depo qris depo 10k
bola

Wiljan Pluim Menolak Tawaran Naturalisasi dan Paspor Indonesia, Ini Alasannya

Mantan pemain Liga Indonesia asal Belanda, Wiljan Pluim, mengungkapkan bahwa ia pernah mendapatkan tawaran untuk menjadi Warga Negara Indonesia (WNI) setelah menghabiskan lima tahun berkarir di Indonesia. Tawaran itu datang dari klub dan federasi sepak bola setempat, namun Pluim menolak untuk mengubah kewarganegaraannya karena ingin tetap menjadi warga negara Belanda.

Dalam wawancaranya di program Tekengeld yang disiarkan di ESPN NL, Pluim menjelaskan bahwa jika ia menerima tawaran tersebut, statusnya sebagai WNI akan memberikan keuntungan bagi klub. Dengan demikian, ia dapat dihitung sebagai pemain lokal yang memungkinkan klub untuk menambah jumlah pemain asing dalam skuad mereka.

Namun, Pluim mengungkapkan bahwa ia memikirkan dengan matang konsekuensi dari keputusan untuk mengubah kewarganegaraan. Ia menyoroti peraturan yang melarang kepemilikan dua paspor, yang berarti ia harus melepaskan paspor Belanda jika memilih untuk menjadi WNI.

“Saya bertanya mengenai status paspor Belanda saya. Ternyata, hanya satu paspor yang diperbolehkan. Saya berencana untuk kembali ke Belanda setelah menyelesaikan karier saya di Indonesia,” jelasnya.

Karena pertimbangan tersebut, Pluim akhirnya memutuskan untuk menolak tawaran menjadi WNI dan memilih untuk mempertahankan kewarganegaraannya sebagai warga negara Belanda.

Pluim dikenal sebagai pemain yang mengakhiri kariernya di Indonesia dengan membela Borneo FC dalam Liga 1 musim 2023-2024. Sebelumnya, ia juga pernah memperkuat PSM Makassar, di mana ia berhasil meraih gelar Piala Indonesia pada musim 2018-2019 dan Liga 1 pada musim 2022-2023.

➡️ Baca Juga: Reza Arap Mundur dari Marapthon, Rekan Sebutkan Kondisi Mental YouTuber Tersebut

➡️ Baca Juga: Polemik Status WNI Dean James dan Fakta Mengejutkan John Herdman yang Terpopuler

Related Articles

Back to top button