Guna menjamin kualitas produk inovasinya, berupa burner berbahan bakar solar dan air  BTP mengundang Sucofindo Laboratory untuk melakukan pengujian. Pengujian dilakukan pada hari kamis, 16 April 2015, kali ini pengujian yang dilakukan untuk memperoleh nilai kalor produk burner berbahan bakar solar dan air dengan perbandingan bahan 1 : 3 ( 1 Liter solar dan 3 Liter Air) yang terpasang pada mesinIncinerator Pembakar Sampah di Telkom University. Pengujian dilakukan secara bertahap yaitu pengujian burner menggunakan bahan bakar solar dan pengujian burner menggunakan bahan bakar solar dicampur dengan air.

Dari hasil pengujian,  dapat disimpulkan bahwan burner berbahan bakar solar dan air  mampu menghasilkan 3kali lipat nilai kalor pada suhu ruang bakar,  jika dibandingkan dengan burner berbahan bakar solar. Ketika pengujian menggunakan bahan bakar solar didapatkan suhu di ruang bakar sekitar 300 C. Sedangkan ketika pengujian nilai kalor menggunakan solar dicampur dengan air didapatkan suhu diatas 1000 C.

Kontributor : Akhmad Syaifudin