Akademisi Dorong Penanganan Satwa Selama Bencana Ditangani Secara Terpusat

Penanganan satwa pada saat terjadinya bencana besar, seperti kebakaran hutan dan lahan, memerlukan komando yang lebih terarah dari pemerintah pusat. Hal ini menjadi perhatian serius yang harus ditangani secara komprehensif.
Trubus Rahadiansyah, seorang Guru Besar di Universitas Trisakti, menekankan bahwa dampak luas dari kebakaran hutan membuat perlindungan terhadap satwa tidak bisa hanya mengandalkan kapasitas masing-masing pemerintah daerah. Respons positif dari Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka terhadap kondisi satwa di tengah situasi karhutla dapat dimanfaatkan untuk memperkuat mekanisme penanganan yang terpusat.
Dia menjelaskan bahwa pemerintah pusat perlu merumuskan mekanisme penyelamatan yang efektif, termasuk kemampuan untuk memindahkan satwa ke lokasi yang lebih aman saat habitat mereka terancam. Namun, ia berharap perhatian ini tidak hanya berhenti pada inspeksi lapangan semata.
“Kami berharap Gibran dapat mengambil langkah lebih lanjut untuk menangani isu lingkungan dan satwa secara lebih menyeluruh,” ungkap Trubus sesuai pernyataannya.
Menurutnya, mekanisme khusus yang dihadapi dalam keadaan darurat seperti force majeure harus diperkuat. “Meskipun ada pengaturan mengenai satwa, bencana seperti kebakaran hutan tidak bisa diprediksi, sehingga harus dihadapi secara serius dalam kondisi force majeure ini, dan hal ini masih perlu ditingkatkan,” tambahnya.
Trubus juga menyatakan bahwa kebutuhan akan penanganan ini tidak hanya relevan dalam menghadapi kebakaran hutan. Berbagai bencana dan perubahan lingkungan dapat membuat satwa berada dalam kondisi yang sangat rentan.
“Bencana tidak hanya terbatas pada kebakaran hutan; isu lingkungan, perubahan iklim, erupsi gunung, dan berbagai situasi lain juga mengancam keberadaan satwa. Oleh karena itu, keselamatan hewan dan satwa harus menjadi prioritas utama,” jelasnya.
Oleh karena itu, ia berharap agar perhatian yang diberikan oleh Wakil Presiden dapat dimanfaatkan untuk memperjelas standar penanganan satwa dalam berbagai situasi bencana yang dihadapi.
➡️ Baca Juga: Krisis Avtur Akibat Konflik Timur Tengah Menghantui Asia dan Eropa pada April-Mei
➡️ Baca Juga: Software HRIS Terbaik 2024: Fitur Payroll & Absensi Karyawan




