Pelatih Persija Berikan Pernyataan Resmi Usai Kalah Dari Bhayangkara FC

Pelatih Persija Jakarta, Mauricio Souza, memberikan pernyataan resmi setelah timnya mengalami kekalahan dramatis 2-3 dari Bhayangkara FC pada lanjutan Super League yang berlangsung di Stadion Sumpah Pemuda, pada Minggu, 5 April 2026. Kekalahan ini sangat menyakitkan bagi Persija, yang meskipun berhasil mencetak dua gol yang memukau, tetap harus pulang tanpa meraih poin.
Persija memulai pertandingan dengan sangat baik, menciptakan keunggulan awal hanya dalam waktu 34 detik. Umpan silang yang diberikan oleh Allano de Souza berhasil disundul oleh Rayhan Hannan, dan gol cepat ini membuat tim tuan rumah berada dalam posisi unggul.
Keunggulan tersebut membuat Persija tampak mengontrol jalannya pertandingan, dengan beberapa peluang berbahaya yang tercipta. Namun, Bhayangkara FC tidak menyerah dan berhasil menyamakan kedudukan pada menit ke-28 berkat gol Moussa Sidibe, yang memanfaatkan kelengahan di lini belakang Persija. Skor 1-1 bertahan hingga peluit akhir babak pertama dibunyikan.
Memasuki babak kedua, situasi mulai berubah ketika Jordi Amat menerima kartu kuning kedua pada menit ke-48, memaksa Persija harus bermain dengan sepuluh pemain. Momentum pertandingan pun beralih ke pihak lawan.
Setelah pertandingan berakhir, Mauricio Souza menilai kartu merah tersebut sebagai faktor penentu yang berkontribusi pada kekalahan timnya.
“Kami memulai pertandingan sesuai dengan rencana yang telah disusun. Kami tahu di mana posisi ruang yang bisa dimanfaatkan untuk menembus pertahanan lawan,” jelas Mauricio Souza.
“Kami berhasil mencetak gol, dan ada beberapa kesempatan untuk menambah angka. Tim terus termotivasi dan bekerja sama dengan baik. Namun, kartu merah membuat situasi semakin sulit karena kami bermain dengan satu orang kurang. Meski begitu, kami sudah memberikan usaha maksimal, namun kami kebobolan akibat transisi permainan mereka,” tambah Mauricio Souza.
Meski harus bermain dengan sepuluh orang, Persija berhasil kembali memimpin lewat gol cemerlang dari Fabio Calonego pada menit ke-62, yang mencetak gol melalui tendangan bebas keras dari luar kotak penalti.
Sayangnya, keunggulan yang diraih tidak bertahan lama. Dendy Sulistyawan berhasil menyamakan kedudukan pada menit ke-86, sebelum Moussa Sidibe mencetak gol penentu kemenangan untuk Bhayangkara di masa injury time.
Dua gol indah yang dicetak oleh Persija tidak cukup untuk menyelamatkan tim ibu kota dari kekalahan dramatis dalam laga yang penuh dengan ketegangan ini.
➡️ Baca Juga: Rakit untuk VR 2025: Spesifikasi Minimal agar Motion Sickness Tak Datang
➡️ Baca Juga: Serangan Siber Meningkat di Indonesia, Karyawan WFH Harus Tingkatkan Kewaspadaan




