depo qris depo 10k
berita

Gerombolan Remaja Pamer Sajam di Kalibata Dikejar Polisi untuk Penegakan Hukum

Jakarta – Aparat kepolisian sedang melakukan investigasi terhadap sebuah video yang menunjukkan sekelompok remaja mengendarai sepeda motor sambil memamerkan senjata tajam (sajam) di sekitar flyover Kalibata City, Pancoran, Jakarta Selatan.

Insiden ini dilaporkan terjadi pada malam hari, tepatnya pada 17 September 2026. Saat ini, pihak kepolisian tengah berupaya mengidentifikasi para pelaku serta memahami alasan di balik tindakan mereka membawa senjata tajam tersebut.

Kepala Seksi Hubungan Masyarakat Polres Metro Jakarta Selatan, Ajun Komisaris Polisi Joko Adi Wibowo, menyampaikan bahwa informasi mengenai keberadaan kelompok remaja tersebut pertama kali diterima oleh Polsek Pancoran.

“Polsek Pancoran menerima laporan mengenai sekelompok pelajar yang mengendarai sepeda motor dengan membawa senjata tajam di area flyover Kalibata City, Pancoran, Jakarta Selatan,” ungkap Joko, pada Minggu, 20 September 2026.

Setelah menerima laporan itu, petugas piket dari Polsek Pancoran segera meluncur ke lokasi kejadian. Penelusuran dilakukan mulai dari kawasan flyover Kalibata City hingga daerah perbatasan yang menuju Jakarta Timur.

Sayangnya, ketika polisi tiba di lokasi, kelompok yang dicari tidak lagi ada di tempat tersebut. Petugas pun berusaha menggali informasi dari warga setempat.

Dari keterangan yang diberikan oleh masyarakat, mereka membenarkan bahwa ada sekelompok remaja yang melintas dengan sepeda motor sambil memamerkan senjata tajam.

“Petugas melakukan pencarian informasi di sekitar lokasi dan mendapatkan konfirmasi dari warga bahwa memang benar ada sekelompok remaja yang mengendarai sepeda motor dan menunjukkan senjata tajam,” jelas Joko.

Munculnya video yang memperlihatkan remaja dengan senjata tajam itu menimbulkan spekulasi bahwa mereka berencana terlibat dalam tawuran.

Pihak kepolisian masih menyelidiki kemungkinan keterlibatan kelompok tersebut dalam aksi bentrokan atau tawuran. Namun, sejauh ini, belum ada informasi yang meyakinkan bahwa tawuran terjadi dalam insiden tersebut.

Selain mengumpulkan keterangan dari masyarakat, polisi juga sedang meneliti rekaman dari kamera pengawas (CCTV) yang ada di sekitar lokasi. Langkah ini diambil untuk memahami aktivitas kelompok remaja tersebut sebelum dan sesudah video tersebut diambil.

“Kami saat ini masih melakukan penelusuran. Kami mencari informasi serta data dari CCTV yang ada. Kami ingin mengetahui apa yang sebenarnya dilakukan oleh kelompok ini,” tambah Joko.

Identitas para remaja yang terekam dalam video tersebut juga masih dalam proses penyelidikan. Polisi belum dapat memastikan apakah semua individu yang tampak dalam rekaman adalah pelajar.

➡️ Baca Juga: Ibunda Terus Blak-blakan Tunjukkan Ketidaksukaan pada Pacar Baru Okin

➡️ Baca Juga: <p>Tanggal Rilis MacBook Pro M5 Pro dan M5 Max: Apa yang Diharapkan</p>

Related Articles

Back to top button