Profil Mayjen Kristomei Sianturi, Kepala BNPB Baru yang Dilantik Hari Ini dan Latar Belakangnya sebagai Anak Pedagang

Jakarta – Profil Mayjen Kristomei Sianturi menjadi sorotan setelah ia dilantik sebagai Kepala Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) di Istana Kepresidenan, Jakarta, pada Kamis, 15 Oktober 2026.
Sekitar pukul 13.05 WIB, Kristomei terlihat memasuki Istana dengan mengenakan pakaian dinas upacara. Penampilannya yang rapi mencerminkan kesiapan dan keseriusannya dalam menjalankan tugas baru ini.
“Saya diundang oleh Presiden untuk hadir di sini,” ujar Kristomei, seperti yang dilaporkan.
Ia mengungkapkan bahwa perintah untuk hadir datang dari Sekretaris Kabinet, Teddy Indra Wijaya, yang menghubunginya pada pagi hari yang sama.
“Belum ada penjelasan mengenai tugas saya. Sebagai seorang tentara, saya siap menjalankan perintah,” tambahnya dengan sikap yang menunjukkan dedikasi.
Kini, Mayjen Kristomei Sianturi resmi menjabat sebagai Kepala BNPB yang baru. Mari kita telaah lebih lanjut mengenai latar belakangnya.
Kristomei Sianturi lahir di Kotabumi, Lampung Utara, pada 6 Mei 1976. Mulai 10 Agustus 2025, ia telah memegang posisi penting sebagai Panglima Komando Daerah Militer (Pangdam) XXI/Radin Inten.
Dalam kehidupan pribadinya, ayah Kristomei berprofesi sebagai pedagang, sementara ibunya adalah seorang guru SMA di Kotabumi. Latar belakang sederhana inilah yang membentuk karakter dan ketekunannya.
Meskipun berasal dari keluarga yang mengedepankan pendidikan, Kristomei tidak bercita-cita menjadi tentara sejak kecil. Orang tuanya lebih menginginkan dia untuk mengejar karier di bidang akademis.
Ia merupakan lulusan Akademi Militer (Akmil) angkatan 1997. Karier militernya dimulai di kecabangan Infanteri, yang merupakan salah satu cabang tempur utama di TNI Angkatan Darat. Disiplin, kepemimpinan, dan ketahanan fisik sangat dibutuhkan dalam bidang ini.
Berkat kerja keras dan dedikasinya, karier Kristomei Sianturi berkembang pesat. Sebelum menjabat di Kodam XXI/Radin Inten, ia sudah dikenal luas publik ketika menjabat sebagai Kepala Pusat Penerangan (Kapuspen) TNI.
Kristomei diangkat sebagai Kapuspen TNI pada 20 Maret 2025, menggantikan Mayjen TNI Hariyanto. Proses serah terima jabatan tersebut berlangsung di Markas Besar (Mabes) TNI, Cilangkap, Jakarta Timur.
Sejak tahun 2018, Kristomei sudah akrab dengan kalangan jurnalis saat menjabat sebagai Kapendam Jaya. Ia dikenal karena keterbukaannya dalam memberikan informasi, termasuk saat kasus perusakan rumah orangtua pelaku pengeroyokan anggota TNI.
Dalam kesempatan tersebut, ia menegaskan akan menindak tegas anggotanya yang terlibat dalam insiden pengeroyokan tersebut, menunjukkan komitmennya terhadap keadilan.
Selain itu, saat menjabat sebagai Kadispenad, Kristomei juga muncul di depan media ketika terjadi insiden yang melibatkan kematian jurnalis Tribrata TV, Rico Sempurna Pasaribu, yang terbakar di rumahnya pada tahun 2024.
Dengan pengalaman dan latar belakang yang kuat, Mayjen Kristomei Sianturi siap menghadapi tantangan baru sebagai Kepala BNPB. Dedikasi dan komitmennya dalam pelayanan publik diharapkan dapat membawa perubahan positif bagi penanggulangan bencana di Indonesia.
➡️ Baca Juga: <p>“Studi Baru Mengungkap Keefektifan Apple Watch dalam Pemantauan AFib Pasca Perawatan”</p>
➡️ Baca Juga: Putin: Aliansi Rusia dan China Sebagai Faktor Penstabil Global




