Pemain FC Seoul Berusia 17 Tahun Jadi Starter Saat Persib Menang 1-0 di ACL 2

Persib Bandung berhasil meraih kemenangan tipis 1-0 atas FC Seoul dalam laga pembuka Grup E ACL 2 2026-2027 yang berlangsung di Stadion Piala Dunia Seoul pada Rabu, 16 September 2026. Kemenangan ini menjadi catatan penting bagi Persib dalam ajang bergengsi tersebut.
Dalam pertandingan ini, FC Seoul menampilkan sejumlah pemain muda, termasuk seorang pemain berusia 17 tahun yang masih duduk di bangku SMA.
Pemain tersebut adalah Shin Ji-seop, yang mendapatkan kepercayaan untuk tampil sejak awal oleh pelatih FC Seoul, Kim Ki-dong. Meskipun usianya baru 18 tahun, Shin sebelumnya merupakan bagian dari tim junior FC Seoul dan saat ini masih tercatat sebagai siswa kelas 3 di SMA Osan.
Shin Ji-seop diberi kesempatan untuk bermain di posisi lini belakang saat FC Seoul menghadapi Persib, mengisi salah satu posisi dalam formasi 4-4-2 yang diterapkan oleh tim tuan rumah.
Keputusan untuk menurunkan Shin Ji-seop sebagai starter merupakan bagian dari strategi rotasi yang diterapkan oleh Kim Ki-dong pada pertandingan perdana ACL 2. Sebagian besar pemain yang memiliki pengalaman lebih di K League diberikan waktu istirahat.
FC Seoul memutuskan untuk memberikan kesempatan kepada para pemain muda dalam rangka rotasi tersebut. Selain Shin Ji-seop, Ko Pil-kwan yang baru berusia 19 tahun juga mendapatkan kesempatan untuk bermain sejak menit pertama pertandingan.
Menariknya, Shin Ji-seop baru saja menandatangani kontrak semi-profesional pada bursa transfer musim panas lalu, setelah sebelumnya bermain untuk tim junior FC Seoul.
Keputusan pelatih Kim Ki-dong untuk menurunkan pemain muda ini didasarkan pada kebutuhan untuk memberikan waktu istirahat kepada pemain-pemain senior yang telah banyak berkontribusi di K League.
Kim Ki-dong juga menjelaskan bahwa meskipun pertandingan melawan Persib sangat penting, kombinasi antara pemain muda dan pengalaman diperlukan untuk mencapai hasil yang diinginkan.
Namun, FC Seoul harus menghadapi tantangan berat sejak awal pertandingan, ketika Persib berhasil membuka keunggulan hanya dalam waktu lima menit melalui gol yang dicetak oleh Julio Cesar.
Gol tersebut berawal dari sepak pojok yang diambil oleh Marc Klok, di mana Julio Cesar berhasil menyambut bola dan mencetak gol untuk membawa Persib unggul 1-0.
Sepanjang pertandingan, FC Seoul terus berupaya mengejar ketertinggalan. Setelah jeda, Kim Ki-dong melakukan sejumlah pergantian pemain untuk meningkatkan daya serang timnya.
Son Jung-bum, Moon Seon-min, dan Jeong Ha-won masuk menggantikan Ko Pil-kwan, Shin Ji-seop, dan Kim Min-jun untuk menambah kekuatan tim dalam mengejar gol balasan.
Dengan adanya pemain-pemain muda seperti Shin Ji-seop, FC Seoul telah menunjukkan komitmen untuk mengembangkan talenta baru dan memberikan pengalaman berharga di level tertinggi sepak bola Asia. Keberanian pelatih untuk menurunkan pemain muda di pertandingan yang krusial ini mencerminkan visi jangka panjang klub untuk membangun tim yang kompetitif.
Secara keseluruhan, meskipun hasil akhir tidak menguntungkan bagi FC Seoul, penampilan Shin Ji-seop dan rekan-rekannya memberikan harapan bagi masa depan klub dan menunjukkan potensi mereka dalam menghadapi tantangan di pentas Asia.
Dengan pengalaman yang diperoleh dari pertandingan ini, Shin Ji-seop diharapkan dapat terus berkembang dan menjadi salah satu pilar di lini belakang FC Seoul di masa mendatang. Perkembangan pemain muda seperti Shin adalah bagian penting dari strategi klub untuk tetap bersaing di level tertinggi.
Keberhasilan mengintegrasikan pemain muda dalam tim utama adalah langkah positif bagi FC Seoul, dan ini mungkin menjadi awal dari era baru yang menjanjikan bagi klub asal Korea Selatan tersebut.
➡️ Baca Juga: HUAWEI Pura 90s Series 5G Resmi Hadir di Indonesia dengan Kamera Telefoto 200MP
➡️ Baca Juga: Cucun DPR Tinjau Program BSPS di Kabupaten Bandung, Bahas Kendala Keterbatasan Lahan



