Zaki Ubaidillah Ungkap Target Emas di Beregu Putra Asian Games 2026 dan Beban Debutnya

Mohammad Zaki Ubaidillah tengah bersiap menghadapi tantangan besar di Asian Games Aichi-Nagoya 2026. Di usia 19 tahun, atlet bulu tangkis ini tidak hanya fokus pada keterampilan teknis, namun juga memperhatikan kondisi fisik dan mentalnya sebelum debut di pentas olahraga terbesar di Asia tersebut.
Zaki merupakan salah satu pemain yang diandalkan untuk memperkuat tim beregu putra Indonesia. Bersama rekannya Muhamad Yusuf, ia akan bergabung dengan pemain-pemain berpengalaman seperti Jonatan Christie, Alwi Farhan, dan Fajar Alfian dalam skuad tersebut.
Bagi Zaki, Asian Games 2026 memiliki makna yang sangat spesial, karena ini adalah penampilan pertamanya di ajang bergengsi ini. Oleh karena itu, persiapannya tidak hanya sebatas pada peningkatan keterampilan di lapangan, melainkan juga melibatkan berbagai aspek lainnya.
Atlet yang akrab dipanggil Ubed ini menekankan bahwa peningkatan daya tahan menjadi salah satu fokus utamanya selama menjalani pemusatan latihan. Ia ingin memastikan fisiknya berada dalam kondisi optimal untuk menghadapi pertandingan dengan intensitas yang tinggi.
“Untuk persiapan skill khusus sih tidak ada, lebih ke kekuatan dan daya tahan. Fokusnya adalah ketahanan di lapangan,” ungkap Ubed dalam sesi Media Day Pelatnas PBSI di Jakarta pada 10 September 2026.
Ubed menilai bahwa program persiapan bersama tim telah berjalan dengan baik. Beragam aspek, terutama kekuatan dan daya tahan fisik, terus ditingkatkan sebagai modal penting untuk menghadapi kompetisi di nomor beregu.
Namun, Ubed menyadari bahwa fisik bukanlah satu-satunya hal yang perlu dipersiapkan. Statusnya sebagai debutan juga mengharuskan ia membangun mental bertanding agar dapat tetap tenang di bawah tekanan.
Pengalaman dari kompetisi sebelumnya menjadi pelajaran berharga bagi Ubed. Ia ingin menghindari kesalahan yang pernah dilakukannya di turnamen lain agar tidak terulang saat tampil di Asian Games.
“Saya pasti belajar dari kekalahan-kekalahan sebelumnya, agar tidak terulang lagi,” katanya.
Tim beregu putra Indonesia memasuki Asian Games 2026 dengan ambisi yang tinggi. Kejuaraan ini menjadi salah satu harapan utama Indonesia untuk meraih medali emas dalam cabang bulu tangkis.
Menurut Ubed, target tersebut akan membawa tekanan tersendiri. Namun, ia berusaha menjadikan ekspektasi itu sebagai motivasi tambahan, bukan sebagai beban yang mengganggu performanya.
➡️ Baca Juga: Hadir dengan Dual Screen, LG Perkenalkan Konsep Laptop Gram 2025 di CES.
➡️ Baca Juga: Belanda dan Islandia Dukung Afrika Selatan untuk Gugat Israel di Mahkamah Internasional



