depo qris depo 10k
bisnis

Tingkatkan Ekosistem Mandalika, InJourney Kembangkan Potensi Balap Indonesia di Dunia

Holding BUMN yang bergerak di sektor aviasi dan pariwisata, PT Aviasi Pariwisata Indonesia, yang lebih dikenal sebagai InJourney, terus berkomitmen untuk mendukung pengembangan ekosistem The Mandalika. Kawasan ini ditetapkan sebagai Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) pariwisata yang berstandar internasional, dan kehadiran InJourney di dalamnya menjadi salah satu faktor kunci dalam penguatan infrastruktur dan daya tarik pariwisata.

Salah satu langkah strategis yang diambil adalah memperkuat jalur pengembangan bakat balap motor di Indonesia. Bekerja sama dengan InJourney Tourism Development Corporation (ITDC) dan Mandalika Grand Prix Association (MGPA), mereka menghadirkan berbagai program pembinaan serta kompetisi yang berjenjang. Hal ini bertujuan untuk menciptakan talenta balap yang mampu bersaing di kancah internasional.

Direktur Utama InJourney, Maya Watono, mengungkapkan bahwa upaya ini telah membuahkan hasil yang positif. Pebalap muda Indonesia, Veda Ega Pratama, yang merupakan binaan mereka, berhasil meraih posisi ketiga pada Moto3 Grand Prix Brasil. Prestasi ini menjadikannya sebagai pebalap Indonesia pertama yang mampu naik podium di tingkat tersebut, sebuah pencapaian yang sangat membanggakan bagi bangsa.

“Kami merasa bangga atas pencapaian Veda Ega Pratama, yang telah mengangkat nama Indonesia di kancah internasional. InJourney berperan sebagai bagian dari sistem dukungan yang terus mendorong dan memfasilitasi para pebalap Indonesia agar dapat bersaing di level global,” ujarnya dalam pernyataannya pada Senin, 23 Maret 2026.

Maya menambahkan bahwa dukungan tersebut diwujudkan melalui pembangunan dan penguatan ekosistem motorsport di tanah air. Salah satu contohnya adalah kehadiran Pertamina Mandalika International Circuit, yang merupakan sirkuit bertaraf internasional. Sejak 2021, sirkuit ini telah menjadi tuan rumah berbagai ajang balap dunia, termasuk MotoGP dan World Superbike, yang semakin meningkatkan reputasi Indonesia di mata dunia.

“Infrastruktur yang ada memberikan kesempatan bagi para pebalap Indonesia untuk berlatih dan berkompetisi di lintasan yang memenuhi standar global. Hal ini sangat penting dalam meningkatkan kesiapan teknis, mental, serta daya saing mereka di tingkat internasional,” tambahnya.

Ahmad Fajar, Plt. Direktur Utama ITDC, juga menyoroti bahwa prestasi Veda Ega Pratama menjadi bukti nyata bahwa pengembangan The Mandalika sebagai ekosistem sportainment tidak hanya menghadirkan ajang kelas dunia, tetapi juga berkontribusi dalam melahirkan talenta motorsport Indonesia yang dapat bersaing di tingkat global.

“Partisipasi Veda dalam ajang Pertamina Grand Prix of Indonesia 2026 akan menjadi momentum penting untuk semakin menguatkan posisi The Mandalika sebagai destinasi wisata olahraga berkelas dunia,” ungkapnya.

Pebalap muda berbakat, Veda Ega Pratama, pertama kali merasakan atmosfer kompetisi di The Mandalika pada 2021, saat mengikuti Asia Talent Cup sebagai wildcard. Di musim 2022, ia kembali berlaga di sirkuit ini dan berhasil meraih dua kemenangan. Puncaknya, ia keluar sebagai juara Asia Talent Cup 2023, membuktikan bahwa bakatnya patut diperhitungkan di kancah internasional.

➡️ Baca Juga: Zulhas Jamin Program MBG Berlanjut Saat Ramadhan, Simak Kriteria Menunya

➡️ Baca Juga: Panduan Praktis Memulai Penghasilan Online dengan Skill Dasar bagi Pemula Secara Mandiri dan Legal

Related Articles

Back to top button