depo qris depo 10k
berita

Rekening AMPB Supriyono Ditunda Sebelum Demo, Polisi Sebut Lindungi Donatur dan Data Pribadi

Jakarta – Polda Metro Jaya mengungkapkan alasan di balik penundaan transaksi pada rekening milik Koordinator Aliansi Masyarakat Pati Bersatu (AMPB), Supriyono alias Botok, yang menarik perhatian publik menjelang aksi demonstrasi di Jakarta pada 27 Agustus 2026.

Polisi menjelaskan bahwa tindakan ini diambil untuk menyelidiki informasi yang beredar mengenai penghimpunan donasi di media sosial serta untuk memastikan keamanan data pribadi pemilik rekening dan para donatur yang terlibat.

Kombes Iman Imanuddin, Direktur Reserse Kriminal Umum Polda Metro Jaya, menyatakan bahwa penundaan transaksi ini merupakan langkah perlindungan bagi semua pihak yang terkait dengan rekening tersebut.

“Langkah ini kami ambil untuk menjaga dan memberikan perlindungan, baik kepada pemilik akun maupun kepada para donatur,” ungkap Iman kepada para wartawan pada Rabu, 26 Agustus 2026.

Iman menekankan bahwa pengumpulan donasi harus mengikuti ketentuan yang telah ditetapkan dalam undang-undang. Oleh karena itu, pihak penyidik melakukan klarifikasi dan meminta konfirmasi dari sejumlah pihak yang berhubungan dengan kegiatan tersebut.

“Upaya ini kami lakukan untuk memberikan perlindungan dan memastikan bahwa data pribadi dari para donatur, serta Supriyono atau Botok, tetap aman dan tidak disalahgunakan oleh pihak-pihak yang tidak bertanggung jawab,” jelas Iman.

Selain fokus pada perlindungan data pribadi, pihak kepolisian juga berupaya mencegah kemungkinan penggunaan data tersebut untuk kepentingan lain oleh individu yang tidak bertanggung jawab.

“Yang kedua, kami ingin memastikan tidak ada pihak-pihak yang memanfaatkan data pribadi tersebut untuk kepentingan yang tidak sesuai,” tambahnya.

Setelah melakukan klarifikasi dan konfirmasi, penyidik mengaku telah berhasil mengumpulkan fakta hukum terkait aktivitas donasi serta rekening milik Botok.

“Setelah kami melakukan proses klarifikasi dan konfirmasi terhadap fakta-fakta yang ada, kami telah memperoleh informasi hukum dari pihak-pihak terkait mengenai donasi dan rekening tersebut,” tutur Iman.

Dari hasil penyelidikan ini, polisi kemudian memutuskan untuk membuka kembali rekening yang sebelumnya mengalami penundaan transaksi.

Iman menegaskan bahwa keputusan ini diambil setelah mereka melakukan konfirmasi dengan berbagai pihak yang terlibat dalam kasus tersebut.

“Kami ingin menegaskan bahwa setelah konfirmasi dilakukan dengan sejumlah pihak terkait, penundaan transaksi tersebut kini sudah bisa dibuka kembali. Informasi lebih lanjut akan disampaikan oleh Direktur Utama Mandiri sebagaimana disampaikan oleh pimpinan,” ujar Iman.

➡️ Baca Juga: 10 Gesture Rahasia iPadOS 17 Bikin iPad Jadi Laptop Replacement Beneran Tanpa Mouse, Gampang Banget

➡️ Baca Juga: Masa Depan iPhone SE: Akankah Touch ID Bertahan atau Digantikan Face ID?

Related Articles

Back to top button