depo qris depo 10k
berita

Muhammad Qodari Resmi Jadi Kepala Bakom, Miliki 176 Aset Properti yang Mengagumkan

Jakarta – Presiden Prabowo Subianto telah resmi mengangkat Muhammad Qodari sebagai Kepala Badan Komunikasi Pemerintah (Bakom) Republik Indonesia. Pelantikan ini berlangsung di Istana Negara, Jakarta, pada hari Senin, 27 April 2026, menggantikan posisi yang sebelumnya diisi oleh Angga Raka Prabowo.

Penunjukan tersebut tercantum dalam Keputusan Presiden Republik Indonesia Nomor 52/P Tahun 2026, yang mencakup pemberhentian dan pengangkatan Kepala Staf Kepresidenan serta Kepala Bakom. Dalam kesempatan itu, Presiden Subianto memimpin langsung proses pengambilan sumpah jabatan.

“Saya berkomitmen untuk setia kepada Undang-Undang Dasar Negara Republik Indonesia Tahun 1945 dan akan melaksanakan semua peraturan perundang-undangan dengan sebaik-baiknya demi pengabdian saya kepada bangsa dan negara,” ungkap Presiden, diikuti oleh Qodari.

Setelah mengucapkan sumpah, Qodari menandatangani berita acara pelantikan di hadapan Presiden. Dalam posisi barunya, ia akan menghadapi tanggung jawab yang sangat penting, termasuk mengatur komunikasi kebijakan pemerintah dan menangani isu-isu komunikasi krisis.

Sebelum mendapatkan kepercayaan untuk memimpin Bakom, Qodari menjabat sebagai Kepala Staf Kepresidenan. Kini, posisi itu diisi oleh Dudung Abdurachman yang sebelumnya berperan sebagai Penasihat Khusus Presiden di bidang Pertahanan Nasional.

Lahir di Palembang pada 15 Oktober 1973, Qodari dikenal sebagai seorang pengamat politik dengan latar belakang akademik yang mengesankan. Ia menyelesaikan pendidikan sarjananya di Universitas Indonesia, Fakultas Psikologi, kemudian melanjutkan studi magisternya di University of Essex, Inggris, dengan fokus pada perilaku politik.

Gelar doktor yang diraihnya berasal dari Universitas Gadjah Mada pada tahun 2016, dengan disertasi yang membahas fenomena pemungutan suara split-ticket dalam pemilu di Indonesia.

Di balik jabatan barunya, kekayaan Qodari juga menarik perhatian publik. Berdasarkan Laporan Harta Kekayaan Penyelenggara Negara (LHKPN) yang disampaikan pada 19 Januari 2025 saat ia mulai menjabat sebagai Wakil Kepala Staf Kepresidenan, total kekayaannya tercatat mencapai Rp261,93 miliar setelah dikurangi utang.

Total harta yang dilaporkan oleh Qodari adalah sebesar Rp264,79 miliar dengan rincian sebagai berikut:

– Aset tetap

– Investasi

– Kas dan setara kas

– Kendaraan

– Aset lainnya

Sementara itu, total utang yang tercatat dalam laporan tersebut mencapai Rp2,85 miliar.

Dengan latar belakang yang kuat dan pengalaman yang luas, Muhammad Qodari diharapkan dapat membawa perubahan positif dalam komunikasi pemerintahan serta memperkuat hubungan antara publik dan pemerintah. Sebagai Kepala Bakom, ia memiliki peran krusial dalam memastikan bahwa informasi kebijakan pemerintah disampaikan dengan jelas dan tepat sasaran.

Dalam era di mana informasi dapat dengan cepat menyebar dan mempengaruhi opini publik, kemampuan untuk menangani komunikasi krisis menjadi semakin penting. Qodari dihadapkan pada tantangan untuk mengelola informasi dengan baik, terutama dalam situasi yang sensitif.

Dengan keahlian dan pengalaman yang dimilikinya, banyak yang optimis bahwa Muhammad Qodari akan dapat menjalankan tugas sebagai kepala Bakom dengan baik. Komunikasi yang efektif dan transparan antara pemerintah dan masyarakat sangat penting untuk menciptakan kepercayaan dan mendukung stabilitas sosial.

Peran Bakom di bawah kepemimpinan Qodari diharapkan dapat lebih meningkatkan sinergi antar lembaga pemerintah, serta memperkuat komunikasi dalam menghadapi tantangan-tantangan yang ada. Dengan demikian, diharapkan kebijakan pemerintah dapat diimplementasikan dengan lebih baik dan diterima oleh masyarakat luas.

Dengan pencapaian dan latar belakang yang dimiliki, Muhammad Qodari bukan hanya sekadar pemimpin baru di Bakom, tetapi juga diharapkan menjadi motor penggerak dalam meningkatkan kualitas komunikasi publik di Indonesia. Seiring dengan perkembangan zaman dan teknologi informasi, peran Bakom semakin vital dalam mengedukasi masyarakat tentang kebijakan dan program pemerintah yang ada.

➡️ Baca Juga: Wiljan Pluim Menolak Tawaran Naturalisasi dan Paspor Indonesia, Ini Alasannya

➡️ Baca Juga: Rahasia SSD NVMe PS5 5.5GB/s Ternyata Bisa Di-Overclock Jadi 8GB/s, Tapi Ada Risikonya Gede

Related Articles

Back to top button