kpkgg
Otomotif

5 Mobil Klasik Era 1970-an yang Kini Diminati Kolektor dengan Harga Tinggi

Mobil klasik tidak selalu langsung menjadi primadona saat pertama kali diluncurkan. Beberapa model yang kesulitan menarik perhatian pembeli di era 1970-an justru mengalami pergeseran signifikan dalam statusnya. Bertahun-tahun setelahnya, mobil-mobil tersebut kini menjadi barang koleksi yang sangat berharga, berkat kelangkaan, karakter desain yang unik, dan kontribusinya dalam sejarah otomotif.

Fenomena ini memperlihatkan bahwa nilai sebuah mobil tidak semata-mata ditentukan oleh performa atau popularitasnya saat diluncurkan. Faktor-faktor seperti jumlah produksi yang terbatas, inovasi teknologi yang unik, dan meningkatnya ketertarikan terhadap kendaraan bersejarah juga sangat berpengaruh terhadap harga pasarnya.

Sebuah artikel dari SlashGear mengupas lima model mobil klasik dari tahun 1970-an yang dulunya kurang diminati, namun kini memiliki nilai jual mencapai puluhan hingga ratusan ribu dolar AS. Berikut adalah beberapa model yang kini banyak diburu oleh kolektor.

Porsche 914/6

Salah satu contoh mobil yang awalnya tidak mendapatkan perhatian yang cukup adalah Porsche 914/6. Saat diluncurkan pada tahun 1970, mobil ini memiliki harga sekitar 6.114 dolar AS atau setara dengan Rp109 juta. Dengan selisih harga yang tidak terlalu jauh, banyak pembeli lebih memilih Porsche 911T yang lebih terkenal pada masa itu.

Porsche 914/6 dilengkapi dengan mesin enam silinder berkapasitas 2,0 liter, yang mampu menghasilkan tenaga sekitar 110 hp. Konfigurasi ini menjadikannya berbeda dari varian Porsche 914/4, yang hanya dilengkapi mesin empat silinder.

Diperkirakan, jumlah produksi Porsche 914/6 hanya mencapai 3.332 unit. Kelangkaan ini menjadi daya tarik tersendiri bagi para kolektor. Saat ini, harga jualnya diperkirakan berkisar antara 60.000 hingga 80.000 dolar AS, atau sekitar Rp1,07 miliar hingga Rp1,4 miliar, tergantung pada kondisi dan faktor lainnya.

Maserati Bora

Maserati Bora diperkenalkan pada tahun 1971 sebagai salah satu mobil sport dengan mesin tengah yang menjadi langkah penting bagi pabrikan asal Italia tersebut. Model ini menawarkan kombinasi yang menarik antara performa dan kenyamanan, dengan fitur suspensi independen dan pendingin udara yang memadai.

Maserati menawarkan dua pilihan mesin V8, yang terdiri dari varian 4,7 liter dengan tenaga 310 hp dan varian 4,9 liter yang mampu memproduksi 330 hp.

Namun, pada awal 1970-an, kondisi pasar tidak terlalu mendukung mobil berperforma tinggi. Lonjakan harga bahan bakar membuat banyak konsumen lebih mengutamakan efisiensi dibandingkan kecepatan.

Produksi Maserati Bora terbatas hanya 564 unit, yang terdiri dari 314 unit bermesin 4,7 liter dan 250 unit bermesin 4,9 liter. Saat ini, nilai jual model ini diperkirakan berkisar antara 120.000 hingga 250.000 dolar AS, setara dengan Rp2,15 miliar hingga Rp4,47 miliar.

De Tomaso Pantera

De Tomaso Pantera, yang lahir pada awal 1970-an, adalah kombinasi antara desain Italia yang menawan dan teknologi Amerika yang kuat. Mobil ini dilengkapi dengan mesin Ford V8 berkapasitas 5,8 liter, yang mampu memberi tenaga hingga 330 hp.

Meski memiliki performa yang mengesankan, Pantera tidak mendapatkan perhatian yang layak di pasar, sebagian besar karena persaingan ketat dari mobil sport lainnya yang lebih terkenal.

Dengan jumlah produksi yang terbatas, diperkirakan sekitar 7.000 unit, Pantera kini menjadi salah satu mobil klasik yang sangat dicari. Harga jualnya sangat bervariasi, tetapi saat ini bisa mencapai antara 70.000 hingga 120.000 dolar AS atau sekitar Rp1,25 miliar hingga Rp2,15 miliar.

Chevrolet Corvette C3

Chevrolet Corvette C3, yang dikenal dengan desainnya yang ikonik, mulai diproduksi pada tahun 1968 dan berlanjut hingga akhir 1970-an. Mobil ini dikenal dengan performanya yang mengesankan, berkat pilihan mesin yang beragam, mulai dari V8 5,7 liter hingga varian yang lebih bertenaga.

Di masa lalu, Corvette C3 tidak selalu dianggap sebagai mobil yang menguntungkan. Namun, seiring berjalannya waktu dan dengan semakin banyaknya penggemar mobil klasik, model ini mendapatkan perhatian yang lebih besar di kalangan kolektor.

Saat ini, harga Chevrolet Corvette C3 dapat bervariasi antara 25.000 hingga 100.000 dolar AS, tergantung pada tahun dan kondisi mobil. Sebuah unit yang terawat dengan baik bahkan bisa mencapai harga yang lebih tinggi.

Fiat 124 Sport Spider

Fiat 124 Sport Spider adalah contoh mobil klasik yang tidak banyak dibicarakan di masanya, tetapi kini menjadi salah satu yang dicari. Diluncurkan pada tahun 1966 dan terus diproduksi hingga 1985, model ini dikenal dengan desainnya yang stylish dan performa yang cukup baik.

Mobil ini dilengkapi dengan mesin 1,8 liter yang mampu menghasilkan tenaga sekitar 110 hp. Meskipun tidak sekuat beberapa rivalnya, Fiat 124 Sport Spider menawarkan pengalaman berkendara yang menyenangkan dan efisien.

Jumlah produksi Fiat 124 Sport Spider mencapai lebih dari 200.000 unit, tetapi kelangkaan model dengan spesifikasi tertentu membuat beberapa di antaranya kini bernilai hingga 30.000 dolar AS atau setara dengan Rp540 juta.

Mobil klasik 1970-an ini menunjukkan bahwa persepsi terhadap kendaraan dapat berubah seiring waktu. Apa yang dulunya dianggap kurang menarik kini justru menjadi barang koleksi yang sangat diinginkan. Dengan harga yang semakin menjulang, kolektor mobil klasik 1970-an kini memiliki peluang emas untuk berinvestasi dalam sejarah otomotif yang kaya dan berharga.

➡️ Baca Juga: Galatasaray Memulai Negosiasi dengan Real Betis untuk Rekrut Sergi Altimira

➡️ Baca Juga: Santunan Rp 50 Juta Diberikan untuk Korban Tabrakan KA Argo Bromo dan KRL

Related Articles

Back to top button