depo qris depo 10k
berita

Ledakan Mengguncang Kilang Minyak Iran Setelah Kesepakatan Gencatan Senjata Dicapai

Beberapa ledakan terjadi pada hari Rabu, 8 April 2026, di sebuah kilang minyak yang terletak di Pulau Lavan, di wilayah Teluk Persia, Iran. Informasi ini dilaporkan oleh kantor berita semi-resmi dari Iran, Mehr, yang mencatat kejadian tersebut sebagai peristiwa penting.

Hingga saat ini, penyebab pasti dari ledakan tersebut masih belum teridentifikasi. Laporan lain juga mencatat bahwa insiden serupa terjadi di Pulau Sirri, yang dikelilingi oleh beberapa ladang dan anjungan minyak lepas pantai yang dimiliki Iran.

Ledakan yang mengguncang kedua lokasi tersebut terjadi hanya beberapa jam setelah pengumuman gencatan senjata antara pasukan Amerika Serikat-Israel dan Iran. Meskipun demikian, informasi terkait penyebab dari ledakan tersebut masih belum jelas.

Angkatan bersenjata Iran telah memberikan peringatan bahwa setiap pelanggaran terhadap gencatan senjata tersebut akan mengakibatkan respons yang tegas, yang mereka sebut sebagai “penyesalan”.

Presiden AS, Donald Trump, baru-baru ini menyetujui gencatan senjata selama dua minggu dengan Iran, dengan syarat bahwa pengiriman barang diizinkan melewati Selat Hormuz. Namun, ledakan di kilang minyak Iran dilaporkan terjadi “setelah” kesepakatan tersebut dicapai.

Dalam sebuah unggahan di platform Truth Social, Trump mengungkapkan, “Saya telah setuju untuk menangguhkan pemboman dan serangan terhadap Iran selama dua minggu. Ini akan menjadi GENCATAN SENJATA dua sisi!”

Setelah pengumuman tersebut, Presiden Trump menyatakan keyakinannya bahwa AS telah meraih “kemenangan total dan lengkap”. Ia juga mengatakan bahwa masalah uranium Iran akan “diurus dengan sempurna” dalam kerangka kesepakatan yang telah disepakati.

Melalui sebuah siaran dari televisi pemerintah Iran, terungkap sepuluh poin tuntutan Iran kepada AS untuk gencatan senjata bersyarat, yang mencakup “penghentian total dan permanen perang terhadap Iran tanpa batas waktu”.

➡️ Baca Juga: Perpanjang SIM Anda pada Kamis, 12 Maret 2026, di Lokasi Jakarta dan Sekitarnya

➡️ Baca Juga: BEI Resmi Tetapkan Free Float Saham Minimum 15 Persen untuk Peningkatan Likuiditas

Related Articles

Back to top button