depo qris depo 10k
bisnis

Kinerja Ekspor Sido Muncul Meningkat 28 Persen pada Semester I-2026

PT Industri Jamu dan Farmasi Sido Muncul Tbk (SIDO) melaporkan kenaikan penjualan ekspor yang signifikan, mencapai 28 persen secara tahunan pada semester pertama tahun 2026. Pertumbuhan ini menjadi salah satu pencapaian penting yang dihasilkan dari strategi ekspansi internasional perusahaan.

Informasi tersebut disampaikan oleh Budiyanto, Direktur dan Corporate Secretary Sido Muncul, dalam acara Public Expose 2026 yang berlangsung secara daring dan dapat dipantau di Jakarta pada Rabu, 9 September 2026.

“Penjualan ekspor kami mengalami pertumbuhan sebesar 28 persen year on year di semester pertama, dan SIDO kini telah menjangkau 34 negara. Saat ini, kontribusi penjualan ekspor terhadap total penjualan kami adalah 13 persen,” jelas Budiyanto.

Perusahaan ini juga menunjukkan komitmen yang kuat untuk memberikan imbal hasil yang tinggi kepada pemegang saham, dengan rasio pembayaran dividen yang konsisten lebih dari 92 persen. Untuk tahun buku 2025, sekitar 90 persen dari laba telah dibagikan, dengan total pengembalian kepada pemegang saham mencapai Rp1,41 triliun. Angka tersebut mencakup buyback saham senilai Rp300 miliar, dividen interim sebesar Rp660 miliar, dan dividen final sebesar Rp450 miliar.

Manajemen SIDO optimis untuk meningkatkan kinerja pada kuartal ketiga dan keempat tahun 2026, dengan target untuk setidaknya menyamai pencapaian yang sama pada tahun sebelumnya.

Dalam laporan resmi perusahaan, selama semester pertama 2026, Sido Muncul mencatat penjualan bersih sebesar Rp1,47 triliun. Namun, angka ini menunjukkan penurunan 20 persen dibandingkan tahun sebelumnya, sementara laba bersih tercatat sebesar Rp334 miliar dengan margin laba bersih sebesar 23 persen.

Penurunan penjualan ini terutama disebabkan oleh normalisasi persediaan produk Tolak Angin di tingkat distributor antara bulan Februari hingga Mei, dan bukan merupakan indikasi adanya perubahan struktural dalam daya saing merek.

Manajemen menjelaskan bahwa program normalisasi persediaan distributor telah rampung pada akhir Mei 2026. Di tengah proses tersebut, produk unggulan Tolak Angin berhasil mempertahankan pangsa pasar yang signifikan, mencapai 71 persen.

➡️ Baca Juga: Keyboard Mechanical Murah Brand China Harga 200rb Switch Gateron Bisa Hotswap

➡️ Baca Juga: Kisah Kyle “Bugha” Giersdorf: Dari Remaja Biasa Jadi Jutawan dalam Semalam Berkat Fortnite

Related Articles

Back to top button