaman Dalam Penggunaan Jangka Panjang Harian
➡️ Baca Juga: Menhan Siapkan Pelatihan Komcad untuk 4.000 ASN di Jakarta




